facebook

Update Covid-19 Global: Selandia Baru Mulai Catat Kenaikan Kasus Positif Akibat Subvarian BA.5

Vania Rossa | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Selandia Baru Mulai Catat Kenaikan Kasus Positif Akibat Subvarian BA.5
Ilustrasi Covid-19. (Cottonbro dari Pexels)

Selandia Baru mencatat mulai terjadi kenaikan kasus efek "bola salju" penyebaran subvarian BA.5 dari Omicron.

Suara.com - Update Covid-19 global per Rabu (29/6/2022) tercatat berbagai penambahan data. Dikutip dari worldometers, dalam 24 jam terakhir terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di dunia sebanyak 688.379 kasus, angka kematian naik 1.316 jiwa, serta kesembuhan pasien virus corona itu ada 657.741 orang.

Kasus positif baru paling banyak dilaporkan Perancis dengan 147.248 kasus. Kematian terbanyak kembali terjadi di Brasil yang melaporkan 294 orang meninggal. Sedangkan angka kesembuhan harian terbanyak ada di Amerika Serikat dengan 104.493 orang berhasil negatif Covid-19.

Akibat berbagai penambahan tersebut, akumulasi data Covid-19 global saat ini tercatat ada 550,57 juta kasus positif dengan 6,35 juta kematian dan 526,24 juta kesembuhan.

Hingga sekarang masih ada lebih dari 17,97 juta orang di dunia yang positif Covid-19, sebanyak 36.676 di antaranya dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: Mau Terapkan Nol Covid-19, Makau Lakukan Tes Covid-19 Massal Untuk Ketiga Kalinya

Infeksi Omicron BA.5 Makin Meningkat di Selandia Baru

Dikenal sebagai salah satu negara yang berhasil kendalikan wabah Covid-19 sejak awal pandemi, Selandia Baru kini kembali bersiap hadapi lonjakan kasus positif. Negara tersebut mencatat mulai terjadi kenaikan kasus efek "bola salju" penyebaran subvarian BA.5 dari Omicron.

Institute of Environmental Science and Research (ESR), dengan dukungan beberapa ilmuwan, memperkirakan kalau varian BA.5 akan mengambil alih dominasi Omicrom subvarian BA.2 pada akhir Juli.

Peneliti Covid-19 dari University of Auckland Dr David Welch mengatakan kalau dirinya yakin bahwa peningkatan jumlah kasus di Selandia Baru selama beberapa hari terakhir menjadi awal gelombang infeksi BA.5.

Welch mengatakan bahwa selama sebulan terakhir, prevalensi BA.5 dalam kasus berurutan telah berlipat ganda setiap minggu. Berdasarkan pengurutan pada minggu lalu ditemukan bahwa infeksi varian BA.5 menyumbang 10-20 persen dari kasus.

Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia: Kasus Positif Tambah 1.726 Orang, 14.516 Pasien Masih Dirawat

"Apabila tren tersebut terus berlanjut, BA.5 bisa mendominasi hingga 50 persen kasus pada pertengahan Juli. Maka BA.2 akan menghilang dalam beberapa bulan ke depan akibat dominasi BA.5," kata Welch, dikutip dari Stuff.

Kasus positif Covid-19 di Selandia Baru tercatat meningkat 13 persen dalam sepekan terakhir. Dari 34.592 kasus pada dua pekan lalu menjadi 39.032 kasus selama tujuh hari terakhir.

Total kasus Covid-19 di negara berpopulasi 5 juta orang itu telah sebanyak 1,33 juta.

Komentar