WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Risna Halidi, Fajar Ramadhan

Minggu, 24 Juli 2022 | 07:37 WIB
WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?
Ilustrasi kesehatan dunia (Elements Envato)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia WHO memutuskan penyakit cacar monyet sebagai kondisi kesehatan darurat atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan berbagai hal sehingga menetapkan cacar monyet sebagai PHEIC.

"Untuk semua alasan ini, saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," tulis WHO mengutip ucapan Tedros, Sabtu (23/7/2022).

Pertanyaan lebih lanjut, apa itu PHEIC? Dan apa bedanya PHEIC dengan pandemi?

Dilansir dari laman WHO, PHEIC merupakan kejadian luar biasa yang berisiko menimbulkan masalah kesehatan masyarakat di negara lain melalui penyebaran penyakit internasional dan berpotensi memerlukan tanggapan yang terkoordinasi.

Biasanya, kondisi PHEIC ini terjadi secara tiba-tiba dan cukup serius. Hal tersebut yang membuat kondisi ditetapkan darurat agar tidak terjadi penularan kasus berskala internasional.

Sementara itu, pandemi merupakan kondisi darurat kesehatan berskala internasional. Pada kasusnya, penyakit sudah menyebar di beberapa negara sehingga membutuhkan tindakan kesehatan untuk mengurangi kasus yang ada.

Anggota Pusat Ilmu dan Keamanan Kesehatan Global di Fakultas Kedokteran Universitas Georgetown, Dr. Alexandra Phelan mengatakan, PHEIC merupakan panggilan aksi agar negara lebih waspada.

Apalagi, terdapat negara yang belum familiar dengan penyakit yang ada. Hal ini dimaksudkan agar negara tersebut tahu dan waspada penularan terjadi.

baca juga

"PHEIC adalah peringatan global dan ajakan bertindak. Masalah kesehatan tidak selalu ada dalam radar para pemimpin negara: PHEIC dimaksudkan untuk mengatasi hal ini," tulis Alexandra melalui akun Twitter pribadinya, Sabtu (23/7/2022).

Alexandra juga mengungkapkan, PHEIC sendiri kondisinya belum sebagai pandemi tetapi berpotensi. Biasanya kondisi PHEIC bersifat sementara tergantung kondisi yang terjadi.

Jika kasus semakin meningkat, maka akan sangat berpotensi sebagai pandemi. Namun, jika kondisi membaik, status PHEIC sendiri dapat dicabut.

Selain itu, berbeda dari pandemi yang memang memiliki aturan dan standard kesehatan dari WHO. Alexandra menjelaskan jika PHEIC biasanya negara-negara harus bisa menilai risiko sendiri.

Hal tersebut juga yang membuat negara harus bisa meningkatkan penanganan yang dilakukan baik vaksin, perawatan, dan lain-lain.

"Ketika peringatan PHEIC dikeluarkan, negara-negara harus menilai risiko mereka sendiri, meningkatkan respons kesehatan masyarakat yang diperlukan (diagnostik, vaksin, perawatan, pelacakan kontak, lonjakan perawatan kesehatan, dan lain-lain) dan membantu atau bekerja sama dengan respons internasional," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 06:44 WIB

Dirut PT LIB Prediksi Ada Lonjakan Suporter Sampai 3 Kali Lipat Selama Liga 1 2022/2023

Dirut PT LIB Prediksi Ada Lonjakan Suporter Sampai 3 Kali Lipat Selama Liga 1 2022/2023

Bali | Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:17 WIB

Benarkah Kemajuan Dunia Digital Selamatkan Usaha Kecil Selama Pandemi?

Benarkah Kemajuan Dunia Digital Selamatkan Usaha Kecil Selama Pandemi?

Surakarta | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Terungkap Setelah Bertahun-tahun, Kekerasan Seksual Anak di OKU Timur Diduga Sejak 2019

Terungkap Setelah Bertahun-tahun, Kekerasan Seksual Anak di OKU Timur Diduga Sejak 2019

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan

Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:25 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun pada Wanita Usia 40 Tahun ke Atas

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun pada Wanita Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:22 WIB

Eric THE BOYZ Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Tampilkan Sisi Lain!

Eric THE BOYZ Resmi Bergabung dengan Agensi Baru, Siap Tampilkan Sisi Lain!

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa

Tak Punya Pantai, Kemiren Punya Budaya: Edy Menggerakkan Ekonomi Desa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Matinya Era RPUL: Kenapa Hafalan Nama Pejabat Sudah Tidak Relevan Lagi?

Matinya Era RPUL: Kenapa Hafalan Nama Pejabat Sudah Tidak Relevan Lagi?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB

BRI Gelar Promo 'Independence Day Specials', Ini Cara Klaimnya

BRI Gelar Promo 'Independence Day Specials', Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Panduan Lengkap Susunan Acara Upacara 17 Agustus di Sekolah Tingkat SD, SMP, SMA

Panduan Lengkap Susunan Acara Upacara 17 Agustus di Sekolah Tingkat SD, SMP, SMA

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:15 WIB

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

BMKG Pastikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Terlihat dari Indonesia

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Tenaga Ahli BGN hingga 10 Bos Perusahaan Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi MBG

Tenaga Ahli BGN hingga 10 Bos Perusahaan Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi MBG

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:11 WIB

×