WHO Nyatakan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 24 Juli 2022 | 14:08 WIB
WHO Nyatakan Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global, Ini Alasannya!
ilustrasi cacar monyet (freepik)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan monkeypox atau cacar monyet sebagai kondisi darurat kesehatan global.

Dr Tedros Adhanmon Ghebreyesus mengatakan risiko orang tertular virus cacar monyet ini cukup tinggi di Eropa.

Sementara itu, Tedros, Direktur Jenderal WHO mengatakan risiko penularan cacar monyet secara global masih sedang. Tetapi, WHO tetap menyatakan situasi ini sebagai darurat kesehatan global.

Dr Tedros mengatakan sekarang ini virus corona Covid-19 menyebar lebih dari 75 negara dan telah menginfeksi lebih dari 16 ribu orang.

"Mengingat wabah ini masih berkembang, saya mengumpulkan kembali komite kesehatan untuk meninjau data terbaru dan memberi saran yang sesuai," kata Tedros dikutip dari The Sun.

Tedros mengatakan awalnya komite kesehatan WHO berpendapat cacar monyet belum mencapai tingkat yang bisa disebut sebagai darurat kesehatan global.

Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist)
Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist)

Tetapi, WHO menilai risiko penularan cacar monyet ini cenderung tinggi di wilayah Eropa, meskipun secara global masih sedang.

Hal ini sudah cukup menggambarkan lebih lanjut mengenai risiko penyebaran cacar monyet secara internasional. Meskipun risiko virus cacar monyet menyebar secara luas masih rendah.

"Singkatnya, wabah cacar monyet ini sudah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat melalui metode penularan yang baru. Kami perlu memahami sedikit," kata Dr Tedros.

baca juga

Semua orang bisa tertular penyakit ini, terlebih bila Anda pernah melakukan kontak dekat atau kontak seksual dengan orang yang terinfeksi.

Secara umum, penderita cacar monyet biasanya mengalami gejala demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit kepala, dan nyeri otot.

Gejalanya diikuti dengan ruam yang dimulai di wajah atau mulut mereka dan menyebar ke bagian lain dari tubuh mereka, terutama di tangan dan kaki.

Pada beberapa kasus belakangan ini, pasien lebih dulu mengalami ruam di mulut atau sekitar alat kelamin atau anus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:37 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 06:44 WIB

Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 14:39 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×