Studi AS: Orang yang Alami Long Covid-19 Lebih Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 21 Februari 2022 | 17:15 WIB
Studi AS: Orang yang Alami Long Covid-19 Lebih Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental
Ilustrasi gangguan kesehatan mental. (Unsplash/ Nik Shuliahin)

Suara.com - Penelitian baru di Amerika Serikat menemukan hubungan antara kejadian Long Covid pada penyintas Covid-19 dengan masalah kesehatan mental.

Para ilmuwan telah menganggap bahwa masalah kesehatan mental memang menjadi gejala umum dari Long Covid. Tetapi, temuan dari penelitian baru ini telah menemukan hubungan langsung antara depresi dengan infeksi virus corona.

Departemen Urusan Veteran AS menerbitkan temuannya itu di British Medical Journal. Ditemukan orang yang dites positif Covid-19 ternyata 60 persen lebih mungkin untuk mengalami gangguan kesehatan mental.

Data dikumpulkan dari 153.848 orang yang telah tertular virus, dibandingkan dengan orang yang tidak tertular.

Ilustrasi penyakit mental depresi (pixabay)
Ilustrasi penyakit mental depresi (pixabay)

Studi itu juga menarik data dari kelompok kontrol orang-orang dari sebelum pandemi dengan masing-masing kelompok yang dilacak selama 12 bulan.

Para ilmuwan menemukan bahwa selama 12 bulan, orang yang positif Covid-19 lebih mungkin mengembangkan masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, serta kesulitan tidur dan penyalahgunaan zat.

Tidak hanya masalah kesehatan mental, tetapi juga kemungkinan orang membutuhkan obat untuk mendukung kesehatan mental mereka setelah satu tahun sembuh dari infeksi.

Studi itu menemukan bahwa pasien positif Covid-19 memiliki tingkat kecemasan 35 persen lebih tinggi dan tingkat depresi 39 persen lebih tinggi. Selain itu, kondisi lain juga terlihat, meskipun dalam jumlah kecil. 

Kelompok penyintas Covid-19 ditemukan memiliki 2,4 persen lebih besar kemungkinan alami kesulitan tidur dan 0,4 persen menunjukkan masalah penyalahgunaan zat.

baca juga

The Huffington Post melaporkan bahwa hasilnya lebih kuat ditemukan pada orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19.

“Banyak orang menghadapi perjuangan berat untuk membangun kembali kehidupan mereka. Perawatan sangat penting, tetapi kenyataan bahwa kebanyakan orang yang mengalami masalah kesehatan mental setelah infeksi justru tidak mencari bantuan," kata presiden Royal College of Psychiatrists Dr Adrian James, dikutip dari Mirror.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSDC Wisma Atlet Pada Senin 21 Februari 2022 Merawat 2.956 Pasien Positif Covid-19, BOR 36 Persen

RSDC Wisma Atlet Pada Senin 21 Februari 2022 Merawat 2.956 Pasien Positif Covid-19, BOR 36 Persen

News | Senin, 21 Februari 2022 | 15:22 WIB

Seorang Nenek Meninggal karena Covid-19 di Karimun

Seorang Nenek Meninggal karena Covid-19 di Karimun

Batam | Senin, 21 Februari 2022 | 15:19 WIB

Ratu Elizabeth Positif Virus Corona Covid-19, Ini Efeknya pada Lansia

Ratu Elizabeth Positif Virus Corona Covid-19, Ini Efeknya pada Lansia

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 15:15 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB