Ngeri, Ditemukan Puluhan Penyakit Liver Misterius di Negara Eropa Menyerang Anak-anak

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 April 2022 | 12:10 WIB
Ngeri, Ditemukan Puluhan Penyakit Liver Misterius di Negara Eropa Menyerang Anak-anak
ilustrasi penyakit liver. (Pixabay.com)

Suara.com - Para pejabat kesehatan di beberapa negara sedang menyelidiki kasus penyakit liver misterius pada anak-anak. Ini karena setelah dites laboratorium tidak menemukan penyakit hepatitis A,B,C, dan E.

Alih-alih penyakit hepatitis yang kerap menyebabkan masalah pada liver, pejabat kesehatan menduga hal ini disebabkan karena penyebaran adenovirus penyebab pilek, yang baru-baru ini alami lonjakan kasus di beberapa negara.

Ada lusinan adenovirus yang terkait dengan gejala pilek, demam, sakit tenggorokan dan mata merah. Tapi varian lain bisa memicu masalah peradangan lambung dan usus.

Mengutip ABC News, Sabtu (16/4/2022) setidaknya sudah menyelidiki 74 kasus anak-anak yang menderita hepatitis atau peradangan hati.

Ilustrasi gambar (freepik)
Ilustrasi gambar (freepik)

Di saat yang sama Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga mengatakan di Spanyol sedang menyelidiki tiga kasus serupa pada anak-anak. Ditambah beberapa kasus lainnya juga sedang diselidiki di Irlandia.

"Mengingat peningkatan kasus dilaporkan terjadi selama satu bulan terakhir terhadap peningkatan kegiatan dan pencarian kasus, lebih banyak kasus kemungkinan akan dilaporkan dalam beberapa hari mendatang," jelas pejabat WHO dalam pernyataanya.

Kasus ini rerata dialami anak AS berusia 1 hingga 6 tahun, dan dua anak di antaranya membutuhkan transplantasi hati. Kasus lain di negara Eropa juga dialami anak dengan rentang usia yang sama, meski beberapa di antaranya ada yang lebih tua.

WHO sendiri pertama kali menyadari penyakit yang tidak biasa ini pada awal April 2022, ketika mengetahui ada 10 anak di Skotlandia dengan masalah hati. Satu anak sakit sejak Januari 2022, dan 9 anak lainnya dilaporkan sakit pada Maret 2022.

Semua anak ini berlanjut ke sakit parah, dan didiagnosis menderita hepatitis setelah dibawa ke rumah sakit.

baca juga

Liver sendiri berfungsi memproses nutrisi, menyaring darah dan melawan infeksi. Infeksi ini menyebabkan gejala penyakit kuning, diare, dan sakit perut. Hepatitis juga bisa mengancam jiwa jika tidak diobati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelelahan Bisa jadi Gejala Virus Corona Covid-19 dan Kondisi Lain, Begini Perbedaannya!

Kelelahan Bisa jadi Gejala Virus Corona Covid-19 dan Kondisi Lain, Begini Perbedaannya!

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 08:30 WIB

Selain Gejala Mirip Pilek, Ratu Elizabeth II juga Merasa Kelelahan Selama Terinfeksi Covid-19

Selain Gejala Mirip Pilek, Ratu Elizabeth II juga Merasa Kelelahan Selama Terinfeksi Covid-19

Health | Kamis, 14 April 2022 | 19:28 WIB

Satu Mutasi Virus Zika Berpotensi Menyebabkan Ledakan Penyebaran, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Janin

Satu Mutasi Virus Zika Berpotensi Menyebabkan Ledakan Penyebaran, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Janin

Health | Kamis, 14 April 2022 | 15:52 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×