Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Ini 4 Tanda Orangtua Miliki Kepribadian Narsistik

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 06 April 2022 | 13:05 WIB
Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Ini 4 Tanda Orangtua Miliki Kepribadian Narsistik
Ilustrasi orangtua dan anak (Elements Envato)

Suara.com - Narsistik adalah gangguan kepribadian, di mana seseorang kurang memiliki empati dan cenderung menjadi lebih kritis terhadap orang lain. Hal ini tidak hanya terjadi pada orang berusia muda, tetapi juga terjadi orang dewasa yang telah menjadi orangtua.

Seseorang yang narsistik selalu mementingkan diri sendiri. Jika mereka menjadi orangtua, kepribadian tersebut bisa memengaruhi anak mereka di kemudian hari.

"Anak itu tumbuh dalam rumah tangga, di mana sifat ini selalu ada. Karena hal itu tidak memiliki konteks untuk mempertimbangkan bagaimana orangtua berperilaku, berbeda dari orangtua lain," ungkap Kepala Psikolog AMFM HealthCare, Meghan Marcum.

Melansir dari Insider, berikut empat tanda sosok orangtua yang memiliki kepribadian narsistik.

Ilustrasi orangtua dan anak (Elements Envato)
Ilustrasi orangtua dan anak (Elements Envato)

1. Dukungan Bersyarat untuk Anak
Kepribadian narsistik yang mereka miliki cenderung mementingkan diri sendiri. Sebagai orangtua, mereka memandang anak-anaknya sebagai investasi. Meski mereka menunjukkan rasa kasih sayang dan dukungan, itu biasanya tidak dilakukan secara tulus.

Meghan Marcum mengatakan, orang yang narsistik bisa cemburu jika orang lain menjadi pusat perhatian, termasuk anak-anaknya. Jika Anda memiliki orangtua seperti di atas, bisa jadi mereka adalah seorang yang narsistik.

2. Orangtua Narsistik Cenderung Membuat Anak Ragu
Menurut Marcum, orangtua narsistik kerap mengabaikan emosi anak dan bisa menimbulkan keraguan diri anak saat tumbuh dewasa. "Ini terjadi karena lingkungan yang mendukung dan penuh kasih sayang yang dibutuhkan, untuk membina kesehatan mental tidak ada," ungkap Marcum.

3. Selalu Mengarahkan Anak untuk Menjadi Paling Baik di Lingkungan
Menurut Marcum, ketika orangtua mengarahkan anak untuk menjadi paling baik, ini akan membuat anak menjadi terbebani bahkan sulit untuk menjadi dirinya sendiri.

Ini dapat menyebabkan anak menjadi sangat kritis terhadap dirinya sendiri, menghindari konflik, dan harus menjadi sempurna setiap saat. Ini bisa berpengaruh terhadap kebiasaan hubungannya di masa depan.

baca juga

4. Sering Mengatakan Bahwa Emosi Anak Salah
Karena narsistik terlalu fokus pada diri mereka sendiri, orangtua sering mengabaikan emosi anaknya, ungkap Marcum.

Tidak hanya itu, orangtua yang narsistik juga tidak memiliki empati, sehingga anak sulit berhubungan dengan orangtuanya karena diliputi perasaan takut, sedih, hingga kecewa. Akibatnya, mereka akan mengabaikan masalahnya sendiri dibanding mencari empati dan dukungan kepada orangtua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Mengajarkan Anak Mencintai Binatang

5 Manfaat Mengajarkan Anak Mencintai Binatang

Your Say | Selasa, 05 April 2022 | 20:19 WIB

4 Hal yang Diam-diam Mertua Pikirkan tapi Tak Mau Mengungkapkannya Langsung

4 Hal yang Diam-diam Mertua Pikirkan tapi Tak Mau Mengungkapkannya Langsung

Your Say | Selasa, 05 April 2022 | 16:52 WIB

3 Hal yang Sering Dirindukan Para Perantau dari Kampung Halaman

3 Hal yang Sering Dirindukan Para Perantau dari Kampung Halaman

Your Say | Selasa, 05 April 2022 | 12:08 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×