Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Achmad Fauzi

Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB
Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah
Ilustrasi Tanaman Herbal. (Google AI Studio)
baca 10 detik
  • Indonesia memanfaatkan kekayaan biodiversitas melalui riset dan hilirisasi untuk membangun industri obat modern alami berstandar global.
  • Direktur PT Dexa Medica, Raymond R Tjandrawinata, mendorong integrasi obat herbal ke dalam sistem layanan kesehatan formal nasional.
  • Dexa Group berhasil mengekspor fitofarmaka berstandar internasional ke berbagai negara untuk meningkatkan nilai tambah produk herbal Indonesia.

Suara.com - Industri herbal Indonesia mulai naik kelas dengan mengandalkan riset dan hilirisasi. Dengan kekayaan biodiversitas terbesar kedua di dunia setelah Brasil, Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk keluar dari ketergantungan sebagai pemasok bahan baku semata.

Pasalnya, pasar herbal medicine global diproyeksikan terus tumbuh hingga mencapai USD 600 miliar pada 2030. Momentum ini dinilai menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk membangun industri obat modern alami berstandar global.

Business Development and Scientific Affairs Director PT Dexa Medica, Raymond R Tjandrawinata mengatakan, keberhasilan China dan India membangun industri herbal modern tidak hanya ditopang kekayaan alam, tetapi juga integrasi sistem kesehatan dan penguatan riset.

"Indonesia memiliki biodiversitas terbesar kedua di dunia. Langkah selanjutnya adalah membangun sistem kesehatan yang mengintegrasikan obat berbasis biodiversitas alam ke dalam layanan kesehatan formal, sebagaimana China dan India telah membuktikannya," ujar Raymond di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ilustrasi Obat Herbal (ugm.ac.id)
Ilustrasi Obat Herbal (ugm.ac.id)

Ia menjelaskan, China berhasil membawa Traditional Chinese Medicine (TCM) menjadi bagian integral sistem rumah sakit nasional hingga diterima sebagai global herbal drug. Sementara India membangun ekosistem Ayurveda melalui rumah sakit, riset, dan uji klinis berskala nasional.

Menurut Raymond, Indonesia sebenarnya memiliki fondasi yang sama kuatnya dengan lebih dari 30.000 spesies tanaman obat yang tersebar di berbagai wilayah.

Melalui Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS), Dexa Group mengembangkan Obat Modern Alami Integratif (OMAI) berbasis evidence-based medicine. Pengembangan dilakukan melalui riset, standardisasi bahan alam, hingga uji klinis untuk memastikan efikasi dan keamanan produk.

"Kami sudah mengekspor fitofarmaka Indonesia ke beberapa negara seperti Filipina dan Kamboja. Tenaga medis di sana menggunakan dan merekomendasikan produk Indonesia karena standar internasional, efikasi, dan safety-nya sudah terbukti," jelas Raymond.

Tak hanya untuk terapi promotif dan preventif, Dexa juga mulai mengembangkan terapi kuratif berbasis bahan alam. Beberapa di antaranya meliputi imunomodulator untuk penguatan sistem imun, terapi herbal untuk perempuan dengan polycystic ovarian syndrome (PCOS), hingga terapi pendukung pemulihan stroke.

baca juga

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya hilirisasi industri herbal nasional agar Indonesia tidak lagi hanya dikenal sebagai pemasok bahan mentah tanaman obat, melainkan produsen obat modern alami dengan nilai tambah tinggi.

"China dikenal karena TCM. India dikenal karena Ayurveda. Harapannya, dunia mengenal Indonesia karena kemampuan kita mengubah biodiversitas menjadi obat modern yang diterima secara global," pungkas Raymond.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Terkini

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

Geram Ada Yayasan Minta Setoran Tanpa Kerja, BGN Buka Opsi Ganti Mitra SPPG

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Sabun Batang vs Sabun Cair, Mana yang Lebih Sehat untuk Kulit?

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:36 WIB

5 Cara Pakai Make Over Lip Glazed agar Tidak Lengket di Bibir, Efek Glossy Awet Seharian

5 Cara Pakai Make Over Lip Glazed agar Tidak Lengket di Bibir, Efek Glossy Awet Seharian

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:27 WIB

Nonton Konser DMASIV Makin Gampang Berkat BRImo, Catat Jadwal Tur Resminya

Nonton Konser DMASIV Makin Gampang Berkat BRImo, Catat Jadwal Tur Resminya

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Gempa M 6,1 Guncang NTT Minggu Pagi, Begini Kondisi Terkini di Lapangan

Gempa M 6,1 Guncang NTT Minggu Pagi, Begini Kondisi Terkini di Lapangan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Cara Cek NIK Dapat BSU Kemnaker 2026 atau Tidak, Ini Link Resminya

Cara Cek NIK Dapat BSU Kemnaker 2026 atau Tidak, Ini Link Resminya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:13 WIB

×