Cara Memperkenalkan Makanan Pedas Pada Anak, Ini Langkahnya!

Vania Rossa

Senin, 28 Maret 2022 | 16:18 WIB
Cara Memperkenalkan Makanan Pedas Pada Anak, Ini Langkahnya!
Ilustrasi makanan pedas. (Pixabay/RitaE)

Suara.com - Anak-anak umumnya tidak akan diberi makanan pedas sampai akhirnya ia besar dan bisa memilih sendiri cita rasa makanan yang diinginkannya. Tapi ternyata, anak-anak sudah bisa diperkenalkan pada makanan pedas sejak dini, lho.

Seorang ahli diet terdaftar yang berbasis di Los Angeles, Blanca Garcia, memberikan beberapa panduan tentang cara terbaik untuk memperkenalkan anak-anak pada makanan pedas — dan bagaimana memberi mereka kesempatan dan dukungan untuk memutuskan apakah mereka menyukai cita rasa ini.

Yuk, simak langkah-langkahnya di bawah ini, seperti dilansir dari Huffpost.

1. Anak-anak dapat mulai diperkenalkan pada makanan berbumbu mulai usia 7 bulan

Di awal pemberian makanan padatnya, orangtua umumnya tidak menambahkan bumbu apapun ke dalam makanan bayi, termasuk garam atau rempah-rempah. Namun, sekitar usia 7 bulan, Garcia mengatakan bahwa “kebanyakan keluarga yang memiliki budaya makanan pedas mulai menambahkan bumbu rempah ke dalam makanan bayinya. [Contohnya] dengan menambahkan bawang bombay, bawang putih, lada, jahe, dan kunyit."

Menurut Garcia, rempah di atas tidak pedas, tetapi memiliki rasa yang dapat memberi dasar cita rasa pedas pada langit-langit mulut si kecil.

2. Mulailah dengan memperkenalkan rempah-rempah aromatik tanpa rasa pedas

Dawn Kane, seorang ilmuwan makanan bersertifikat, menyarankan pertama-tama untuk memperkenalkan rempah-rempah aromatik yang tidak pedas — misalnya kayu manis, kemangi, mint, atau jintan — kepada anak-anak.

“Mulailah dengan jumlah kecil untuk membuat si kecil terbiasa dengan cita rasa tersebut, dan secara bertahap menambahkannya lebih banyak dan sering,” katanya.

baca juga

Tak hanya membantu si kecil mengenal berbagai rasa, menambahkan rempah-rempah sedini mungkin ternyata dapat membantu mengurangi kemungkinan si kecil menjadi pemilih makanan di masa depan, lho.

3. Tambahkan bumbu pedas secara bertahap ke hidangan yang sudah disukai anak

Ahli gizi terdaftar Johna Burdeos menyarankan orangtua untuk mulai menambahkan sedikit bumbu ke dalam makanan yang sudah disukai anak.

“Misalnya, saus tomat yang cocok dengan camilan favorit, atau saus pedas yang disajikan dengan mi atau pasta. Tingkatkan kepedasannya secara bertahap, seiring dengan berkembangnya toleransi anak,” katanya.

Berhati-hatilah dengan jumlah garam yang Anda gunakan.
Untuk mengurangi intensitas bumbu pedas yang Anda gunakan di dalam resep makanan, perhatikan jumlah garamnya pula. Garam dapat meningkatkan persepsi panas dan membuat hidangan pedas terasa lebih panas.

4. Jangan paksa anak makan makanan pedas, tetapi sediakan jika mereka ingin mencoba

Jika Anda memperkenalkan hidangan pedas kepada anak dan ia tidak menyukainya, bukan berarti ia selamanya tidak akan suka makanan pedas. Ahli diet dan ahli gizi terdaftar Allison Tallman dari SportingSmiles.com menyarankan untuk membiarkan anak menentukan sendiri kapan ia mau makan makanan pedas pertamanya.

“Jika anak terus tidak menyukai makanan pedas, Anda dapat terus menawarkannya dalam jumlah kecil, dan sekali lagi, satu per satu,” kata Tallman.

Namun ingat, jangan memaksa anak untuk memakannya, ya, karena justru dapat membuat anak malah sama sekali menolak dan membencinya. Anda cukup memberi ia pilihan untuk mengonsumsi makanan kapan pun dan ia menginginkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pencinta Pedas Perlu Waspada, Konsumsi Cabai Berlebihan Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Pencinta Pedas Perlu Waspada, Konsumsi Cabai Berlebihan Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 17:00 WIB

5 Cara Mengatasi Perut Panas setelah Makan Pedas, Makanan dan Minuman Ini Bisa Membantu

5 Cara Mengatasi Perut Panas setelah Makan Pedas, Makanan dan Minuman Ini Bisa Membantu

Health | Minggu, 20 Maret 2022 | 15:46 WIB

Viral Keripik Cabai Pedas Menggigit, Publik Salfok dengan Tangan Pembuat

Viral Keripik Cabai Pedas Menggigit, Publik Salfok dengan Tangan Pembuat

Lifestyle | Sabtu, 12 Maret 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:13 WIB

Mengenal Sifat Asli Zodiak Sagitarius yang Suka Kebebasan, Ternyata Sosok Sahabat Setia

Mengenal Sifat Asli Zodiak Sagitarius yang Suka Kebebasan, Ternyata Sosok Sahabat Setia

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Tujuh ABK Indonesia Terlantar di Perairan Fiji, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar

Tujuh ABK Indonesia Terlantar di Perairan Fiji, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Kisah Ajaib Desa Macondo di Serial One Hundred Years of Solitude: Part 1

Kisah Ajaib Desa Macondo di Serial One Hundred Years of Solitude: Part 1

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Suami-Istri Kompak Pelaku Pencurian Kambing, Dijual Lewat COD Berujung Apes

Suami-Istri Kompak Pelaku Pencurian Kambing, Dijual Lewat COD Berujung Apes

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Sekolah TK-SMP di Pekanbaru Diliburkan Akibat Kabut Asap Karhutla

Sekolah TK-SMP di Pekanbaru Diliburkan Akibat Kabut Asap Karhutla

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Ramalan Shio 24 Agustus 2026, 4 Shio Ini Diprediksi Jalani Hidup yang Lebih Mudah

Ramalan Shio 24 Agustus 2026, 4 Shio Ini Diprediksi Jalani Hidup yang Lebih Mudah

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

×