Apa Itu Bamboo Salt? Garam Korea yang Kaya Manfaat

Rima Sekarani Imamun Nissa

Senin, 10 Oktober 2022 | 15:24 WIB
Apa Itu Bamboo Salt? Garam Korea yang Kaya Manfaat
Ilustrasi bamboo salt atau garam bambu (Pexels/monicore)

Suara.com - Garam merupakan salah satu bumbu yang selalu ada di dapur. Rasanya yang asin hampir selalu ada di setiap masakan. Namun, pernahkah kamu mendengar bamboo salt atau garam bambu?

Sesuai namanya, garam ini dibuat lewat pengolahan garam air laut dengan bumbu. Warnanya pun hitam hasil dari panggangan dan rasanya sedikit lebih pait. Namun di balik itu, bamboo salt memiliki bermacam khasiat untuk kesehatan dan harganya pun cukup mahal.

Apa itu bamboo salt?

Dilansir dari laman Bamboo Import, bamboo salt adalah jenis garam dari Korea yang sudah digunakan sejak ratusan tahun lalu. Di negara asalnya, garam ini disebut dengan jugyeom. Garam bambu tercipta dari pemikiran biksu Budha di Korea saat mencari cara cepat mengeringkan garam laut.

Ilustrasi bamboo salt atau garam bambu (Envato Elements)
Ilustrasi bamboo salt atau garam bambu (Envato Elements)

Cara membuat bamboo salt

Garam bambu dibuat dengan memanggang garam laut dengan suhu hingga 1700 derajat celcius di dalam batang bambu yang berumur setidaknya tiga tahun. Kayu yang digunakan untuk memanggang bamboo salt umumnya berasal dari pohon pinus dan dilakukan selama 12-14 jam.

Proses pemanggangan ini bisa berlangsung hingga sembilan kali sampai garam benar-benar mengkristal hingga berubah warna menjadi coklat gelap. Proses pembuatan bamboo salt memakan waktu kurang lebih 4-45 hari.

Meski terbentuk dalam kristalan besar, umumnya garam bambu akan dijual dalam bentuk serbuk kasar karena telah dihancurkan terlebih dahulu.

Manfaat bamboo salt untuk kesehatan

baca juga

Menurut laman Times of India, bamboo salt telah sejak lama dipercaya dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja saluran pencernaan hingga perawatan kulit berkat sifat anti inflamasinya.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bamboo salt memiliki komposisi padat mineral dan kaya akan zat besi, kalium, hingga kalsium yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Manfaatnya bagi kesehatan inilah yang membuat garam bambu dijual dengan harga mahal, bahkan hingga mencapai 100 dolar untuk 250 gram saja.

Selain untuk kesehatan, bamboo salt juga tetap bisa digunakan sebagai bumbu makanan. Namun, tidak semua garam bambu cocok digunakan sebagai bumbu. Hanya yang melalui pemanggangan 1-2 kali. Pasalnya, semakin sering dipanggang, semakin pahit pula rasanya.

Demikian informasi mengenai bamboo salt asal Korea. Di Korea, bamboo salt kerap ditambahkan saat membuat sup, semur, steak, hingga kuah kaldu.

Garam jenis ini mungkin jarang ditemukan di pasar tradisional. Jadi, jika berniat mencobanya, carilah di e-commerce dan pilihlah dari penjual terpercaya.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Ginkgo Biloba, Tak Cuma untuk Kesehatan Otak

5 Manfaat Ginkgo Biloba, Tak Cuma untuk Kesehatan Otak

Lifestyle | Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:30 WIB

Punya Banyak Manfaat untuk Kulit, The Body Shop Luncurkan Produk dengan Ekstrak Bunga Edelweiss

Punya Banyak Manfaat untuk Kulit, The Body Shop Luncurkan Produk dengan Ekstrak Bunga Edelweiss

Jogja | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:21 WIB

4 Manfaat Serum Vitamin C untuk Kulit Berjerawat, Yuk Masukkan dalam Skincare Routine

4 Manfaat Serum Vitamin C untuk Kulit Berjerawat, Yuk Masukkan dalam Skincare Routine

Lifestyle | Minggu, 09 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×