Orang dengan Sistem Kekebalan Bagus Dinilai Lebih Menarik dan Banyak Disukai

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 17 Februari 2022 | 16:10 WIB
Orang dengan Sistem Kekebalan Bagus Dinilai Lebih Menarik dan Banyak Disukai
ilustrasi Pasangan (Unsplash)

Suara.com - Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria dan wanita secara fisik lebih tertarik pada wajah orang-orang yang memiliki sistem kekebalan bagus.

"Tidak ada yang istimewa atau cantik dari wajah yang kita anggap menarik, jadi alasan teoritisnya adalah bahwa pasti ada hal lain yang secara konsisten dihargai ketika memilih pasangan selama ribuan tahun evolusi," kata peneliti Summer Mengelkoch dari Texas Christian University di Fort Worth.

Menurutnya, kemungkinan ada hubungannya dengan kualitas genetik orang, termasuk fungsi kekebalan.

Sebelumnya, dilansir New Scientist, para ilmuwan telah menemukan bahwa orang akan lebih tertarik pada bau badan lawan jenis yang kesehatannya bagus.

Namun, penelitian yang tidak melibatkan deteksi bahan kimia tubuh, seperti bau, telah menunjukkan hubungan yang tidak konsisten antara daya tarik dan fungsi kekebalan.

Ilustrasi pasangan. (pexels.com/Katerina Holmes)
Ilustrasi pasangan. (pexels.com/Katerina Holmes)

Untuk menyelidiki lebih lanjut, Mengelkoch dan rekan-rekannya meminta 159 pria dan wanita, rata-rata berusia 20 tahun, untuk difoto dengan ekspresi netral dan tidak ber-make up.

Peneliti juga mengumpulkan data kesehatan peserta, dan menguji darah serta plasma mereka untuk memeriksa fungsi kekebalan.

Selanjutnya, mereka merekrut 492 pria dan wanita lainnya, rata-rata berusia 25 tahun, untuk menilai 25 foto kelompok pertama yang dipilih secara acak.

Lalu mereka diminta untuk menilai daya tarik lawan jenis, dan partisipan tidak ditanya tentang jenis kelamin mereka.

baca juga

Tim menemukan, orang yang paling banyak mendapat daya tarik mengalami tingkat fagositosis tinggi dan jumlah lebih rendah, atau aktivitas sel kekebalan yang baik.

Selain itu, pria yang lebih menarik di mata wanita memiliki sel pembunuh alami yang berfungsi dengan baik dalam plasma mereka.

Namun hal itu tidak berlaku sebaliknya, sebab pria lebih menyukai wanita dengan tingkat sel pembunuh alami yang lebih rendah.

Sel-sel itu dapat membantu melawan virus dan tumor, tetapi beberapa studi mengakitkan aktivitas sel pembunuh pada wanita dengan penurunan kadar estrogen, rendahnya kesuburan dan risiko keguguran yang tinggi.

Namun menurut peneliti, apakah orang-orang secara tidak sadar mengevaluasi fungsi kekebalan dari wajah mereka masih harus dicari tahu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Studi: Membatasi Asupan Kalori Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Bikin Lebih Panjang Umur

Hasil Studi: Membatasi Asupan Kalori Dapat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Bikin Lebih Panjang Umur

Health | Selasa, 15 Februari 2022 | 08:56 WIB

Penderita Long Covid-19 Memiliki Aktivitas Sistem Kekebalan yang Abnormal Berbulan-bulan setelah Terinfeksi

Penderita Long Covid-19 Memiliki Aktivitas Sistem Kekebalan yang Abnormal Berbulan-bulan setelah Terinfeksi

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 07:29 WIB

Sistem Kekebalan Dapat Dioptimalkan dengan Mengubah Beberapa Faktornya, Apa Saja?

Sistem Kekebalan Dapat Dioptimalkan dengan Mengubah Beberapa Faktornya, Apa Saja?

Health | Selasa, 08 Februari 2022 | 10:02 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×