Momen Akikah Anak Atta Halilintar, Benarkah Mencukur Habis Rambut Bayi akan Membuatnya Lebih Tebal?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 06 Maret 2022 | 22:03 WIB
Momen Akikah Anak Atta Halilintar, Benarkah Mencukur Habis Rambut Bayi akan Membuatnya Lebih Tebal?
akikahan anak pertama Atta Halilintar (YouTube/AH)

Suara.com - Atta Halilintar terlihat gelisah ketika rambut anaknya, Ameena Hanna Nur Atta harus dipotong saat proses akikahan.

Atta Halilintar mengaku keberatan bila melihat rambut anaknya harus dipotong hingga pelontos. Menurutnya, rambut adalah mahkota perempuan sehingga ia tak tega rambut anaknya dicukur habis.

"Aku paling gak tega nanti lihat Ameena dibotakin rambutnya. Kalau anak cewek dibotakin itu paling kasihan," ucap Atta Halilintar.

Banyak masyarakat Indonesia memang masih percaya bahwa mencukur rambut bayi bisa mendatangkan banyak manfaat, tidak hanya sekadar ritual keagamaan dan budaya.

Baik bayi perempuan maupun laki-laki harus dicukur sampai botak paling tidak seminggu setelah lahir atau paling lambat 40 hari kemudian.

Setelah rambutnya dicukur habis, harapannya bayi bisa dijauhkan dari berbagai pengaruh dan kekuatan negatif.

akikahan anak pertama Atta Halilintar (YouTube/AH)
akikahan anak pertama Atta Halilintar (YouTube/AH)

Di samping itu, ada pula kepercayaan yang berkembang bahwa mencukur rambut bayi sampai habis atau botak akan membuat rambutnya tumbuh lebih lebat dan kuat nantinya.

Dilansir dari Hellosehat, kepercayaan ini berasal dari mitos bahwa rambut bayi masih sangat lembut dan rapuh. Bila tidak dicukur habis, bayi akan tumbuh dewasa dengan rambut bawaan lahirnya yang mudah patah.

Faktanya, hal itu hanya sebuah mitos belaka. Secara medis, mencukur habis rambut bayi tidak akan membuat rambut baru yang tumbuh lebih kuat dan lebat.

baca juga

Rambut manusia tumbuh dari folikel yang berada di bawah lapisan kulit kepala. Meskipun Anda mencukur rambut bayi sampai rata dengan kulit kepala, folikel rambut bayi Anda tidak akan terpengaruh sama sekali.

Sehingga, rambut baru yang tumbuh tetap memiliki sifat yang sama seperti sebelumnya. Meskipun rambut baru yang tumbuh terlihat lebih lebat, itu disebabkan oleh panjang rambutnya yang lebih rata.

Sedangkan, rambut bayi bawaan lahir yang dibiarkan tumbuh biasanya tidak rata panjangnya. Sebab, tiap helai rambut memiliki kecepatan tumbuh yang berbeda-beda.

Karena itulah, rambutnya akan terasa tipis dibandingkan rambut bayi yang sudah pernah dicukur habis ketika Anda mengusap kepalanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Kayak Kacang, Atta Halilintar Tak Tega Baby Ameena Dibotakin

Sebut Kayak Kacang, Atta Halilintar Tak Tega Baby Ameena Dibotakin

Banten | Minggu, 06 Maret 2022 | 10:03 WIB

Antibodi Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil 'Menular' ke Janin, Bisa Memberi Kekebalan Pasif pada Bayi?

Antibodi Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil 'Menular' ke Janin, Bisa Memberi Kekebalan Pasif pada Bayi?

Health | Kamis, 03 Maret 2022 | 21:06 WIB

Nadine Chandrawinata Pilih Pakai Kain Sederhana untuk Selimuti Sang Bayi

Nadine Chandrawinata Pilih Pakai Kain Sederhana untuk Selimuti Sang Bayi

Video | Senin, 28 Februari 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×