Satu Mutasi Virus Zika Berpotensi Menyebabkan Ledakan Penyebaran, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Janin

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 14 April 2022 | 15:52 WIB
Satu Mutasi Virus Zika Berpotensi Menyebabkan Ledakan Penyebaran, Berbahaya bagi Ibu Hamil dan Janin
Ilustrasi virus zika (Shutterstock)

Suara.com - Ilmuwan dari La Jolla Institute for Immunology, AS, memperingatkan risiko terjadinya wabah baru virus Zika jika terjadi satu saja mutasi tunggal, yang cukup berpotensi memicu ledakan penyebaran.

Infeksi virus Zika telah menyebabkan keadaan darurat medis global pada 2016, dengan ribuan bayi baru lahir mengalami kerusakan otak akibat ibu mereka terinfeksi saat hamil.

Dalam penelitian di laboratorium, yang terbit di jurnal Cell Reports, menunjukkan bahwa virus Zika dapat dengan mudah berpindah dan menciptakan varian baru.

Mereka menciptakan kembali apa yang terjadi ketika virus Zika berpindah-pindah, dari nyamuk ke manusia menggunakan sel dan tikus hidup, lapor BBC.

Ketika virus Zika melewati sel nyamuk dan tikus di laboratorium, terjadi perubahan genetik kecil. Artinya, virus cukup mudah bermutasi, berkembang dan menyebar.

Ilustrasi nyamuk (Pexels.com)
Ilustrasi nyamuk Aedes (Pexels.com)

Studi infeksi itu memperlihatkan bahwa varian mutasi berpotensi efektif menularkan virus secara cepat, bahkan di negara-negara dengan herd immunity dari wabah Zika sebelumnya.

"Studi ini menunjukkan betapa cepatnya perubahan satu huruf dalam urutan genom virus dapat muncul, dan dampak nyatanya pada infeksi dari virus," jelas ahli virus Jonathan Ball dari University of Nottingham, Inggris.

Meski teoritis, para ahli lainnya mengatakan bahwa temuan ini menarik dan mengingatkan kita semua bahwa ada virus selain SARS-CoV-2 yang dapat menimbulkan ancaman global.

Mengenal virus Zika

baca juga

Virus Zika disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi. Bagi kebanyakan orang infeksinya tergolong ringan dan tanpa efek jangka panjang, tetapi pada janin di dalam kandungan dampaknya sangat buruk.

Jika seorang ibu hamil terinfeksi virus Zika, maka dapat membahayakan janin yang sedang berkembang dan menyebabkan mikrosefali (kepala yang sangat kecil) serta jaringan otak yang rusak.

Meski sebagian besar disebarkan oleh nyamuk, virus juga daoat ditularkan secara seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Kembali Dilanda Wabah Virus Zika, Anak Hingga Lansia Jadi Korban

India Kembali Dilanda Wabah Virus Zika, Anak Hingga Lansia Jadi Korban

Health | Selasa, 09 November 2021 | 16:32 WIB

Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Tekno | Senin, 06 September 2021 | 07:45 WIB

Virus Zika dari Nyamuk Menjangkit India, Begini Gejala dan Bahayanya!

Virus Zika dari Nyamuk Menjangkit India, Begini Gejala dan Bahayanya!

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 10:18 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×