Kondisi Perang Rusia-Ukraina Bisa Jadi Tempat Berkembang Biak Penyakit Menular, Ini Alasannya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 07 Maret 2022 | 18:30 WIB
Kondisi Perang Rusia-Ukraina Bisa Jadi Tempat Berkembang Biak Penyakit Menular, Ini Alasannya
Ilustrasi virus corona covid-19, penyakit menular. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Saat sebagian penduduk Ukraina mengungsikan dirinya dari serangan militer Rusia, situasi ini bisa meningkatkan risiko penyakit menular.

Karena, bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit menular ini memanfaatkan kondisi penuh sesak yang disebabkan oleh invasi berdarah.

"Seperti yang kita lihat dalam perang selama bertahun-tahun, virus dan bakteri mengeksploitasi situasi di mana manusia berada di bawah tekanan," kata Máire Connolly, profesor di Universitas Nasional Irlandia Galway dikutip dari Fox News.

Faktor-faktor ini meningkatkan risiko wabah di antara populasi yang sudah menghadapi trauma pemindahan paksa.

Saat Rusia menghentikan perjalanan, rumah sakit bisa kehabisan pasokan medis vital, termasuk petugas kesehatan. Karena, pasien di tempat penampungan meningkat di bawah ancaman ledakan setiap waktu.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, penyakit menular. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, penyakit menular. (Pixabay)

"Apa yang kita hadapi sekarang di Ukraina adalah krisis ganda," kata Connolly.

Connolly juga mencatat situasi perang ini tidak hanya meningkatkan risiko penularan virus corona Covid-19, tetapi juga wabah polio di Ukraina yang sedang berlangsung.

Ia menggambarkan keadaan paradoks para pengungsi ketika mereka pergi ke tempat yang aman.

Langkah ini untuk menghindari tempat yang tidak bersih dan tidak aman, yang mana menjadi lingkungan sempurna bagi tumbuhnya wabah penyakit menular.

baca juga

Ukraina mengalami beberapa tingkat kasus virus corona terburuk di dunia, karena negara-negara tetangga Eropa memiliki tingkat vaksinasi terendah di dunia.

Situasi ini menciptakan ancaman lonjakan virus corona Covid-19, terutama ketika orang Ukraina berusaha mencari perlindungan ke negara-negara tetangga.

"Saya sangat prihatin dengan kesehatan orang-orang di Ukraina dalam krisis yang meningkat," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Latihan Pernapasan Bantu Percepat Pemulihan Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Latihan Pernapasan Bantu Percepat Pemulihan Virus Corona Covid-19, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 15:26 WIB

Profil Muhsin Bayrak, Konglomerat Turki yang Bakal Jadi Pemilik Baru Chelsea

Profil Muhsin Bayrak, Konglomerat Turki yang Bakal Jadi Pemilik Baru Chelsea

Bola | Senin, 07 Maret 2022 | 15:15 WIB

CEK FAKTA: Umat Kristiani di Ukraina Berdoa di Atas Jalan Bersalju saat Konflik Ukraina-Rusia, Benarkah?

CEK FAKTA: Umat Kristiani di Ukraina Berdoa di Atas Jalan Bersalju saat Konflik Ukraina-Rusia, Benarkah?

News | Senin, 07 Maret 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay

Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Chery Indonesia Tunggu Keputusan Lakukan Recall OMODA 5

Chery Indonesia Tunggu Keputusan Lakukan Recall OMODA 5

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Persiapan Pendirian BUMN Tekstil, Menperin Sebut Danantara Sudah Akuisisi Sejumlah Perusahaan

Persiapan Pendirian BUMN Tekstil, Menperin Sebut Danantara Sudah Akuisisi Sejumlah Perusahaan

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:37 WIB

3 HP Murah itel Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan, Baterai Besar dan Support NFC

3 HP Murah itel Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan, Baterai Besar dan Support NFC

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:37 WIB

3 Rekomendasi Brand Tumbler Custom, Bisa untuk Hadiah dan Merchandise

3 Rekomendasi Brand Tumbler Custom, Bisa untuk Hadiah dan Merchandise

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Tak Cukup Cuma Digerebek, Pemprov DKI Diminta Tata Terpadu Kampung Ambon dan Boncos

Tak Cukup Cuma Digerebek, Pemprov DKI Diminta Tata Terpadu Kampung Ambon dan Boncos

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Architecture 101: Rumah Bisa Dibangun Kembali, tetapi Kenangan Tidak

Architecture 101: Rumah Bisa Dibangun Kembali, tetapi Kenangan Tidak

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Teknologi PHEV Makin Diminati Penjualan JETOUR Tumbuh 17 Persen

Teknologi PHEV Makin Diminati Penjualan JETOUR Tumbuh 17 Persen

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Bisakah Air Mawar Menghilangkan Flek Hitam?

Bisakah Air Mawar Menghilangkan Flek Hitam?

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:25 WIB

BNI Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Padang

BNI Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Padang

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:24 WIB

×