Superfetasi, Fenomena Langka Ketika Perempuan Hamil Lagi Saat Sedang Hamil

Vania Rossa

Senin, 28 Maret 2022 | 10:04 WIB
Superfetasi, Fenomena Langka Ketika Perempuan Hamil Lagi Saat Sedang Hamil
Ilustrasi Perempuan Hamil Lagi Saat Sedang Hamil. (Pixabay//Skitterphoto)

Suara.com - Ketika seorang perempuan hamil, ia berhenti mengalami ovulasi, atau proses pelepasan telur matang dari dalam rahim yang siap dibuahi oleh sperma. Tapi, pada beberapa kasus langka, ovulasi bisa tetap terjadi saat perempuan hamil. Dan jika sel telur berhasil dibuahi, ia pun bisa hamil lagi meski dalam keadaan sedang hamil.

Dilansir dari Parenting Firstcry, fenomena ini dinamakan superfetasi, atau kerap disevut kehamilan ganda, yaitu di mana lebih dari satu janin tumbuh di dalam rahim, namun masing-masing janin ini dibuahi secara terpisah dan dalam jangka waktu yang berbeda pula.

Superfetasi membuat seorang ibu ibarat hamil bayi kembar, dengan usia kehamilan yang berbeda, dan terkadang bahkan tanggal lahir yang berbeda. Jadi, ketika bayi dilahirkan (umumnya dilahirkan lewat operasi caesar), bayi akan memiliki berat, tinggi, dan bahkan golongan darah yang berbeda.

Fenomena superfetasi sangat umum terjadi pada hewan, Superfetasi juga dapat terjadi di antara hewan. seperti tikus, kanguru, kelinci, kucing, dan domba.

Pada manusia, kasus superfetasi sangat jarang terjadi. Meski begitu, tak menampik kemungkinan ada kasus superfetasi yang tidak diketahui dan salah didiagnosis sebagai kasus kehamilan kembar biasa.

Dilansir dari Bright Side, salah satu kasus superfetasi terjadi di Australia pada seorang wanita bernama Kate Hill. Ia hamil dua kali dalam jarak waktu 10 hari. Kate melahirkan 2 bayi perempuan - Charlotte dan Olivia, yang telah diklasifikasikan sebagai kembar. Meski lahir di hari yang sama, namun kedua bayi tersebut memiliki perbedaan waktu konsepsi 10 hari, sehingga keduanya memiliki ukuran, berat, dan perkembangan yang berbeda.

Yang perlu Anda tahu, superfetasi berbeda dari kehamilan kembar biasa. Pada kehamilan kembar biasa, satu atau lebih telur dari siklus menstruasi yang sama dibuahi oleh sperma, dan terbentuk dua atau lebih janin yang hidup dan berkembang dalam waktu yang sama.

Sedangkan superfetasi terjadi ketika dua telur yang berasal dari siklus menstruasi yang berbeda dibuahi dan berkembang di dalam rahim pada waktu yang berbeda pula. Akibatnya, ada perbedaan dalam kematangan janin, karena mereka telah dibuahi pada minggu atau bulan yang berbeda.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngidam Makanan Indonesia, Nikita Willy Jajan Nasi Bungkus di Los Angeles

Ngidam Makanan Indonesia, Nikita Willy Jajan Nasi Bungkus di Los Angeles

Entertainment | Minggu, 27 Maret 2022 | 16:23 WIB

Oki Setiana Dewi Ingin Hamil Lagi, Ria Ricis: Itu yang Bayi Belum Selesai

Oki Setiana Dewi Ingin Hamil Lagi, Ria Ricis: Itu yang Bayi Belum Selesai

Sumbar | Minggu, 27 Maret 2022 | 05:15 WIB

Irish Bella Hamil 4 Bulan, Ammar Zoni Sudah Siapkan Nama

Irish Bella Hamil 4 Bulan, Ammar Zoni Sudah Siapkan Nama

Entertainment | Jum'at, 25 Maret 2022 | 15:26 WIB

Terkini

9 Korporasi Sawit Jadi Tersangka Karhutla di Kalimantan, Luas Kebakaran Capai 25.600 Hektare!

9 Korporasi Sawit Jadi Tersangka Karhutla di Kalimantan, Luas Kebakaran Capai 25.600 Hektare!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar

Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Kekayaan Alam indonesia Melimpah, tapi Kenapa Kesejahteraan Rakyat Tidak Merata?

Kekayaan Alam indonesia Melimpah, tapi Kenapa Kesejahteraan Rakyat Tidak Merata?

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Bebas Kulit Ditarik! Ini 4 Essence Cleanser Bikin Wajah Bersih dan Lembap

Bebas Kulit Ditarik! Ini 4 Essence Cleanser Bikin Wajah Bersih dan Lembap

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap

Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Fantasi Banget! Narnia: The Magician's Nephew Rilis Trailer, Tayang 2027

Fantasi Banget! Narnia: The Magician's Nephew Rilis Trailer, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Martha Tilaar Punya Brand Apa Saja? Ini Daftar Merek Kecantikannya

Martha Tilaar Punya Brand Apa Saja? Ini Daftar Merek Kecantikannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Pengakuan Febrie Adriansyah di Sidang: Tinggalkan Jampidsus karena Diminta Mundur!

Pengakuan Febrie Adriansyah di Sidang: Tinggalkan Jampidsus karena Diminta Mundur!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:41 WIB

7 Ciri-ciri Sepatu Adidas Samba Original vs KW Super, Ini Cara Membedakannya

7 Ciri-ciri Sepatu Adidas Samba Original vs KW Super, Ini Cara Membedakannya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Prabowo Wajib Tahu, Orang Ini Paling Menderita karena Dampak Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra

Prabowo Wajib Tahu, Orang Ini Paling Menderita karena Dampak Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:39 WIB

×