Update Covid-19 Global: Kasus Positif Masih Meningkat, Karantina Keras Diberlakukan di Shanghai

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 25 April 2022 | 09:42 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Positif Masih Meningkat, Karantina Keras Diberlakukan di Shanghai
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan pertambahan jumlah kasus per hari yang konsisten di bawah satu juta dalam beberapa pekan terakhir. Data Senin, 25 April 2022 pagi, mengutip situs worldometers, kasus positif bertambah sebanyak 400.058 kasus. Sehingga total kasus Covid-19 secara global kini mencapai 509,46 juta.

Dalam 24 jam terakhir, angka kematian juga bertambah 977 jiwa, pertama kalinya di bawah seribu selama tahun 2022. Total kematian akibat infeksi virus corona itu telah lebih dari 6,24 juta jiwa sejak awal pandemi.

Baik kasus positif dan juga angka kematian Covid-19 secara global telah menurun dalam sepekan terakhir.

Namun kondisi berbeda masih terjadi di negara pertama yang mengalami wabah Covid-19, China. Negara itu alami kenaikan kasus positif sebanyak 3 persen dalam sepekan. Begitu pula dengan angka kematian, dilaporkan 87 orang meninggal selama satu minggu kemarin. Sementara dua pekan lalu tidak ada laporan kematian pada pasien Covid-19.

Lonjakan kasus positif dan juga kematian terpusat di kota Shanghai. Pada Minggu (24/4), kota tersebut melaporkan 51 kematian baru di antara pasien Covid-19, naik dari 39 jiwa di hari sebelumnya, kata pemerintah setempat.

Sebanyak 16.983 kasus baru virus corona tanpa gejala juga dilaporkan di Shanghai. Sedangkan jumlah infeksi bergejala yang dikonfirmasi mencapai 2.472, naik dari 1.401 pada hari sebelumnya. Lonjakan kasus Covid-19 di Shanghai disebut menjadi yang terbesar di China selama pandemi terjadi.

Penguncian ketat masih dilakukan di pusat perekonomian China itu. Sebanyak 25 juta populasi di Shanghai masih dilarang meninggalkan rumah mereka.

Pihak berwenang bahkan mendirikan pagar di luar bangunan tempat tinggal. Banyak pagar didirikan di sekitar kompleks yang ditunjuk sebagai area tertutup karena, setidaknya, terdapat satu orang dinyatakan positif Covid-19. Sehingga penduduk di area itu dilarang meninggalkan pintu mereka.

Tidak jelas apa yang mendorong pihak berwenang untuk menggunakan pagar. Pemberitahuan pada Sabtu (23/4), dari satu otoritas lokal yang dibagikan secara online dikatakan pihaknya memberlakukan "karantina keras" di beberapa daerah.

baca juga

Tindakan tersebut lantas kembali memicu kemarahan warga. Media sosial di China ramai dengan keluhan dan makian para warga yang kesal dengan aturan penguncian tersebut.

"Ini sangat tidak menghormati hak orang-orang di dalam, menggunakan penghalang logam untuk mengurung mereka seperti hewan peliharaan," kata seorang pengguna di platform media sosial Weibo.

Satu video menunjukkan warga berteriak dari balkon pada pekerja yang mencoba memasang pagar. Para pekerja mengalah dan mengambilnya. Video lain menunjukkan orang-orang mencoba merobohkan pagar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Jakarta 24 April: Positif Tambah 135, Sembuh 249, Meninggal 1

Update Covid-19 Jakarta 24 April: Positif Tambah 135, Sembuh 249, Meninggal 1

News | Minggu, 24 April 2022 | 22:25 WIB

Update 24 April 2022: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 382 Kasus Aktif Turun 1.819

Update 24 April 2022: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 382 Kasus Aktif Turun 1.819

News | Minggu, 24 April 2022 | 21:50 WIB

Update Covid-19 Dunia Hari Ini, Minggu 24 April 2022: Taiwan Enggan Lockdown Meski Masih Terjadi Lonjakan Kasus

Update Covid-19 Dunia Hari Ini, Minggu 24 April 2022: Taiwan Enggan Lockdown Meski Masih Terjadi Lonjakan Kasus

Health | Minggu, 24 April 2022 | 10:57 WIB

Terkini

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

×