Varian Omicron Lebih Berisiko Menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Atas pada Anak-anak

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 18 April 2022 | 10:26 WIB
Varian Omicron Lebih Berisiko Menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Atas pada Anak-anak
Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menemukan bukti kuat bahwa infeksi virus corona Omicron menyebabkan gejala infeksi saluran pernapasan atas pada anak-anak.

Infeksi saluran pernapas atas merupakan infeksi yang terjadi pada rongga hidung, sinus, dan tenggorokan. Penyakitnya berupa pilek, sinusitis, tonsillitis, dan laringitis.

Anak-anak sangat rentan mengalami infeksi saluran pernapasan bagian atas karena saluran udara mereka yang kecil dan relatif mudah diserang, kata peneliti yang menerbitkan studi mereka di JAMA Pedriatics pada Jumat (15/4/2022) kemarin.

Menurut Times of India, studi ini menemukan bahwa tingkat infeksi saluran pernapasan atas anak-anak meningkat selama lonjakan Omicron.

Lebih dari seperlima anak-anak yang dirawat di rumah sakit mengalami infeksi saluran bagian atas dan mengembangkan penyakit parah.

Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)

Sebelumnya, peneliti memperingatkan bahwa anak-anak yang terinfeksi saluran napas atas parah berisiko mengalami serangan jantung akibat obstruksi saluran napas atas. Kondisi ini dapat terjadi secara cepat.

Pasien anak-anak mungkin memerlukan terapi yang biasanya diberikan di unit perawatan intensif, termasuk pemberian epinefrin rasemat nebulisasi, campuran helium-oksigen, dan intubasi.

Varian Omicron mulai mendominasi dan menyebabkan gelombang ketiga infeksi Covid-19 di seluruh dunia mulai dari sekitar Desember 2021.

Strain ini mulai menggantikan posisi varian Delta dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) langsung menempatkannya di bawah varian perhatian karena sangat mudahnya varian menular.

"Omicron diketahui menyebabkan penyakit dengan tingkat keparahan yang lebih rendah daripada varian Delta (B.1.617.2). Ini mungkin karena Omicron bereplikasi kurang efisien di parenkim paru-paru dan lebih efisien di saluran udara," tandas peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Temukan Paparan Subvarian Omicron BA4 dan BA5 di Sampel Air Limbah, Apa Risiko Bahayanya?

Australia Temukan Paparan Subvarian Omicron BA4 dan BA5 di Sampel Air Limbah, Apa Risiko Bahayanya?

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 22:24 WIB

Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!

Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 14:31 WIB

Update Covid-19 Global: Gelombang Omicron Mereda, Korea Selatan Berencana Longgarkan Pembatasan

Update Covid-19 Global: Gelombang Omicron Mereda, Korea Selatan Berencana Longgarkan Pembatasan

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 10:08 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB