Rayyanza Ketagihan Saat Nyobain Mi Instan Milik Rafathar, Nagita Slavina Tegas Melarang: Apa Sih Bahayanya Untuk Balita?

Dinda Rachmawati

Jum'at, 26 Mei 2023 | 16:10 WIB
Rayyanza Ketagihan Saat Nyobain Mi Instan Milik Rafathar, Nagita Slavina Tegas Melarang: Apa Sih Bahayanya Untuk Balita?
Nagita Slavina bersama Rayyanza alias Cipung. [Instagram]

Suara.com - Mi instan memang tidak disarankan untuk balita. Karenanya, saat mengetahui putra bungsunya Rayyanza Malik Ahmad mencicipi hidangan tersebut, Nagita Slavina pun dengan tegas melarang hal tersebut.

Hal ini terlihat dalam potongan video yang diunggah akun TikTok @rayyanzatv. Dalam video tersebut, Rayyanza yang akrab disapa Cipung ini terlihat meminta hidangan mi instan yang sedang dinikmati sang kakak Rafathar

Meski wanita dalam video sudah melarangnya, namun Rafathar terdengar ingin memberi sang adik suapan mi instan tersebut. Akhirnya, Rayyanza Cipung pun terlihat mencicipi sepotong mi instan yang dimasak dengan telur itu.

"Tuh dikit kasih A'," ujar si wanita dalam video.

"Hmm enak," ungkapnya lagi saat Rayyanza akhirnya mencicipi mi instan Rafathar. 

Mendengar hal tersebut, Nagita Slavina tampak terkejut. Ia bertanya apa yang sedang dimakan putra sulungnya tersebut. Saat tahu hidangan itu adalah mi instan, istri Raffi Ahmad itu langsung bertanya mengapa memberinya ke Rayyanza. 

"Kok dikasih?," tanya Gigi sapaan akrabnya.

"Sama Rafathar," ucap si wanita yang menggendong Rayyanza. 

Mendengar hal tersebut, Gigi pun mengatakan jika Rayyanza tak diperbolehkan menyantap mi instan, walau hanya mencicipinya.

baca juga

"Ga boleh makan itu adiknya aduh. Nggak boleh makan mi, nggak boleh mi yang itu," ungkap wanita 35 tahun itu.

"Cuma segini," jawab wanita yang bersama Rafathar dan Rayyanza.

"Nanti minta lagi," ucap Gigi ketus.

Mi instan memang tidak disarankan untuk balita, bahkan anak-anak yang lebih besar. Hal tersebut memiliki beberapa alasan, termasuk soal kandungan gizi di dalamnya.

Berikut ini alasan mie instan bukan pilihan yang sehat untuk anak-anak, seperti dilansir Halodoc

Mie adalah Makanan yang Sudah Diproses

Mie instan adalah makanan olahan tinggi yang sebagian besar terdiri dari tepung olahan (maida). Makanan semacam ini tidak mengandung vitamin dan mineral esensial apa pun dan karenanya tidak memiliki nilai gizi. Sehingga tidak heran jika banyak ahli gizi yang menyebut mie instan sebagai makanan kosong.

Mengandung Lemak Trans

Mie akan dikukus dan kemudian digoreng dalam minyak untuk memperpanjang umur simpannya. Hal ini menyebabkan lemak trans dari minyak menjadi bagian dari mie. Akibatnya, makanan ini menjadi penyebab kenaikan berat badan pada anak.

Ada Lapisan Lilin dalam Mie

Mie perlu terlihat menarik, dan untuk mencapainya maka ia akan dilapisi dengan lapisan lilin dalam proses pembuatannya. Lilin sangat berbahaya bagi anak-anak sebab diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada hati.

Mengandung Propylene Glycol

Mie instan tidak bisa mengering dan ia perlu mempertahankan kelembapan internal. Untuk itu mie ditambahkan dengan propilen glikol. Anak-anak berada pada risiko yang lebih tinggi dengan bahan kimia ini karena bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang pada jantung, hati, dan ginjal karena bisa menumpuk di dalamnya.

Mengandung MSG

MSG, seperti yang terkenal disingkat dan dilaporkan dalam berita, banyak digunakan dalam mie instan untuk meningkatkan rasa. Bahan kimia ini berbahaya bagi anak-anak maupun orang dewasa, karena diduga memengaruhi fungsi otak, namun kaitannya belum diketahui dengan pasti.

Mengandung Sodium Sebagai Pengawet

Mie mengandung garam dalam jumlah tinggi untuk diawetkan dalam jangka waktu lama. Sodium yakni jenis garam yang termasuk dalam bahan mie merupakan bahan yang bisa berbahaya karena bisa secara langsung mempengaruhi organ-organ vital. Zat ini juga dapat menyebabkan kerusakan ketika dikonsumsi secara berlebihan.

Mengandung Bahan Kimia Berbahaya Lainnya

Terlepas dari alasan yang disebutkan di atas, berbagai bahan kimia seperti peliat dan dioksin ada dalam bahan yang digunakan untuk mengemas mie. Bahan kimia ini bersifat karsinogenik dan tetap berada dalam mie meskipun kamu sudah memasaknya.

Seseorang mungkin berasumsi bahwa jumlah konsumsinya tidak tinggi atau mereka berhati-hati saat memasak, tetapi faktor-faktor tertentu yang dapat menyebabkan risiko kanker semakin tinggi jika seseorang terlalu sering mengonsumsinya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad Lelang Jet Pribadinya: Bisa COD? Ketemuan di Lampu Merah Pancoran!

Raffi Ahmad Lelang Jet Pribadinya: Bisa COD? Ketemuan di Lampu Merah Pancoran!

Manado | Jum'at, 26 Mei 2023 | 15:01 WIB

Raffi Ahmad-Nagita Slavina Jual Jet Pribadi, Intip Harganya

Raffi Ahmad-Nagita Slavina Jual Jet Pribadi, Intip Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2023 | 13:45 WIB

Bikin Postingan Jual Jet Pribadi, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad

Bikin Postingan Jual Jet Pribadi, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad

Entertainment | Jum'at, 26 Mei 2023 | 13:26 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×