Update Covid-19 Global: Korea Selatan Berhasil Kembangkan Vaksin Dalam Negeri

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Juni 2022 | 10:29 WIB
Update Covid-19 Global: Korea Selatan Berhasil Kembangkan Vaksin Dalam Negeri
Ilustrasi Korea Selatan Berhasil Kembangkan Vaksin Covid-19 Dalam Negeri. (Pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global mengabarkan banyak negara sudah memiliki vaksin Covid-19 buatan sendiri, seperti di Korea Selatan yang berhasil mengembangkan vaksin Covid-19 dalam negeri dan sudah bisa digunakan untuk umum.

Mengutip Channel News Asia, vaksin Covid-19 buatan dalam negeri Korea Selatan dikembangkan dan diproduksi oleh SK bioscience, setelah data klinis menunjukan hasil positif atau hasil baik.

Vaksin yang diberi nama vaksin SKYCovione ini digunakan dalam dua dosis untuk orang berusia di atas 18 tahun. Di mana masing-masing dosisnya diberikan secara terpisah dengan jeda minimal 4 minggu.

Hal ini dikonfirmasi langsung Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan Korea Selatan, yang mengumumkan pada Rabu, 29 Juni 2022.

Sebelum bisa digunakan untuk umum, vaksin ini sudah melewat uji klinis fase III terhadap 4.037 orang dewasa.

Vaksin ini bekerja dengan cara merangsang antibodi terhadap sel yang terinfeksi SARS CoV 2, sehingga bisa melawan paparan virus di kemudian hari saat masuk ke tubuh.

Sayangnya, hingga saat ini belum diketahui seberapa efektif vaksin ini melawan berbagai varian seperti Omicron dan lain sebagainya.

Adapun vaksin dikembangkan bekerjasama dengan University of Washington's Institute for Protein Design, dan GlaxoSmithKline (GSK) yang berperan sebagai produsennya, sehingga vaksin bisa diperbanyak untuk masyarakat.

Rencananya vaksin ini akan didistribusi ke luar negeri, termasuk diberikan melalui program berbagi vaksin yang dicetuskan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, yakni COVAX.

baca juga

Sementara itu, mengutip data Worldometers, Kamis (30/6/2022), masih tercatat infeksi baru yang bertambah 294 ribu kasus baru dalam sehari, dan 526 orang yang baru saja meninggal dunia.

Kini total yang sudah terinfeksi ada 551 juta orang dan 6,3 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 18,1 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korea Selatan Setujui Pengggunaan SKYCovione, Vaksin COVID-19 Pertama yang Dikembangkan di Dalam Negeri

Korea Selatan Setujui Pengggunaan SKYCovione, Vaksin COVID-19 Pertama yang Dikembangkan di Dalam Negeri

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 23:47 WIB

Update: Kasus Positif Covid-19 Naik 2.149 Orang, 16.174 Pasien Masih Dirawat

Update: Kasus Positif Covid-19 Naik 2.149 Orang, 16.174 Pasien Masih Dirawat

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 17:17 WIB

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Mulai Catat Kenaikan Kasus Positif Akibat Subvarian BA.5

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Mulai Catat Kenaikan Kasus Positif Akibat Subvarian BA.5

Health | Rabu, 29 Juni 2022 | 10:47 WIB

Terkini

Ombudsman Fungsinya Apa? Ini Tugas Utama dan Kisaran Gaji Pegawainya

Ombudsman Fungsinya Apa? Ini Tugas Utama dan Kisaran Gaji Pegawainya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:53 WIB

Benjamin Netanyahu Sebut Negara Walk Out di Sidang PBB Pengecut, Termasuk Indonesia

Benjamin Netanyahu Sebut Negara Walk Out di Sidang PBB Pengecut, Termasuk Indonesia

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:50 WIB

Rupiah Melemah Lawan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Rupiah Melemah Lawan Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Menguat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:50 WIB

Hilang 5 Hari! Remaja 14 Tahun Ditemukan Jadi Korban Asusila Pria 28 Tahun di Pasar Rebo

Hilang 5 Hari! Remaja 14 Tahun Ditemukan Jadi Korban Asusila Pria 28 Tahun di Pasar Rebo

News | Jum'at, 25 September 2026 | 09:42 WIB

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

×