Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Husna Rahmayunita

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
ilustrasi penyakit campak. (freepik)

Suara.com - Kasus dokter meninggal diduga karena campak berhasil membuka mata banyak orang bahwa penyakit ini tidak dapat dianggap sepele. 

Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi nakes tersebut adalah dokter pria AMW berusia 26 tahun yang sedang bertugas di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Menurut hasil investigasi awal, AMW semula sempat mengeluhkan gejala demam, ruam merah, hingga berujung sesak napas berat.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman menyebut yang bersangkutan mengalami komplikasi.

Selama ini, penyakit campak kerap dikenal sebagai penyakit anak-anak dengan gejala ringan seperti demam dan ruam. Namun faktanya, campak bisa berkembang menjadi kondisi serius, bahkan berujung fatal.

Campak adalah salah satu penyakit paling menular. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada orang lain mulai dari 4 hari sebelum munculnya ruam hingga 4 hari setelahnya.

Tingkat penularan yang tinggi ini membuat campak mudah menyebar di lingkungan dengan kepadatan penduduk tinggi, seperti sekolah atau fasilitas penitipan anak.

Campak tidak bisa diremehkan begitu saja. Kenali gejala dan cara pencegahannya dengan tepat agar kita bisa terhindar darinya.

Apakah Campak Menular?

baca juga

Penyakit campak disebabkan oleh virus yang dapat menular dari percikan air liur. Umumnya gejala muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah tubuh terpapar virus tersebut.

Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak dan bisa berakibat fatal. Namun, penyakit campak pada anak dan orang dewasa bisa dicegah dengan mendapatkan vaksin. 

Campak pada bayi dan anak-anak bisa disebabkan oleh virus rubeola. Penyakit ini menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang mengidap virus tersebut atau melalui tetesan di udara.

Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, atau mata. Sesampainya di sana, kemungkinan besar ia memasuki paru-paru, lalu menginfeksi sel kekebalan. 

Sel-sel ini berpindah ke kelenjar getah bening, tempat virus berpindah ke sel lain kemudian menyebar ke seluruh tubuh, melepaskan partikel virus ke dalam darah.

Ketika darah mengalir ke seluruh tubuh, ia membawa virus ke berbagai organ tubuh, termasuk hati, kulit, sistem saraf pusat, dan limpa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular

Apa yang Harus Dilakukan jika Terkena Campak? Ini 8 Langkah Penting agar Tidak Menular

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:05 WIB

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:10 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Terkini

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 10:01 WIB

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

News | Senin, 28 September 2026 | 10:00 WIB

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:59 WIB

Prediksi Skor, Susunan Pemain Laga Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Skor, Susunan Pemain Laga Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 28 September 2026 | 09:58 WIB

Kenapa Ikan Nila Hitam Jadi Hama di Thailand? Ini Bahayanya bagi Ekosistem

Kenapa Ikan Nila Hitam Jadi Hama di Thailand? Ini Bahayanya bagi Ekosistem

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:54 WIB

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 09:53 WIB

Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Kota Malang, Korban Bertambah Jadi Delapan Siswa

Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Kota Malang, Korban Bertambah Jadi Delapan Siswa

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:52 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2.597.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2.597.000/Gram

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:48 WIB

Apa Itu Diplomasi Panda Xi Jinping dan Donald Trump?

Apa Itu Diplomasi Panda Xi Jinping dan Donald Trump?

News | Senin, 28 September 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Semakin Anjlok Pagi Hari Ini ke Level Rp17.964

Rupiah Semakin Anjlok Pagi Hari Ini ke Level Rp17.964

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:44 WIB

×