Bukan Hanya Karena Pandemi Covid-19, Ini 4 Penyebab Pembelian Produk Kesehatan Meningkat

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 15 Maret 2022 | 14:11 WIB
Bukan Hanya Karena Pandemi Covid-19, Ini 4 Penyebab Pembelian Produk Kesehatan Meningkat
Ilustrasi alat kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan makin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bukan hanya terhadap produk kesehatan seperti vitamin dan alat pelindung diri, tapi produk jaminan healthcare juga meningkat. 

Selain karena kondisi pandemi Covid-19 yang membuat kebanyakan orang lebih peduli terhadap kesehatan, DBS Bank Indonesia melihat ada tiga faktor lainnya. 

Marketing Director Bahana TCW Investment Management Danica Adhitama mengatakan, faktor pertama yakni, angka harapan hidup yang semakin panjang terutama di negara maju yang populasi mayoritasnya lansia. 

"Sehingga lebih butuh jaminan kesehatan dan perawatan kesehatan akan semakin panjang. Misalnya, sebelumnya, angka harapan hidup hanya sampai umur 70 tahun, lalu sekarang menjadi lebih panjang 80 tahun. Sehingga ada 10 tahun penambahan untuk permintaan atas produk kesehatan," kata Danica dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/3/2022).

Alat Kesehatan. (Dok: Fitcare)
Alat Kesehatan. (Dok: Fitcare)

Faktor kedua, adanya peningkatan akses kesehatan di negara berkembang. Dibandingkan dengan 5-10 tahun yang lalu saat terjadi wabah flu babi dan flu burung di banyak negara, akses terhadap layanan kesehatan, obat, juga vitamin tidak semudah sekarang. 

"Tidak semua orang bisa mendapatkan produk kesehatan seperti vitamin atau bahkan masker. Jadi kalau kita bandingkan dengan sekarang di mana Indonesia saja bahkan sampai ke daerah pelosok bisa di-support pemerintah untuk mendapatkan masker, obat, dan vitamin," ujarnya.

Perkembangan teknologi juga turut berperan. Menurut Danica, hal itu menjadi faktor ketiga dan keempat yang membuat pembelian produk kesehatan makin meningkat.

"Inovasi untuk teknologi sektor kesehatan seperti sekarang. Banyak sekali bantuan dari teknologi sehingga pemeriksaan sudah jauh lebih cepat dan efisien," tuturnya.

"Keempat adanya transformasi untuk sektor kesehatan di mana dulu hanya ada konsultasi dokter secara tatap muka, kalau sekarang sangat banyak turunan subsektor. Kemudian ada industri kesehatan peralatan dan lain-lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus COVID-19 di Jilin China Meningkat Tajam, Pemerintah Larang Warga Bepergian

Kasus COVID-19 di Jilin China Meningkat Tajam, Pemerintah Larang Warga Bepergian

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 14:08 WIB

Terparah dalam 2 Tahun, China Sebut Gelombang Terbaru Covid-19 Disebabkan Negara Tetangga

Terparah dalam 2 Tahun, China Sebut Gelombang Terbaru Covid-19 Disebabkan Negara Tetangga

Jogja | Selasa, 15 Maret 2022 | 13:21 WIB

Ketua Satgas Letjen Suharyanto Yakin MotoGP di Mandalika Aman dari Penularan Covid-19

Ketua Satgas Letjen Suharyanto Yakin MotoGP di Mandalika Aman dari Penularan Covid-19

News | Selasa, 15 Maret 2022 | 13:20 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB