Kulit Sering Biduran Kalau Lama Kena Sinar Matahari? Ini Kata Dokter

Selasa, 19 Juli 2022 | 22:08 WIB
Kulit Sering Biduran Kalau Lama Kena Sinar Matahari? Ini Kata Dokter
Ilustrasi sinar matahari. (shutterstock)

Suara.com - Ruam kulit atau umumnya disebut biduran bisa sangat menganggu aktivitas karena terasa gatal dan perih, bahkan kerap membuat penderitanya tidak percaya diri.

Tapi ada beberapa orang yang mengalami biduran usai terkena sinar matahari terlalu lama, kira-kira apa ya sebabnya?

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. Dia Febrina, SpKK kondisi ini bisa diterjadi karena orang tersebut alergi sinar matahari atau dalam istilah medis dikenal sebagai urtikaria solaris.

"Urtikaria solaris adalah bentuk langka dari urtikaria kronis yang dapat dicetuskan oleh sinar matahari alami atau sumber cahaya buatan, yang memancarkan radiasi ultraviolet," ujar dr. Dia melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (19/7/2022).

Ilustrasi gambar cara mengobati biduran. (freepik)
Ilustrasi gambar cara mengobati biduran. (freepik)

Ia menambahkan, orang dengan alergi sinar matahari ini umumnya kulit akan membengkak atau biduran hanya dalam waktu beberapa menit setelah terpapar.

"Reaksi dapat mereda dalam beberapa menit atau dapat bertahan hingga satu jam atau lebih," terangnya.

Cara menangani kondisi ini selaiknya penyakit alergi lainnya yaitu menghindari pencetusnya, yang berarti harus menghindari atau meminimalisir kulit dari paparan sinar matahari.

"Antihistamin oral dapat membantu dalam mengurangi gejala gatal, tetapi jarang mencegah reaksi sama sekali," tutup dr. Dia.

Antihistamin adalah obat-obatan yang digunakan untuk mengobati rinitis alergi dan alergi lainnya.

Baca Juga: Saking Panasnya, Penumpang Ini Pakai Kertas hingga Payung Saat Berada di Dalam Mobil Berpanoramic Roof

Antihistamin dapat memberikan rasa lega ketika seseorang mengalami hidung tersumbat, bersin, atau gatal karena serbuk sari, tungau debu rumah, atau alergi hewan.

Tapi harus diingat, karena ada efek samping yang perlu diwaspadai, obat ini harus diberikan berdasarkan instruksi dokter, karena ada penyesuaian dosis pada setiap kasus atau kondisi pasien yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI