Dokter Temukan Benda Asing di Rahim Wanita Ini, Ternyata Peninggalan dari Aborsi 20 Tahun Lalu

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 04 Juli 2022 | 20:33 WIB
Dokter Temukan Benda Asing di Rahim Wanita Ini, Ternyata Peninggalan dari Aborsi 20 Tahun Lalu
ilustrasi infertilitas (Shutterstock)

Suara.com - Sekelompok dokter kandungan melaporkan penemuan mengejutkan pada seorang wanita asal Wales, Inggris, yang pernah melakukan aborsi 20 tahun lalu. Wanita 39 tahun ini berulangkali mencoba hamil dalam dua tahun, tapi hasilnya nihil.

Walau kondisinya digambarkan sehat dan bugar, ia selalu mengalami nyeri panggul. Akhirnya para dokter di Departemen Obstetri dan Ginekologi, Bangor, menyelidiki kondisinya lebih lanjut.

Wanita yang tidak disebutkan identitasnya itu diduga pernah menderita sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS).

Hasil MRI menemukan adanya kelainan pada jaringan rahim, termasuk kista. Namun, wanita itu tetap berevolusi, menunjukkan dia masih subur.

Dia pun dirujuk ke klinik kesuburan, di mana ada pilihan IVF atau bayi tabung. Tetapi ia dan pasangannya ditolak karena keduanya perokok.

Tulang janin mati di dalam rahim (Clinical Case Reports)
Tulang janin mati di dalam rahim (Clinical Case Reports)

Bila ingin tetap menjalani program bayi tabung, ia dan suaminya harus berhenti kebiasaan buruk tersebut, lapor The Sun.

Satu tahun kemudian, sang wanita kembali ke dokter kandungan dengan keluhan nyeri kronis di sisi kiri dan menstruasi yang lama serta menyakitkan.

Dokter menduga ia menderita PCOS, dan menyarankannya untuk dioperasi.

Sambil menunggu operasi, sang pasien menjalani USG panggul untuk yang kedua kalinya. Saat itulah dokter menemukan benda asing di jaringan rahimnya, berdekatan dengan leher rahim (serviks).

baca juga

"Sebuah benda asing diamati dan keluar dari rongga endometrium. Histologi benda asing menunjukkan fragmen tulang mati," tulis dokter dalam makalah yang terbit di Clinical Case Reports.

Dokter menduga tulang tersebut berasal dari janin yang dahulu pernah digugurkan oleh sang wanita.

"Jika tidak diobati, dapat menyebabkan disfungsi menstruasi dan infertilitas sekunder. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tulang janin diduga memberi efek buruk pada embrio yang sedang berkembang, sehingga menyebabkan infertilitas," tandas para dokter.

Dokter mencatat hasil MRI dan USG pertama sang wanita tidak mendeteksi adanya potongan tulang. Karenanya, gejala wanita itu salah didiagnosis selama bertahun-tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Wanita Pekanbaru Punya Kista 30 Cm, Perut Mengeras dan Sempat Dikira Hamil

Cerita Wanita Pekanbaru Punya Kista 30 Cm, Perut Mengeras dan Sempat Dikira Hamil

Riau | Senin, 04 Juli 2022 | 18:30 WIB

Hanya karena Tubuhnya Berbulu, Karyawan Salon Menduga Wanita Ini Derita PCOS

Hanya karena Tubuhnya Berbulu, Karyawan Salon Menduga Wanita Ini Derita PCOS

Health | Senin, 04 Juli 2022 | 15:00 WIB

Tak Ada Warga Sekitar yang Hamil, Pembuang Jasad Bayi Perempuan di Desa Mernek Cilacap Masih Misterius

Tak Ada Warga Sekitar yang Hamil, Pembuang Jasad Bayi Perempuan di Desa Mernek Cilacap Masih Misterius

Jawa Tengah | Senin, 04 Juli 2022 | 13:58 WIB

Terkini

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

×