Sebelum Meninggal Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev, Disebut Sakit Ginjal Hingga Harus Cuci Darah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 31 Agustus 2022 | 14:30 WIB
Sebelum Meninggal Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev, Disebut Sakit Ginjal Hingga Harus Cuci Darah
Mikhail Gorbachev (Pixabay.com)

Suara.com - Dunia berduka dengan kabar meninggalnya Presiden Uni Soviet yang pertama dan terakhir, Mikhail Gorbachev meninggal setelah menderita penyakit kronis yang menahun, yang disebut karena sakit ginjal bahkan hingga cuci darah.

Negarawan yang berhasil mengakhiri perang dingin dengan damai itu meninggal pada usia 91 tahun di Rumah Sakit Moskow, Rusia.

Meski belum dirilis secara resmi penyebab kematian mantan sekretaris jenderal Partai Komunis Soviet itu, namun beberapa waktu lalu laporan Telegram Mash Rusia menyebut Gorbachev menderita penyakit ginjal serius.

Bahkan, mengutip New Castle Herald, Rabu (31/8/2022) menyebutkan kondisi sakit ginjal Gorbachev cukup kronik, karena ia harus menjalani cuci darah atau dialis. Meski sayangnya kabar ini belum dikonfirmasi.

Ilustrasi diabetes (Pixabay.com/Tumisu)
Ilustrasi diabetes (Pixabay.com/Tumisu)

Namun berdasarkan film dokumenter Gorbachev, yang saat itu ia berusia 87 tahun juga sedang menderita sakit diabetes.

Sementara itu, mengutip Hello Sehat prosedur cuci darah atau dialis umumnya dilakukan jika ginjal pada tubuh seseorang sudah tidak bisa menyaring darah dari racun. Ini berarti kondisinya sudah mengarah pada gagal ginjal.

Tidak hanya itu, jika pasien sudah harus menjalani cuci darah berarti tubuhnya sudah tidak bisa lagi mengontrol jumlah air, kadar garam, dan kalsium dalam darah.

Alhasil, zat-zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan akan tetap tinggal di dalam tubuh dan membahayakan kondisi penderita. Pada tahap ini, ginjal hanya bekerja sekitar 10 persen dari seharusnya.

Mirisnya, prosedur cuci darah harus dilakukan seumur hidup, agar tubuh bisa bekerja normal. Prosedur bisa dihentikan apabila orang tersebut sudah menjalani transplantasi ginjal.

baca juga

Umumnya ada dua jenis dialisis yang paling sering dilakukan, yaitu hemodialisis, darah akan diedarkan melalui mesin untuk dibersihkan.

Lalu kedua dialisis peritoneal, yakni cuci darah yang dibantu dengan membran peritoneal di perut untuk menyaring darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenang Mikhail Gorbachev, Pemimpin Terakhir Uni Soviet Wafat pada Usia 91 Tahun

Mengenang Mikhail Gorbachev, Pemimpin Terakhir Uni Soviet Wafat pada Usia 91 Tahun

Your Say | Rabu, 31 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Belajar dari Mikhail Gorbachev, Ini Makanan Terbaik untuk Penyakit Ginjal dan Diabetes!

Belajar dari Mikhail Gorbachev, Ini Makanan Terbaik untuk Penyakit Ginjal dan Diabetes!

Health | Rabu, 31 Agustus 2022 | 12:30 WIB

Mikhail Gorbachev Pernah Idap Penyakit Ginjal dan Diabetes, Ternyata Keduanya Berkaitan!

Mikhail Gorbachev Pernah Idap Penyakit Ginjal dan Diabetes, Ternyata Keduanya Berkaitan!

Health | Rabu, 31 Agustus 2022 | 11:42 WIB

Terkini

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

Dibuntuti dari Bank, Uang Rp 1,3 Miliar di Mobil WNA Dirampok di Cikampek

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:50 WIB

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

BEI Resmi Cabut 4 Kriteria 'Menjebak' di Papan Pemantauan Khusus, Apa Saja?

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:46 WIB

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Siap Tempuh Jalur Banding, Manchester City Lawan Vonis FFP Premier League

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:44 WIB

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

KAWAT Indonesia Anggap Penetapan Tersangka Masinis KA Argo Bromo Prematur

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:41 WIB

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

×