Alert! Omicron Siluman Sudah Terdeteksi di 19 Provinsi di Indonesia

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 16 Maret 2022 | 17:15 WIB
Alert! Omicron Siluman Sudah Terdeteksi di 19 Provinsi di Indonesia
Prof. Wiku Adisasmito (BNPB/Youtube)

Suara.com - Omicron hingga kini masih menjadi kekhawatiran tersendiri di Indonesia. Seperti diketahui, varian omicron menjadi pemicu gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air. 

Belum reda kasus omicron, pemerintah telah melaporkan adanya kasus varian BA.2 atau son of omicron dan juga dikenal sebagai omicron siluman. Terbaru, juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa omicron siluman itu telah terdeteksi di 19 provinsi di Indonesia.

“Bagaimanapun kondisi kasus saat ini, tujuan kita bersama adalah mengendalikan kasus positif dan kematian turun kemudian berlangsung secara konsisten,” kata kata Wiku dikutip dari ANTARA. 

Berdasarkan data dari GISAID pada 13 Maret lalu, Wiku mengatakan bahwa sejak awal tahun 2022 Indonesia terlihat mengalami kenaikan kasus Omicron BA.2. Tercatat jumlah kasus dari subvarian itu, sudah terdeteksi di 19 provinsi dan totalnya telah mencapai 8.302 kasus dari pemeriksaan genome sequencing yang telah dilakukan.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Sayangnya, hal tersebut justru terjadi di saat cakupan vaksinasi Covid-19 secara nasional sedang menurun sehingga ia meminta seluruh masyarakat untuk segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan dosis lengkap ataupun booster.

Sedangkan bagi pemerintah daerah, ia meminta untuk mempercepat pemberian vaksinasi Covid-19 agar proteksi masyarakat melalui kekebalan kelompok dapat terbentuk dan terhindar dari varian tersebut.

“Mohon kepada pemerintah daerah untuk kembali meningkatkan cakupan vaksinasi dosis lengkap dan booster di daerahnya. Jangan ragu untuk terus meningkatkan cakupan vaksinasi booster untuk proteksi masyarakat yang semakin kuat,” ujar dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan subvarian Omicron BA.2 berkontribusi pada peningkatan laju perawatan pasien di sejumlah negara.

"Beberapa negara kita amati dan pelajari laju penularannya seperti di Hong Kong, Korea Selatan, Inggris yang kita ketahui mengalami peningkatan kasus perawatan karena adanya peningkatan varian baru dari Omicron yaitu subvarian BA.2," kata Nadia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update 16 Maret 2021: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 13.018 Kasus, 279.969 Orang Masih Dirawat

Update 16 Maret 2021: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 13.018 Kasus, 279.969 Orang Masih Dirawat

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 15:55 WIB

Gibran Masih Jalani Isoman, Ini Deretan Agenda yang Harus Ditunda

Gibran Masih Jalani Isoman, Ini Deretan Agenda yang Harus Ditunda

Surakarta | Rabu, 16 Maret 2022 | 15:25 WIB

Dinilai Ampuh Cegah Covid-19, Kemenkes Luncurkan Kampanye Nasional 'Waktu Indonesia Gargle'

Dinilai Ampuh Cegah Covid-19, Kemenkes Luncurkan Kampanye Nasional 'Waktu Indonesia Gargle'

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB