Fakta-fakta Covid Subvarian XBB, Waspada Sudah Terdeteksi di Indonesia

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:33 WIB
Fakta-fakta Covid Subvarian XBB, Waspada Sudah Terdeteksi di Indonesia
Ilustrasi Covid-19 (Pexels.com/Edward Jenner)

Suara.com - Covid-19 subvarian Omicron XBB sudah merebak di beberapa negara termasuk Singapura dan Indonesia. Disebut-sebut subvarian ini sebagai biang kerok lonjakan angka kasus Covid-19. 

Ada kekhawatiran subvarian XBB dapat menyebabkan penyakit lebih serius, bahkan meningkatkan risiko kematian. Simak fakta-fakta Covid subvarian XBB berikut ini.

1. Sudah Masuk Indonesia

Menteri Kesehatan Indonesia, Budi Gunadi Sadikin telah mengonfirmasi terdeteksinya virus omicron XBB di Indonesia. Namun Budi Gunadi menyebut angka kasus Covid-19 di Tanah Air masih lebih rendah yakni kisaran 2.000 kasus per hari (semua varian).

"Ada varian baru namanya XBB, varian ini sudah masuk ke Indonesia, kita amati terus. Mudah-mudahan di Januari-Februari kita bisa menghadapi potensi kenaikan dengan baik seperti Juli-Agustus ini, sehingga Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang 12 bulan berturut-turut tidak terlihat ada lonjakan," kata Budi Gunadi Sadikin secara virtual pada Jumat (21/10/2022).

2. Bukan Varian Singapura

Varian XBB yang dikenal sebagai BA.2.10 adalah subvarian Omicron yang telah terdeteksi di beberapa negara seperti Australia, Bangladesh, Denmark, India, Jepang, dan Amerika Serikat sejak Agustus.

Menyadur Today Online, Dr Sebastian Maurer-Stroh, direktur eksekutif di Institut Bioinformatika A*STAR, mengatakan bahwa ini bukan varian Singapura. Ia menjelaskan bahwa kemunculan pertama varian XBB sudah ada di negara lain, beberapa minggu sebelum kasus pertama di Singapura. 

3. Kasus XBB di Singapura

Singapura menjadi negara terdekat Indonesia yang melaporkan kenaikan kasus Covid-19 karena varian XBB. Budi Gunadi pun menyorot kenaikan kasus Covid-19 di Singapura yang mencapai angka 6.000 kasus per hari. 

"Singapura kasusnya naik lagi ke 6.000 per hari, padahal penduduk singapura 5 juta penduduk kita 270 juta," kata Budi Gunadi. Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung menyatakan infeksi XBB kemungkinan akan memuncak sekitar pertengahan November. 

4. Ada Kemungkinan Singapura Kembali Wajibkan Masker

Kementerian Kesehatan Singapura sedang memantau situasi XBB dengan cermat. Hal ini berarti pemerintah Singapura tidak mengesampingkan penerapan kembali protokol kesehatan, seperti pemakaian masker. Namun mereka akan mencoba "yang terbaik" untuk tidak mengganggu kehidupan normal.

5. Tak Menyebabkan Peningkatan Kematian Signifikan

Kementerian Kesehatan Singapura membantah desas-desus bahwa Singapura mengalami peningkatan yang signifikan dalam kasus dan kematian COVID-19 yang parah karena jenis XBB. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subvarian Baru Omicron XBB Merebak di Singapura, Menkes: Indonesia Bersiap Hadapi Kenaikan Kasus di 2023

Subvarian Baru Omicron XBB Merebak di Singapura, Menkes: Indonesia Bersiap Hadapi Kenaikan Kasus di 2023

Riau | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Update COVID-19 Jakarta 21 Oktober: Positif 773 dan Sembuh 751 Orang

Update COVID-19 Jakarta 21 Oktober: Positif 773 dan Sembuh 751 Orang

Jakarta | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 22:03 WIB

Subvarian Baru Virus Covid Sudah Masuk ke Indonesia, Namanya XBB

Subvarian Baru Virus Covid Sudah Masuk ke Indonesia, Namanya XBB

| Jum'at, 21 Oktober 2022 | 21:48 WIB

Stok Vaksin Covid-19 Terbatas, Bagaimana Caranya Dapat Vaksin Booster Jika Ingin ke Luar Negeri?

Stok Vaksin Covid-19 Terbatas, Bagaimana Caranya Dapat Vaksin Booster Jika Ingin ke Luar Negeri?

Health | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 21:45 WIB

Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Tambah 64 Orang, Samarinda Masuk Zona Merah

Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Tambah 64 Orang, Samarinda Masuk Zona Merah

Kaltim | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB