Banyak Mitos Seputar MSG, Dokter Jelaskan Perannya Bagi Tubuh

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Selasa, 02 Agustus 2022 | 23:32 WIB
Banyak Mitos Seputar MSG, Dokter Jelaskan Perannya Bagi Tubuh
Ilustrasi MSG. (shutterstock)

Suara.com - Seperti yang diketahui, makanan yang mengandung micin atau MSG menjadi favorit banyak orang. Hal ini karena MSG memberikan rasa gurih nikmat sehingga membuat banyak orang ketagihan.

Meskipun demikian, tak sedikit orang merasa khawatir dengan makanan yang mengandung MSG karena dianggap tidak baik untuk tubuh, terutama pada anak-anak. Benarkah?

Dokter Spesialis Anak dan Edukator Kesehatan, dr. Ardi Santoso, Sp. A, M. Kes. mengungkapkan, MSG (Monosodium Glutamat) atau micin merupakan zat garam dari asam glutamat yang terdapat pada makanan.

Dr. Ardi mengatakan, MSG juga memiliki berbagai peran penting dalam tubuh manusia. Beberapa peran penting tersebut di antaranya adalah:

  • Membantu pencernaan pada usus
  • Mengontrol nafsu makan
  • Membantu strategi diet rendah garam
  • Membentuk proses pencernaan di mulut
  • Menjaga kesehatan mulut

Seperti halnya dengan garam, MSG sendiri juga mengandung natrium. Namun, rupanya kandungan natrium pada MSG jauh lebih rendah dibandingkan dengan garam.

“MSG mengandung 12 persen natrium sedangkan garam dapur 39 persen. Berarti MSG lebih rendah dan aman sehingga membantu menghindari seseorang dari hipertensi,” ucap dr. Ardi dalam Webinar Ajinomoto X Katadata "Peran Umami dalam Mewaspadai Asupan Garam Berlebih untuk Hidup Lebih Sehat", Selasa (2/8/2022).

Menurut dr. Ardi, takaran MSG untuk dikonsumsi sendiri tidak memiliki nilai spesifik. Hanya saja menurutnya, penggunaan MSG sendiri harus secukupnya dan tidak berlebihan. Hal ini juga didukung oleh Permenkes RI No.033-2012 & Peraturan BPOM No.23-2013 tentang penggunaan MSG yaitu ‘secukupnya’.

Tidak hanya itu, dr. Ardi juga mengungkapkan beberapa mitos mengenai MSG yang disalahartikan masyarakat, di antaranya sebagai berikut.

Mitos: MSG mengganggu fungsi otak.
Faktanya: Hal ini karena tidak ada penelitian yang membuktikan MSG menyebabkan kerusakan saraf otak dan membuat kebodohan.

baca juga

Mitos: MSG menyebabkan asma.
Faktanya: MSG tidak memiliki hubungan sama sekali terkait kandungan glutaman dan gejala asma.

Mitos: MSG berisiko penyakit kanker.
Faktanya: Berdasarkan informasi tahun 2017 oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia, kanker dengan MSG tidak ada kaitannya.

Mitos: MSG pemicu kelebihan berat badan (obesitas).
Faktanya: Mengonsumsi MSG tidak berkaitan dengan kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan terjadi karena gaya hidup, asupan makanan berlebih, usia, dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Sebut MSG Aman Dikonsumsi Semua Usia Termasuk Bayi: Dengan Batasan Secukupnya

Dokter Sebut MSG Aman Dikonsumsi Semua Usia Termasuk Bayi: Dengan Batasan Secukupnya

Jogja | Selasa, 02 Agustus 2022 | 20:55 WIB

Jenis Makanan yang Mengandung Kadar MSG Tinggi

Jenis Makanan yang Mengandung Kadar MSG Tinggi

Poptren | Jum'at, 29 Juli 2022 | 05:15 WIB

4 Jenis Makanan yang Mengandung Tinggi Kadar MSG serta Bahayanya

4 Jenis Makanan yang Mengandung Tinggi Kadar MSG serta Bahayanya

Your Say | Kamis, 28 Juli 2022 | 19:51 WIB

Terkini

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:42 WIB

×