Penelitian Besar Inggris Buktikan Covid-19 Sebabkan Penyusutan dan Kerusakan Otak

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 08 Maret 2022 | 12:27 WIB
Penelitian Besar Inggris Buktikan Covid-19 Sebabkan Penyusutan dan Kerusakan Otak
Ilustrasi otak (Elements Envato)

Suara.com - Jika sebelumnya hanya dugaan semata, kini penelitian besar di Inggris buktikan Covid-19 sebabkan otak menyusut dan rusak.

Penyusutan dan kerusakan otak ini terjadi khususnya pada area yang memproses penciuman dan ingatan. Bagian ini terkenal sebagai materi abu-abu otak.

Penyusutan dan kerusakan otak ini terjadi pada pasien Covid-19 yang memerlukan perawatan di rumah sakit, dan juga terjadi pada orang yang terinfeksi tapi tidak terlalu parah.

Mengutip Live Science, Selasa (8/3/2022) penelitian yang melibatkan 785 orang berusia antara 51 hingga 81 tahun ini, diterbitkan pada 7 Maret 2022 di jurnal Nature.

Sebanyak 785 orang ini menyumbangkan data hasil pemindaian otaknya ke UK Biobank, gudang data pemindaian otak lebih dari 45.000 penduduk Inggris.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Dari total peserta ini, 401 orang diantaranya terinfeksi Covid-19, selama periode Maret 2020 hingga April 2021. Dari jumlah yang terinfeksi itu, 15 orang atau sekitar 4 persen dirawat di rumah sakit karena Covid-19.

Sedangkan sisanya 384 peserta yang tidak tertular Covid-19, dijadikan sebagai pembanding, karea usianya berkaitan dengan penyusutan otak alami, yang sangat umum terjadi pada orang tua.

Peneliti membandingkan sebelum dan setelah orang tersebut terinfeksi Covid-19. Pada kelompok orang yang terinfeksi, rerata peserta yang tertular Covid-19 mengalami penyusutan dan kerusakan otak yang berbeda, dibanding perubahan otak normal yang dialami karena faktor usia tua.

Kelompok yang terinfeksi Covid-19, menunjukan ia kehilangan jaringan yang lebih besar di area korteks serebral, yakni permukaan luar otak yang berkerut.

baca juga

Bagian ini disebut juga korteks orbitofrontal, yang berada tepat di atas rongga mata, berfungsi menerima sinyal terkait sensasi, emosi dan memori untu  mengambil keputusan.

Ada juga orang yang terinfeksi mengalami perubahan gyrus parahippocampal, yaitu bagian yang mengelilingi hippocampus, yang berbentuk seperti kuda laut di tengah otak, dan sangat penting untuk mengelola kode ingatan baru.

Tidak hanya itu, bahkan orang yang terinfeksi Covid-19 mengalami pengurangan ukuran otak secara keseluruhan dibanding kelompok kontrol.

Peneliti juga menemukan, orang yang terinfeksi Covid-19 alami kerusakan di area otak yang terhubung ke korteks penciuman primer, bagian otak berbentuk bulat yang menerima informasi sensorik dari neuron atau pendeteksi aroma di hidung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Tuntaskan Transisi Pandemi ke Endemi, Jangan Asal Ikut Longgarkan Kebijakan seperti Luar Negeri

Pemerintah Diminta Tuntaskan Transisi Pandemi ke Endemi, Jangan Asal Ikut Longgarkan Kebijakan seperti Luar Negeri

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:22 WIB

BREAKING! Pemerintah Resmi Hapus Syarat Tes Covid-19 Bagi Perjalanan Domestik, Termasuk untuk Anak-anak

BREAKING! Pemerintah Resmi Hapus Syarat Tes Covid-19 Bagi Perjalanan Domestik, Termasuk untuk Anak-anak

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:21 WIB

Studi: Pasien Covid-19 Tetap Bisa Menulari Selama 6 hingga 8 Hari Setelah Muncul Gejala

Studi: Pasien Covid-19 Tetap Bisa Menulari Selama 6 hingga 8 Hari Setelah Muncul Gejala

Health | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:09 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×