Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak
Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Ada banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk menstimulasi tumbuh kembang anak baik secara fisik (motorik), intelektual (kognitif), bahasa dan sosial emosi. Salah satunya ialah melalui eksperimen sains

Psikolog Anak dari Lembaga Terapan Psikologi UI, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, mengatakan eksperimen sains dapat membantu anak mengembangkan rasa ingin tahu, pemikiran kritis dan kemauan belajarnya. Selain itu, anak juga dapat belajar mengenai urutan, sistematisasi dan aturan.

"Ini penting bagi anak agar dapat menyampaikan urutan peristiwa, sebab-akibat dan memahami arahan orang tua dengan baik," jelas Vera dalam acara yang dihelat Einstein Science Project (ESP), Kamis (4/8/2022).

Eksperimen sains, lanjut dia juga memberi kesempatan untuk experiential learning dam discovery learning pada anak. Mereka juga dapat belajar secara langsung atau praktek dan menemukan hal-hal baru dalam eksperimen, sehingga menjadi aktivitas belajar yang menyenangkan.

Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Lebih lanjut Vera mengatakan, agar mendapatkan manfaat yang maksimal dari eksperimen sains, penting untuk memberikan eksperiemen yang variatif dengan tetap memastikan aktivitas itu interaktif bagi anak. 

Selain itu, perhatikan pula multi-aspek dimana satu aktivitas dapat memberikan stimulasi pada lebih dari satu aspek sensoris. Aktivitas sains juga harus sesuai tahapan usia perkembangan anak.

"Misalnya saat bersamaan anak mengamati, mendengar dan menyentuh saat melakukan eksperimen serta memicu experiential learning/hands-on," tambah dia.

Untuk membiasakan anak mencoba berbagai hal baru dalam dunia sains, Einstein Science Project (ESP) hadir dengan harapan dapat menginspirasi anak-anak sejak dini agar mencintai ilmu sains dengan cara yang menyenangkan.

Founder dan Director Einstein Science Project, Sarah Hutauruk, MBA, mengatakan sebagai penyedia pengalaman eksperimen science interaktif dan menyenangkan, kegiatan ini diperuntukkan bagi anak usia 3 -12 tahun, serta aktivitasnya pun disesuaikan dengan tahapan usia perkembangan anak. 

baca juga

"Oleh karena itu, kami memiliki menyediakan berbagai macam eksperimen sains yang kami rekomendasikan sesuai dengan usia atai level kelas anak. Harapan kami, ESP dapat menjadi learning partner bagi anak dan orang tua," ujar dia.

Manager Operasional Einstein Science Project – Ni Nengah Kristanti, M.I.P mengatakan, area eksperimen ESP terdiri dari Sensory Corner yaitu area bermain dan eksplolasi sensori untuk anak yang berada di lantai 2.  

Area terdiri dari meja sensori berisi mainan edukasi berupa pasir kinetic, busy board, magic straw dan lego. Messy Play and Chemical Experiment yaitu area mencoba eksperimen-eksperimen bertema chemical. 

Meja belajar yaitu area kelas untuk melakukan eksperimen hands-on serta mecoba berbagai peralatan lab sains seperti mikroskop dan kelengkapannya. Anak-anak dari usia 3-12 tahun direkomendasikan untuk mencoba seluruh peralatan di lab sains ESP, tentu dengan bimbingan dari tim fasilitator Lab ESP. 

“Durasi kelas untuk 1 eksperimen adalah 60 menit dan 2 eksperimen membutuhkan waktu 90 menit. Anak-anak dapat memilih aktivitasnya sesuai dengan usia dan waktu yang mereka inginkan," pungkasnya.

ESP juga memberikan beragam program untuk orang tua dan anak, antara lain Enrichment Program, Private Class atau Private Event, serta program untuk sekolah seperti Science Day, Ekstra/intra-kurikuler dan Field Trip. 

"Dengan mengikuti berbagai pilihan eksperimen, anak-anak diharapkan dapat terstimulasi secara lengkap,” tutup Ni Nengah Kristanti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Orang Tua Menghabiskan Waktu dengan Anak, Ini Kata Psikolog

Pentingnya Orang Tua Menghabiskan Waktu dengan Anak, Ini Kata Psikolog

Mamagini | Jum'at, 29 Juli 2022 | 23:45 WIB

Pentingnya Kebersamaan Orang Tua dan Anak

Pentingnya Kebersamaan Orang Tua dan Anak

Purwokerto | Rabu, 27 Juli 2022 | 18:49 WIB

Sensory Play dan Stimulus Sosial di Masa Golden Age Perlu Jadi Perhatian Orang Tua

Sensory Play dan Stimulus Sosial di Masa Golden Age Perlu Jadi Perhatian Orang Tua

Jogja | Senin, 25 Juli 2022 | 15:04 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×