Kenapa Kentut Tak Berbunyi Lebih Bau Dibanding yang Berbunyi? Ini Penjelasan Ahli

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 05 Oktober 2022 | 13:20 WIB
Kenapa Kentut Tak Berbunyi Lebih Bau Dibanding yang Berbunyi? Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi bau kentut (Shutterstock).

Suara.com - Kita mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa kentut memiliki bau yang tidak sedap? Namun sebenarnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa kentut bisa berbau tidak sedap.

Dilansir Says, diantaranya disebabkan oleh makanan berserat tinggi, obat-obatan, sembelit, pembentukan bakteri dan lain-lain. Nah, baru-baru ini, di Twitter, terdapat perdebatan mengapa kentut yang tidak bersuara seringkali lebih bau dari kentut yang bersuara.

Untuk menjelaskannya seorang dokter lewat akun Twitternya pun memberikan penjelasan ilmiah terkait hal tersebut, berusaha menjawab hal yang sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen.

Ilustrasi kentut (Elements Envato)
Ilustrasi kentut (Elements Envato)

Lewat kicauan tweet yang diunggah dokter @khairul_hafidz di Twitter, perbedaan jumlah gas yang dikeluarkan saat kentut bisa menjadi faktor produksi suara saat kita 'buang angin'. 

"Kentut yang keras jarang berbau. Karena kentut (ini) banyak mengandung gas dan tidak berbau seperti N, O2, H, CO2, & metana,” jelasnya. 

Sebaliknya, kata dia, kentut tanpa suara biasanya lebih bau. Karena jumlah gasnya rendah dan mengandung gas hidrogen sulfida (pencernaan belerang).

"Contoh makanan tinggi kandungan sulfur:

  1.  Ayam, telur, ikan, dan daging.
  2.  Kacang-kacangan dan biji-bijian.
  3. Berbagai jenis bawang.
  4. Sayuran cruciferous: kobis, brokoli, cauliflower, lobak.
  5. Gandum," jelas dia lagi.

Meski tak nyaman saat tercium, namun ia menekankan jika tidak ada efek samping buruk denhan kentut yang bau. Hal ini cukup normal secara fisiologis, bahkan disebut sehat. 

"Sulfur yang cukup penting untuk pengaturan fungsi tubuh," kata dia lagi. 

Lantas, bagaimana kentut (perut kembung) bisa terjadi? Ini, kata dia adalah pelepasan gas usus, yang terbentuk sebagai hasil dari pencernaan makanan.

"Gas dapat ditemukan di seluruh saluran pencernaan, termasuk lambung, usus kecil, usus besar, & rektum. Ketika ada banyak gas, itu perlu dikeluarkan dari usus," jelasnya.

Penjelasan tersebut pun sempat menarik perhatian banyak orang. Sebuah survei di bagian balasan menemukan bahwa rata-rata netizen juga berbagi pengalaman dan lelucon setelah mendapatkan informasi dan pengetahuan dari cuitan tersebut. 

Pada saat artikel ini ditulis, cuitan tersebut telah mengumpulkan 12 ribu retweet, 965 qoute tweet, dan 15,6 ribu tanda suka di Twitter.

"Apakah itu berarti jika kita kentut di depan api, kentutnya bisa menyambar?," tanya seorang netizen polos.

"Betulkah dok, kentut orang perempuan, bisa membunuh seekor tikus dewasa?," tambah yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara agar Ceker Ayam Tak Berbau Amis, Mudah dan Cepat

7 Cara agar Ceker Ayam Tak Berbau Amis, Mudah dan Cepat

Lifestyle | Selasa, 04 Oktober 2022 | 13:32 WIB

Hal yang Jangan Dilakukan dalam Mengaji, Ustadz Abdul Somad : Jauh dari Bau Surga

Hal yang Jangan Dilakukan dalam Mengaji, Ustadz Abdul Somad : Jauh dari Bau Surga

| Senin, 03 Oktober 2022 | 17:00 WIB

Tips Sehat dr.Zaidul Akbar, Khasiat Minum Air Rebusan Daun Jeruk Purut Satu Diantaranya Atasi Bau Mulut

Tips Sehat dr.Zaidul Akbar, Khasiat Minum Air Rebusan Daun Jeruk Purut Satu Diantaranya Atasi Bau Mulut

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB