Dokter Ungkap Covid-19 Sulit Diprediksi, Apa Alasannya?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Senin, 14 November 2022 | 18:55 WIB
Dokter Ungkap Covid-19 Sulit Diprediksi, Apa Alasannya?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Sudah dua tahun berlalu, pandemi Covid-19 hingga saat ini belum juga berakhir. Bahkan, dengan adanya vaksin Covid-19 nyatanya belum 100 persen membuat masyarakat aman dari penyakit satu ini.

Tidak hanya itu, faktor virus yang terus bermutasi juga membuat penyakit satu ini sulit untuk hilang. Apalagi, saat ini juga kasus Covid-19 kembali naik dengan masuknya varian terbaru yaitu XBB

Angka penularan virus Covid-19 varian XBB ini juga terbilang tinggi. Bahkan, angka kenaikan kasusnya dilaporkan mencapai lebih dari 4000 an kasus dalam satu hari.

Ilustrasi virus corona. [Antara]
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Patologi Klinik dr. Marina Ludong, Sp.PK mengatakan, alasan Covid-19 masih juga menghantui masyarakat karena virus dinilai pintar untuk bisa menyelamatkan diri dari berbagai kondisi.

Hal tersebut yang membuatnya terus bermutasi dengan adanya varian baru. Dokter Marina menuturkan, dengan adanya kemampuan bermutasi ini, pandemi Covid-19 akan sulit untuk diprediksi ke depannya.

“Prediksi ke depan kami tidak tahu, tapi itu adalah keahlian virus untuk escape dan bermutasi dengan melahirkan berbagai varian baru. Maka perlu langkah pencegahan untuk menekan virus Covid-19 kita eliminasi,” ungkap Dokter Marina saat diwawancarai di kawasan Gelora Bung Karno, Minggu (13/11/2022).

Lebih lanjut, Ia menyarankan, agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksinasi. Tidak hanya itu, dirinya berharap agar media-media bisa terus menyampaikan agar masyarakat tetap mematuhi prokes serta rajin berolahraga.

“(Pencegahannya) dengan melakukan prokes dan vaksinasi Covid-19. Saya berharap banyak dengan teman media selalu menyampaikan prokes, seperti saat ini kita (sedang olahraga di GBK) tetap membawa masker,” sambungnya.

Dokter Marina menegaskan, masyarakat tidak boleh menganggap Covid-19 hal sepele. Apalagi hingga saat ini Covid-19 masih menjadi tren penyakit yang terus diperhatikan masyarakat. Sementara itu, Covid-19 juga bisa memberikan dampak jangka panjang yang tidak bisa dipastikan.

baca juga

“Banyak sekali tren penyakit saat ini yang sekarang adalah Covid-19. Jadi jangan dianggap sepele karena Covid-19 merupakan patogen yang memengaruhi dalam bagian tubuh kita banyak sekali. Karena kita tidak bisa tahu (memastikan) dampak dari Covid-19 kepada tubuh kita, contohnya ada long Covid-19,” pungkas Dokter Marina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Liburan Murah di Akhir Tahun tanpa Harus ke Luar Kota

5 Tips Liburan Murah di Akhir Tahun tanpa Harus ke Luar Kota

Your Say | Senin, 14 November 2022 | 15:53 WIB

Kota Cirebon Kembali Aktifkan Layanan Isolasi di RS, Kasus Covid-19 Melonjak?

Kota Cirebon Kembali Aktifkan Layanan Isolasi di RS, Kasus Covid-19 Melonjak?

Jabar | Senin, 14 November 2022 | 14:51 WIB

SE Gubernur Bali Tentang Pembatasan Aktifitas Selama G20 Tuai Kritik Pedas

SE Gubernur Bali Tentang Pembatasan Aktifitas Selama G20 Tuai Kritik Pedas

Denpasar | Senin, 14 November 2022 | 12:41 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×