Masih Takut Beri Parasetamol Sirup Untuk Anak? Obat Puyer Bisa Jadi Solusi, Tapi Jangan Gerus Sendiri!

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 08 November 2022 | 11:45 WIB
Masih Takut Beri Parasetamol Sirup Untuk Anak? Obat Puyer Bisa Jadi Solusi, Tapi Jangan Gerus Sendiri!
Daftar Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi Menurut BPOM (MPR News)

Suara.com - Beberapa obat parasetamol sirup untuk anak telah diizinkan kembali digunakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) karena dipastikan tidak tercemar zat kimia etilen glikol. Meski begitu, bila orang tua masih ragu berikan obat sirup kepada anak, paracetamol dalam bentuk puyer bisa jadi pilihan.

Tetapi, orang tua jangan coba buat racikan obat puyer sendiri. Ahli Farmasi Universitas Gadjah Mada prof. Zullies Ikawati, Apt., menjelaskan bahwa dosis obat puyer parasetamol untuk anak berbeda-beda, tergantung berat badan.

Prof. Zullies mengingatkan, sebaiknya tidak memotong dan menggerus sendiri obat parasetamol tablet 500mg untuk anak. Sebab, rentan dosis yang diberikan tidak tepat. 

"Memang paracetamol adalah obat bebas terbatas, jadi emak-emak boleh membeli dengan resep. Tetapi saya sarankan untuk membeli di apotek dan nanti bisa minta tolong dibikinkan kesediaan dalam bentuk puyer. Kemudian minta untuk setiap puyer berisi 100mg," jelas prof Zullies dikutip dari videonya di Instagram, Selasa (8/11/2022). 

Takaran 100mg biasanya menjadi dosis umum bagi anak-anak. Meski begitu, prof Zullies menambahkan bahwa dosis tiap anak bisa berbeda-beda karena harus disesuaikan dengan berat badan, bukan usia. 

"Kadang-kadang kalau umur tidak selalu persis. Ada anak yang umurnya sama, tapi berat badannya berbeda. Jadi kita lebih tepat kalau menggunakan berat badan, untuk paracetamol dosisnya 10 sampai 15 lmg per kilogram berat badaa. Artinya ketika anaknya berat 10 kilo, maka berarti bisa menggunakan sekali minum 100 sampai 150mg," jelasnya.

Anak yang sudah memiliki berat badam di atas 30kg, biasanya sudah boleh menggunakan dosis obat dewasa sebesar 500mg.

Obat puyer dengan dosis tersebut boleh diulang hingga 4 sampai 5 kali dalam sehari, tergantung dengan kondisi demam anak. Prof Zullies menyampaikan bahwa batas maksimal dosis parasetamol untuk anak sebesar 1000mg per hari. Sementara untuk dewasa bisa sampai 4 gram per hari.

Apabila demam sudah turun dan kondisinya membaik, tidak perlu lagi diberikan parasetamol.

baca juga

Guru besar UGM itu menyarankan, saat membeli parasetamol tablet untuk anak, sebaiknya beri tahu berat badan anak kepada apoteker. Nantinya, petugas akan membuat obat puyer sesuai dosis yang tepat untuk kebutuhan anak.

"Apotek pasti sudah pintar membuat puyer dalam bentuk sediaan. Dan biasanya dalam bentuk puyer sudah ada tambahan sedikit rasa misalnya pemanis untuk menghilangkan rasa pahit. Jadi kalau bapak, ibu geprek sendiri, saya khawatir dosisnya nggak tepat. Itu juga tidak mudah, jadi mungkin lebih baik dimintakan ke apotek untuk dibikinkan puyer," sarannya. 

Memang bisa jadi ada tambahan biaya untuk jasa membuat obat puyer tersebut. Tapi, menurut prof Zullies, hal tersebut lebih baik dilakukan.

"Kalau ada tambahan untuk membuat puyer itu tentu hal yang logis, itu lebih aman," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

Serang | Senin, 07 November 2022 | 19:34 WIB

Arahan Terakhir Kemenkes, Dinkes DKI Kembali Larang Peredaran Obat Sirup

Arahan Terakhir Kemenkes, Dinkes DKI Kembali Larang Peredaran Obat Sirup

Jakarta | Senin, 07 November 2022 | 18:38 WIB

Kemenkes Ungkap Tidak Ada Penambahan Kasus Gangguan Ginjal Akut Misterius, Efek Penarikan Obat Sirup?

Kemenkes Ungkap Tidak Ada Penambahan Kasus Gangguan Ginjal Akut Misterius, Efek Penarikan Obat Sirup?

Health | Senin, 07 November 2022 | 15:31 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×