WHO akan Gelar Pertemuan Darurat Bahas Cacar Monyet yang Telah Menyebar ke 32 Negara

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 Juni 2022 | 13:41 WIB
WHO akan Gelar Pertemuan Darurat Bahas Cacar Monyet yang Telah Menyebar ke 32 Negara
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus [Foto: Antara]

Suara.com - Dalam pertemuan Negara G20 yang sedang berlangsung di Yogyakarta, Direktur Jenderal WHO, dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus membahas seputar monkeypox atau cacar monyet yang sudah menyebar di 32 negara dunia.

Saat konferensi pers bersama wartawan Indonesia, Senin (20/6/2022), Ghebreyesus mengatakan WHO akan melakukan pertemuan darurat pada Kamis, 23 Juni 2022 mendatang untuk berdiskusi lebih mdetail terkait wabah cacar monyet.

"Meskipun tidak terlalu spesifik dan detail terkait monkeypox, tetapi seperti yang tadi Anda katakan, bahwa kami akan melakukan pertemuan emergency committee pada hari Kamis untuk berdiskusi," ujar Ghebreyesus kepada awak media.

Ia mengatakan dalam G20 memang tidak membahas secara spesifik tentang cacar monyet, tapi lebih pada pembahasan umum ancaman penyakit menular di dunia yang harus diantisipasi, dengan meningkatkan sistem ketahanan kesehatan negara dunia, termasuk Indonesia.

Ghebreyesus juga menyoroti dan mengaku tidak menyangka, bahwa cacar monyet bisa menyebar ke 32 negara, di mana berbagai negara ini bukan sebagai endemik cacar monyet, yang sebelumnya banyak ditemukan di Afrika.

"Karena monkeypox saat ini di beberapa negara, yang bahkan sebelumnya tidak ada kemudian sekarang muncul di lebih dari 32 negara," jelasnya.

Bahkan ia juga mengakui saat ini di seluruh dunia, belum ada tindakan yang jelas dan berintegrasi bersatu padu untuk penanganan cacar monyet. Sehingga pertemuan darurat ini, akan membahas kebijakan kesehatan yang sebaiknya diterapkan suatu negara.

"Oleh karena itulah kenapa kami menyelenggarakan pertemuan komite darurat ini, dan menunggu untuk melihat saran atau pendapat mereka. Saya hanya ingin mendengar pendapat atau saran mereka, ketika menangani situasi dalam epidemiologi cacar monyet," tutupnya.

Sementara itu, cacar monyet adalah penyakit virus yang ditularkan dari hewan ke manusia atau zoonosis yang bisa sembuh sendiri, disebabkan virus monkeypox atau virus anggota genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae, yang umumnya terjadi di Afrika Tengah dan Afrika Barat.

baca juga

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, CDC orang yang terinfeksi cacar monyet akan mengalami gejala awal demam seperti flu, kelelahan, sakit kepala dan nyeri tubuh.

Selanjutnya kelenjar getah bening di leher dan ketiak akan membengkak, sebagai tanda adanya infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak hanya Covid-19 yang Harus Diwaspadai, Dirjen WHO Sebut Tuberkulosis Bunuh 1,5 Juta Orang Tiap Tahun

Tak hanya Covid-19 yang Harus Diwaspadai, Dirjen WHO Sebut Tuberkulosis Bunuh 1,5 Juta Orang Tiap Tahun

Jogja | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:30 WIB

Ilmuwan Sebut Virus Cacar Monyet Belum Terkendali, Ini Sebabnya!

Ilmuwan Sebut Virus Cacar Monyet Belum Terkendali, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 08:44 WIB

Komunitas Penyelamat Ular Universitas Jahangirnagar : Ada Banyak Salah Persepsi Tentang Ular

Komunitas Penyelamat Ular Universitas Jahangirnagar : Ada Banyak Salah Persepsi Tentang Ular

Video | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:00 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:35 WIB

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:33 WIB

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:30 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 14:29 WIB

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:28 WIB

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:25 WIB

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:24 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

×