Sudah Teruji Secara Ilmiah, Ini Ramuan Herbal yang Bisa Bantu Redakan Batuk Pilek Pada Anak Tanpa Minum Obat

M. Reza Sulaiman | Fajar Ramadhan | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:16 WIB
Sudah Teruji Secara Ilmiah, Ini Ramuan Herbal yang Bisa Bantu Redakan Batuk Pilek Pada Anak Tanpa Minum Obat
Ilustrasi Ramuan Herbal untuk redakan batuk pilek. (shutterstock)

Suara.com - Orangtua tak perlu lagi bingung. Anak batuk pilek kini bisa diredakan dengan dua ramuan herbal yang sudah teruji manfaat dan khasiatnya secara ilmiah loh!

Ditariknya sejumlah obat sirup dari peredaran karena gangguan ginjal akut misterius membuat para orang tua menjadi bingung jika anaknya mengalami sakit, terutama demam, batuk, dan pilek.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan untuk memberikan obat tablet, pil, maupun kapsul kepada anak-anak sementara. Namun, tidak bisa dipungkiri jika anak-anak sulit untuk mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Menanggapi masalah tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand) dr. Inggrid Tania, M. Si. mengatakan, orang tua dapat melakukan berbagai perawatan untuk membantu meredakan sakit anak tanpa obat.

Ilustrasi anak sakit batuk pilek. (Elements Envato)
Ilustrasi anak sakit batuk pilek. (Elements Envato)

“Prinsp penatalaksanaan anak yang mengalami demam batuk pilek adalah seminimal mungkin dalam pemberian obat-obatan. Orang tua bisa mengutamakan pemberian cairan yang cukup, nutrisi bergizi seimbang, istirahat yang cukup, kompres air hangat, dan pakaian yang tipis,” ucap Dokter Inggrid dalam webinar kesehatan, Minggu (30/10/2022).

Sementara itu, terkait ramuan herbal sendiri, Dokter Inggrid merekomendasikan dua ramuan herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi demam batuk pilek anak usia 1-12 tahun. Dua ramuan herbal tersebut di antaranya:

1. Sirup Madu Bawang Jahe (dosis 3 kali 5 ml sehari, sebelum atau sesudah makan)

Bahan-bahan:

  • 30 ml madu murni
  • 1 siung bawang merah dicincang halus
  • 1 siung bawang putih dicincang halus
  • 10 gram jahe segar dicincang halus
  • 1/2 buah jeruk nipis, diperas

Cara membuat:

  1. Masukkan cincangan bawang merah, bawang putih, dan jahe ke dalam botol yang berisi madu.
  2. Setelah itu, masukan perasan jeruk nipis.
  3. Tutup botol lalu kocok campuran tersebut.
  4. Diamkan dalam suhu kamar selama 8 jam sehingga yang didapatkan serius dengan konsistensi encer.
  5. aring dan tuang ke dalam botol obat yang bersih dan kering.
  6. Konsumsi dengan takaran 1 sendok teh (5 ml) sekali minum.

Untuk penyimpanan dapat diletakkan didalam kulkas. Usahakan untuk menghabiskan dalam waktu 2-3 hari.

2. Susu kunyit (dosis 3 kali sehari, sebelum atau sesudah makan)

Bahan-bahan

  • 1/8 atau 1/4 sendok teh kunyit bubuk (utamakan kunyit bubuk organik)
  • ASI atau susu formula dengan volume yang biasa dikonsumsi

Cara membuat:

  1. Siapkan ASI atau susu formula hangat ke dalam gelas.
  2. Masukkan kunyit bubuk, lalu aduk sampai merata
  3. Setelah rata, susu kunyit tersebut dapat dikonsumsi secara rutin.

Dokter Inggrid menuturkan, kedua ramuan di atas tetap dapat dikonsumsi pada anak yang tidak sakit. Hal tersebut akan membantu menjaga kesehatan dan memelihara daya tahan tubuh anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah

Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:04 WIB

5 Minuman Herbal yang Bikin Tubuh Tetap Fit saat Mudik

5 Minuman Herbal yang Bikin Tubuh Tetap Fit saat Mudik

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:10 WIB

Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter

Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2026 | 15:00 WIB

Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta

Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:59 WIB

Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol

Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol

Health | Senin, 09 Februari 2026 | 15:00 WIB

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:05 WIB

5 Sampo Herbal untuk Menebalkan Rambut Tipis Tanpa Transplantasi

5 Sampo Herbal untuk Menebalkan Rambut Tipis Tanpa Transplantasi

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:53 WIB

Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas

Bukan Sekadar Pahit, Ini Kandungan Nutrisi Pare yang Ampuh Tangkal Radikal Bebas

Your Say | Selasa, 13 Januari 2026 | 14:05 WIB

5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan

5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB