Merokok Ganja Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung, Peneliti dari Universitas Stanford Menjelaskan Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 05 Mei 2022 | 14:55 WIB
Merokok Ganja Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung, Peneliti dari Universitas Stanford Menjelaskan Penyebabnya
Seorang pria merokok ganja (Angela Weiss/AFP)

Suara.com - Sebuah studi baru menemukan bahwa orang yang merokok ganja lebih dari sekali dalam satu bulan memiliki peningkatan risiko penyakit jantung dan serangan jantung.

Penelitian ini lebih banyak menyoroti mekanisme di balik hubungan ganja dengan kesehatan jantung, yang didasarkan pada analisis data dengan sampel 500.000 orang.

Dalam tes lebih lanjut terhadap tikus, peneliti juga menemukan kandungan psikoaktif tetrahydrocannabinol (THC) dapat menyebabkan peradangan pada sel endotel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah serta aterosklerosis (pengerasan atau penebalan arteri).

Penyebab serangan jantung dari merokok ganja adalah peningkatan jumlah molekul inflamasi dalam darah secara signifikan dalam tiga jam.

Terlebih, THC menyebabkan peradangan pada sel endotel manusia, yang tumbuh di laboratorium. Sementara uji coba pada tikus menunjukkan perkembangan plak aterosklerosis setelah disuntik dengan THC.

Ilustrasi rokok ganja. (Shutterstock)
Ilustrasi rokok ganja. (Shutterstock)

THC menciptakan efek tersebut dengan mengikat reseptor yang disebut CB1 di otak manusia, lapor Science Alert.

Agar tidak terjadi efek tersebut, peneliti pun mencari reseptor CB1 antagonist, molekul yang dapat membatasi pengikatan ketika reseptor menjadi terlalu aktif.

Peneliti menemukan genistein, yang pada tikus tampaknya bisa memblokir efek berbahaya dari THC sambil tetap mempertahankan efek baiknya, seperti penghilang rasa sakit dan merangsang nafsu makan.

"Jadi, genistein berpotensi menjadi obat yang aman daripada reseptor CB1 antagonist sebelumya. Genistein juga sudah digunakan sebagai suplemen nutrisi... jadi seharusnya tidak menyebabkan efek samping yang merugikan," kata ahli biologi Mark Chandy dari Stanford University, AS.

baca juga

Langkah selanjutnya adalah menjalankan uji klinis pada manusia untuk melihat efek genistein sebenarnya, apakah benar bisa mengurangi risiko penyakit jantung pada perokok ganja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernikahan Kacau saat Para Tamu Mabuk, Diduga Pengantin Wanita Mencampur Ganja dengan Makanan

Pernikahan Kacau saat Para Tamu Mabuk, Diduga Pengantin Wanita Mencampur Ganja dengan Makanan

Health | Senin, 25 April 2022 | 15:29 WIB

Peristiwa Jadi Sorotan Kemarin, Dari Komunitas Vespa Pesta Ganja Sampai Petani Bondowoso Miliki Senjata Api

Peristiwa Jadi Sorotan Kemarin, Dari Komunitas Vespa Pesta Ganja Sampai Petani Bondowoso Miliki Senjata Api

Malang | Sabtu, 23 April 2022 | 08:05 WIB

POPULER: Marshel Widianto Pernah Dapat 1000 Dolar dari Indra Kenz, Pemuda di Bekasi Budidaya Ganja di Apartemen

POPULER: Marshel Widianto Pernah Dapat 1000 Dolar dari Indra Kenz, Pemuda di Bekasi Budidaya Ganja di Apartemen

Bekaci | Sabtu, 23 April 2022 | 05:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×