Ketahui Bahaya Laten Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil bagi Kesehatan

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Kamis, 14 Juli 2022 | 07:05 WIB
Ketahui Bahaya Laten Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil bagi Kesehatan
Ilustrasi Buang Air Kecil. (pixabay)

Suara.com - Menahan buang air kecil atau kencing bisa berbahaya bagi kesehatan. Menahan pipis terlalu lama dapat memberikan dampak serius jangka panjang secara keseluruhan.

Melansir laman Medical News Today, berikut beberapa dampak yang ditimbulkan akibat sering menahan buang air kecil.

1. Timbul Rasa Sakit
Kebiasaan menahan buang air kecil terlalu lama membuat seseorang merasakan nyeri atau sakit pada bagian kandung kemih atau ginjal. Selain itu, otot-otot juga akan menegang ketika mengeluarkan urine.

Menahan buang air kecil juga dapat menyebabkan kram panggul yang menyakitkan. Untuk itu, usahakan mencari toilet umum jika timbul rasa ingin buang air kecil di jalan.

2. Infeksi Saluran Kemih
Sering menahan buang air kecil dapat menyebabkan bakteri berkembang biak. Kebiasaan ini juga yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih pada seseorang.

Selain itu, infeksi saluran kemih ini juga terjadi karena tubuh yang kurang cairan sehingga bakteri menyebar. Infeksi saluran kemih ini juga memiliki gejala yang dapat dirasakan, di antaranya sebagai berikut:

  • Perasaan terbakar atau menyengat saat buang air kecil
  • Nyeri di panggul atau perut bagian bawah
  • Dorongan konstan untuk mengosongkan kandung kemih
  • Bau urin yang kuat serta busuk urin keruh dan tidak berwarna
  • Urin berwarna gelap
  • Kencing berdarah

3. Peregangan Kandung Kemih
Menahan buang air kecil dalam waktu lama akan membuat kandung kemih menjadi meregang. Hal ini membuat kandung kemih sulit untuk berkontraksi sehingga orang tersebut mengalami kesulitan buang air kecil.

4. Kerusakan Otot Dasar Panggul
Orang yang menahan buang air kecil dapat memengaruhi otot pada bagian panggulnya. Salah satu otot yang berpengaruh yaitu sfingter uretra, otot yang mejaga uretra tetap tetutup agar mencegah urin bocor.

Rusaknya otot ini akan membuat seseorang tidak bisa memiliki kemampuan untuk menahan urin kembali.

baca juga

5. Batu Ginjal
Salah satu yang banyak orang ketahui yaitu ketika menahan kencing menyebabkan batu ginjal. Penyakit satu ini juga bisa terjadi pada orang yang memiliki riwayat batu ginjal.

Selain itu, batu ginjal juga berisiko terjadi pada orang yang memiliki kandungan mineral tinggi dalam urinnya.

Kencing sering mengandung mineral seperti asam urat dan kalsium oksalat. Jika seseorang menahannya, hal tersebut dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Basuh Organ Intim Pakai Tisu Basah, Ini Lho Risikonya!

Jangan Basuh Organ Intim Pakai Tisu Basah, Ini Lho Risikonya!

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 20:02 WIB

Warna Urine Jernih Belum Tentu Tanda Hidrasi Tubuh Baik, Ini Sebabnya!

Warna Urine Jernih Belum Tentu Tanda Hidrasi Tubuh Baik, Ini Sebabnya!

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 17:12 WIB

Pria Buang Air Kecil Menghadap Jalan Raya, Belum Selesai Sudah Kena Karma Duluan, Publik: Dicebokin Alam

Pria Buang Air Kecil Menghadap Jalan Raya, Belum Selesai Sudah Kena Karma Duluan, Publik: Dicebokin Alam

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 11:42 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×