Mengenal Apa Itu Cerebral Palsy, Kondisi yang Ramai Dikaitkan dengan Ganja Medis

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 28 Juni 2022 | 07:59 WIB
Mengenal Apa Itu Cerebral Palsy, Kondisi yang Ramai Dikaitkan dengan Ganja Medis
Apa itu Cerebral Palsy - Ilustrasi ganja - ganja medis itu apa (Pexels)
  • Tidak mengangkat kepala ketika Anda menarik tangannya
  • Tubuhnya lemas
  • Saat dipeluk, tubuhnya menjauhi Anda
  • Saat tubuhnya diangkat, kakinya menyilang dan menjadi kaku.

Bayi di atas 6 bulan:

  • Hanya mengulurkan satu tangan sambil dikepal
  • Sulit mengunyah makanan

Bayi di atas 10 bulan:

  • Merangkak dengan posisi miring, mendorong pakai satu tangan serta kakinya menyeret
  • Menggerakkan bokong dengan kondisi terduduk tanpa merangkak.

Penyebab Cerebral Palsy

Umumnya Cerebral Palsy disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang.

Bisanya terjadi pada bayi yang belum lahir, namun ada banyak kasus terjadi pada masa awal-awal bayi yang penyebabnya dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Beberapa faktor yang meyebabkan kerusakan perkembangan otak diantaranya:

  1. Mutasi gen yang mengakibatkan kelainan genetik atau perbedaan perkembangan otak
  2. Infeksi yang terjadi pada ibu yang mempengaruhi janin yang sedang berkembang
  3. Stroke janin, adanya gangguan suplai darah ke otak yang sedang berkembang
  4. Pendarahan ke otak di dalam rahim atau saat bayi baru lahir
  5. Cedera kepala traumatis pada bayi seperti kecelakaan motor, jatuh atau kekerasan fisik
  6. Kurang oksigen ke otak terkait persalinan yang sulit meskipun asfiksia terkait kelahiran jauh lebih jarang menjadi penyebab, daripada yang diperkirakan secara historis.

Penyembuhan Cerebral Palsy

Sejumlah dokter dan ahli kesehatan menyatakan, cerebral Palsy tidak bisa di sembuhkan. Namun gejala dan cacat dalam penyakit tersebut bisa disembuhkan dengan beberapa cara seperti terapi fisik, terapi okupasi, konseling psikologi dan operasi.

1. Terapi fisik 

baca juga

Terapi fisik bertujuan untuk membantu anak mengembangkan otot yang lebih kuat dan bekerja sesuai dengan keahlian seperti berjalan, duduk dan keseimbangan.

Bentuk latihannya seperti menggenggam suatu benda, menggulung, mengontrol gerak kepala dan badan.

Terapi wicara bisa menggunakan ahli bahasa yang mampu meningkatkan kemapuan berkomunikasi, setidaknya mengunakan bahasa isyarat.

2. Terapi wicara

Terapi wicara ini bisa juga membantu anak dalam mengatasi kesulitannya ketika mengunyah makanan.

3. Terapi rekreasi

Terapi rekreasi bisa dilakukan dengan tujuan agar gerak motoriknya lebih terlatih, seperti menunggang kuda, berjalan di rerumputan yang bertujuan untuk meingkatkan perkembangan emosionalnya.

4. Pemberian obat-obatan

Pemberian obat ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan otot dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan fungsional.

Bisa juga digunakan untuk mengobati rasa sakit dan mengelola komplikasi yang berkaitan dengan kelenturan atau gejala cerebral Palsy lainnya.

Beberapa pengobatan yang diberikan antara lain:

  • Suntikan onabotulinumtoxinA (Botox), atau agen lain. Suntikan perlu diulang setiap tiga bulan. Efek samping dapat mencakup rasa sakit di tempat suntikan dan gejala seperti flu ringan. Efek samping lain yang lebih serius, termasuk kesulitan bernapas dan menelan.
  • Obat-obatan seperti baclofen, tizanidine, diazepam, atau dantrolene sering digunakan untuk mengendurkan otot. Dalam beberapa kasus, baclofen dipompa ke sumsum tulang belakang dengan tabung (baclofen intratekal).

Demikian tadi ulasan mengenai apa itu Cerebral Palsy, gejala, penyebab, dan pengobatannya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua!

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Seorang Ibu Butuh Ganja Medis Buat Pengobatan Anaknya, Polda Metro: Tetap Dilarang

Viral Seorang Ibu Butuh Ganja Medis Buat Pengobatan Anaknya, Polda Metro: Tetap Dilarang

News | Senin, 27 Juni 2022 | 20:45 WIB

Viral Ibu Bawa Poster Butuh Ganja untuk Anaknya, Polisi: Tetap Dilarang, Tidak Bisa Digunakan

Viral Ibu Bawa Poster Butuh Ganja untuk Anaknya, Polisi: Tetap Dilarang, Tidak Bisa Digunakan

Kalbar | Senin, 27 Juni 2022 | 20:26 WIB

Ganja Medis itu Apa? Ini Penyakit yang Bisa Diobati Pakai Ganja untuk Medis

Ganja Medis itu Apa? Ini Penyakit yang Bisa Diobati Pakai Ganja untuk Medis

News | Senin, 27 Juni 2022 | 20:17 WIB

Ini Negara yang Melegalkan Ganja untuk Medis, dari Asia hingga Eropa

Ini Negara yang Melegalkan Ganja untuk Medis, dari Asia hingga Eropa

News | Senin, 27 Juni 2022 | 19:54 WIB

5 Fakta Ganja Medis: Ramai Dibutuhkan, Tidak Ada Rencana Dilegalkan

5 Fakta Ganja Medis: Ramai Dibutuhkan, Tidak Ada Rencana Dilegalkan

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 16:18 WIB

Terkini

Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi

Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat

Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen

Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym

5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala

Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak

Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan

Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:03 WIB

3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G

3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:03 WIB

×