Punya Peran Penting Cegah Stunting, Masyarakat Lebih Percaya Kadet Kesehatan Dibanding Dokter?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Jum'at, 23 Juni 2023 | 09:35 WIB
Punya Peran Penting Cegah Stunting, Masyarakat Lebih Percaya Kadet Kesehatan Dibanding Dokter?
Ilustrasi stunting (skalekar1992/Pixabay)

Suara.com - Masalah penyakit stunting hingga kini masih menjadi perhatian. Pasalnya, kondisi ini bisa mengancam generasi penerus bangsa.

Namun, banyak masyarakat yang masih acuh terhadap masalah ini. Bahkan, pada beberapa daerah, masyarakat justru tidak begitu mempercayai dokter.

Chief Operating Officer (COO) 1000 Days Fund, Dr Rindang Asmara, MPH, mengatakan, beberapa masyarakat di Indonesia justru lebih mempercayai para kader dibandingkan dokter. Hal ini karena kader dinilai lebih memahami masyarakat tersebut dibandingkan dokter.

Ilustrasi ciri-ciri anak stunting (Freepik/jcomp)
Ilustrasi ciri-ciri anak stunting (Freepik/jcomp)

“Di beberapa daerah biasanya dokternya itu penempatan. Mereka ngerti ilmunya, tetapi tidak dipercaya. Hal ini karena masyarakat lebih percaya pada kader yang dinilai lebih paham konteks atau hal-hal lokal dibandingkan dokter,” ucap Dr Rindang, dalam acara Journalist Class bersama 1000 Days Fund, Kamis (22/6/2023).

Dr Rindang menjelaskan, masyarakat menilai kader adalah sosok yang tinggal bersama dan lebih dekat. Hal ini membuat mereka lebih terbuka dibandingkan kepada dokter. Masyarakat anggap kader lebih mengerti kondisinya.

“Jadi itu pentingnya kader, dia tinggal di situ, dia mengerti konteks lokal, dia bahkan tetangga jadi sehari-hari mengerti kondisinya dia,” sambungnya.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri kalau kader memiliki pengetahuan yang terbatas. Bahkan, hanya sekitar 26 persen kader yang diketahui terlatih untuk bisa melakukan konseling pada masyarakat.

Oleh sebab itu, menurut Dr Rindang, pentingnya ada pelatihan bagi para kader untuk bisa memiliki skill pengetahuan sesuai standard kesehatan.

“Harusnya kader juga terstandarisasi ya, jadi 25 standar kader itu bagus dari pemerintah dan itu semua jalan, skill dan pengetahuan kader itu ada standarisasinya jadi punya kemampuan untuk memberikan konseling kepada masyarakat,” jelas Dr Rindang.

baca juga

Setuju dengan pernyataan Dr Rindang, Konsultan Kesehatan Masyarakat, Dr Samuel Josafat Olam, MPH., mengatakan saat ini memang banyak masyarakat yang lebih mempercayai kader. Untuk itu, penting para kader memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik.

“Banyak ibu yang minta dirujuk tapi malah enggak mau. Mereka lebih percaya pada kader dibandingkan dokter. Oleh sebab itu penting untuk invest kepada kader karena turun langsung ke masyarakat,” jelas Dr Samuel.

Dengan adanya pelatihan kemampuan para kader ini, akan membuatnya semakin dipercaya sekaligus bisa memberikan informasi secara baik. Hal ini juga membuat mereka berbeda dari masyarakat biasanya karena adanya kemampuan yang telah didapat.

“Penting ada standarisasi untuk para kader. Jadi ketika kita mendengar kader enggak lagi kayak ‘oh itu ibu-ibu yang ditunjuk pada waktu pertemuan PKK’, tapi itu seseorang yang ditunjuk,  dilatih, sehingga mereka ada pinnya lulus dari Dinkes, memiliki kemampuan untuk memberikan konseling kesehatan,” jelas Dr Rindang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Gizi Buruk, Germas Dinilai Sangat Efektif Atasi Stunting

Tekan Gizi Buruk, Germas Dinilai Sangat Efektif Atasi Stunting

Jawa Tengah | Rabu, 21 Juni 2023 | 12:45 WIB

Turunkan Angka Stunting, Bupati Purwakarta Lakukan Ini

Turunkan Angka Stunting, Bupati Purwakarta Lakukan Ini

Purwasuka | Selasa, 20 Juni 2023 | 14:29 WIB

Arzeti Bilbina: Stunting Masih Jadi PR Kita Bersama

Arzeti Bilbina: Stunting Masih Jadi PR Kita Bersama

DPR | Senin, 19 Juni 2023 | 10:40 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×