Psikolog Ungkap Pentingnya Self Love, Salah Satu Obat Kesehatan Mental Asal Gak Kebablasan

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 13:31 WIB
Psikolog Ungkap Pentingnya Self Love, Salah Satu Obat Kesehatan Mental Asal Gak Kebablasan
ilustrasi perempuan melakukan self love (pexels.com/EKATERINA BOLOVTSOVA)

Suara.com - Mencintai diri sendiri atau self love merupakan salah satu cara terbaik merawat dan menyembuhkan gangguan kesehatan mental. Dalam praktik populer saat ini, self love juga bagian dari upaya healing atau penyembuhan.

Survei Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan saat PPKM Darurat, sebanyak 24,7 persen kelompok usia 17 hingga 30 tahun menjadi lebih mudah marah, 16 persen takut berlebihan, dan 24,7 persen sering merasa cemas.

Bisa dibayangkan, nyaris seperempat anak muda dan penduduk usia produktif Indonesia punya masalah emosi menjadi mudah marah dan sering merasa cemas.

Inilah mengapa menurut Psikolog Klinis Tara de Thouars, self love perlu dilakukan untuk mengatasi trauma dan emosi negatif di masa lalu.

"Mencintai diri sendiri atau self-love adalah perjalanan seumur hidup yang mampu membuat seseorang selalu merasa berharga, dalam menghadapi keadaan dan kesulitan seperti apapun bentuknya. Self-love juga dapat menjadi kekuatan untuk mengatasi masalah dengan solusi terbaik," ujar Tara mengutip siaran pers Allianz Indonesia, Selasa (5/4/2022).

Selain itu, menurut Tara, self love juga punya berbagai manfaat lain seperti tidak mudah stres, mampu bertanggung jawab terhadap semua hal yang telah dilakukan, dan terhindar dari penyakit.

Termasuk self love juga bisa membuat pelakunya memiliki kepercayaan diri lebih besar sehingga mampu mengeluarkan potensi diri yang dimiliki, serta meningkatkan motivasi untuk diri sendiri dan orang lain.

Meski begitu, Tara mengakui perkara mencintai diri sendiri memang sulit dilakukan, karena jika dilakukan secara berlebihan malah bisa membuat pelakunya bersikap egois atau mementingkan diri sendiri dibanding orang lain tanpa pengecualian.

Padahal mencintai diri sendiri, berarti orang tersebut mampu mengontrol sisi negatif dan positif yang ada pada dirinya dengan seimbang. Untuk itu masyarakat perlu mengetahui perbedaan self love dengan menjadi selfish atau egois.

"Hal ini akan memberikan seseorang keseimbangan antara sikap selfish atau egois dan sikap selfless atau memprioritaskan orang lain," jelas Tara.

Mencegah hal ini, sebaiknya menerapkan self love dengan terus berlatih melihat masalah lebih luas, memperhatikan kelebihan dan kekurangan diri, dan menyesuaikan antara keinginan dengan realita.

Self love perlu bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki, luangkan waktu rutin lakukan hal yang disukai, mengapresiasi diri sendiri atas pencapaian yang telah diraih, dan berupaya untuk selalu berpikir positif.

Cara terbaik mencegah self love lebih terkontrol juga harus dilakukan dengan menghindari pertemanan dan lingkungan toxic, serta menjaga kesehatan dengan tidak mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Endometrosis: Selalu Disepelekan, Memengaruhi Kesehatan Mental dan Berakhir Fatal

Kenali Endometrosis: Selalu Disepelekan, Memengaruhi Kesehatan Mental dan Berakhir Fatal

Video | Selasa, 05 April 2022 | 11:20 WIB

Ramai di Media Sosial, Apakah Healing Beneran Penting untuk Self Love?

Ramai di Media Sosial, Apakah Healing Beneran Penting untuk Self Love?

Lifestyle | Senin, 04 April 2022 | 16:59 WIB

Pas untuk Healing, Resor Ini Manjakan Pengunjung Lewat Infinity Pool dengan View Ubud yang Alami

Pas untuk Healing, Resor Ini Manjakan Pengunjung Lewat Infinity Pool dengan View Ubud yang Alami

Lifestyle | Senin, 04 April 2022 | 14:13 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB