Serba-serbi Kateter Urine: Siapa yang Perlu Memakai Hingga Jenis yang Tersedia

M. Reza Sulaiman

Kamis, 02 Juni 2022 | 17:58 WIB
Serba-serbi Kateter Urine: Siapa yang Perlu Memakai Hingga Jenis yang Tersedia
Kateter urin pasien rawat inap di rumah sakit. (Dok. ENVATO)

Suara.com - Viral mahasiswi yang membuat konten tentang kateter urine di sebuah rumah sakit membuat pembahasan tentang kateter kembali diperbincangkan masyarakat.

Lalu apa itu kateter? Bagaimana cara kerjanya? Siapa yang perlu menggunakan kateter urine?

Dilansir Hello Sehat, kateter urine adalah alat bantu berupa selang tipis yang terbuat dari karet dan plastik. Gunanya adalah membantu pembuangan urine alias air kencing bagi pasien yang membutuhkan.

Tidak hanya membantu membuat air kencing, kateter juga merupakan alat bantu yang digunakan dokter untuk melaksanakan prosedur operasi. Alat ini biasanya diperlukan saat seseorang yang sedang sakit sehingga tidak bisa kencing hingga tuntas (anyang-anyangan).

Kateter urin pasien rawat inap di rumah sakit. (Dok. ENVATO)
Kateter urin pasien rawat inap di rumah sakit. (Dok. ENVATO)

Jika kandung kemih tidak dikosongkan, air kencing akan menumpuk dalam ginjal dan menyebabkan kerusakan hingga gagalnya fungsi ginjal itu sendiri.

Sementara itu, kateter urine dibutuhkan untuk membantu pasien yang tidak dapat buang air sendiri, tidak bisa mengontrol kencing, memiliki masalah kandung kemih, dirawat inap untuk operasi, hingga sedang dibius atau dalam keadaan koma.

Kateter urin juga dibutuhkan oleh pasien yang sedang tidak boleh bergerak karena cedera atau mengalami retensi urin. Pada sebagian kasus, pasien penyakit ginjal yang pengeluaran urinnya perlu dipantau juga memerlukan kateter urin.

Ada berbagai jenis kateter urin. Walaupun fungsinya sama, tiap jenis kateter digunakan dalam kondisi dan jangka waktu yang berbeda.

Berikut jenis kateter urin berdasarkan bahannya.

baca juga
  1. Kateter plastik untuk pasien dengan penyakit yang tidak kronis. Alat ini dipakai sementara karena lebih mudah rusak dan tidak selentur bahan lainnya.
  2. Kateter lateks digunakan untuk pemakaian jangka waktu kurang dari 3 minggu.
  3. Kateter silikon murni untuk penggunaan selama 2-3 bulan karena bahannya lebih lentur dan cocok bagi saluran kencing (uretra).
  4. Kateter logam dengan pemakaian sementara, biasanya untuk mengosongkan kandung kemih pada ibu yang baru melahirkan.

Tergantung tujuan dan kebutuhan orang tersebut, pemasangan kateter dapat bersifat sementara atau permanen. Kateter urin yang dipasang secara permanen disebut juga sebagai permcath.

Kebanyakan pemakaian kateter diperlukan sampai pasien bisa kembali buang air kecil sendiri. Biasanya, ini untuk pemakaian singkat dan kondisi kesehatan yang tidak parah. Namun, orangtua yang telah lanjut usia dan mereka yang cedera permanen atau mengalami penyakit yang parah mungkin perlu menggunakan kateter urin untuk jumlah yang jauh lebih lama dan kadang-kadang menggunakannya secara permanen.

Kateter urin merupakan alat yang penting bagi pasien operasi dan penderita gangguan sistem perkemihan. Alat ini membantu mengeluarkan dan menampung urin hingga pasien bisa buang air kecil kembali dengan normal.

Perlu diketahui bahwa penggunaan kateter dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. Jadi, pastikan Anda menjaga kebersihannya dan berkonsultasilah dengan dokter bila memiliki pertanyaan seputar pemakaian kateter urine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Dokter Gia Pratama Keluarkan Koin di Leher Balita Pakai Kateter Urin

Kisah Dokter Gia Pratama Keluarkan Koin di Leher Balita Pakai Kateter Urin

Your Say | Senin, 05 Januari 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8

Neve Campbell Dipastikan Kembali Perankan Sidney Prescott dalam Scream 8

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:50 WIB

Shio Anjing Cocok dengan Shio Babi? Ini Prediksi Hokinya dalam Keuangan dan Asmara

Shio Anjing Cocok dengan Shio Babi? Ini Prediksi Hokinya dalam Keuangan dan Asmara

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:50 WIB

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

Demokrat Soroti Kasus Penyadapan yang Seret Eks Kapolri: Siapa Dalangnya dan Apa Motifnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Amanda Manopo Kembali Lewat Series Pay Later 2, Hadirkan Isu Judol hingga Romansa Manis

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 14:49 WIB

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

Gerindra Sebut Penyadapan Terhadap Presiden Adalah Insubordinasi, Perlu Didalami Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Polisi Ungkap Hasil Tes DNA 15 Fragmen Tulang Pembunuhan Ibu dan Anak Madiun

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 14:48 WIB

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Apresiasi Peraih Perak Youth Olympic Games 2026

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Apresiasi Peraih Perak Youth Olympic Games 2026

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:46 WIB

SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam

SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:45 WIB

Berijazah tapi Mati Rasa: Saat Kuliah Cuma Jadi Syarat Cari Kerja

Berijazah tapi Mati Rasa: Saat Kuliah Cuma Jadi Syarat Cari Kerja

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:45 WIB

Mengapa Kerusakan Hutan Ancam Keberlangsungan Ritual Adat Masyarakat Sihaporas?

Mengapa Kerusakan Hutan Ancam Keberlangsungan Ritual Adat Masyarakat Sihaporas?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:44 WIB

×