Benarkah Konsumsi Air Galon Dalam Kemasan Picu Diabetes Hingga Obesitas?

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 23 Juli 2023 | 07:46 WIB
Benarkah Konsumsi Air Galon Dalam Kemasan Picu Diabetes Hingga Obesitas?
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Suara.com - Mengonsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) secara fakta tidak bisa menyebabkan obesitas pada ibu hamil dan anak. Dokter spesialis anak, Diatrie Anindyajati menegaskan bahwa hal ini lantaran air kemasan tidak memiliki senyawa manis yang mengandung kalori.

"Nggak ada hubungan sama sekali sama obesitas sebenarnya karena air itu kan nggak ada kalori," kata Diatrie Anindyajati dalam keterangnanya baru-baru ini. 

Dia melanjutkan, hingga saat ini belum ada studi empiris satupun yang membuktikan bahwa air minum dalam galon guna ulang bisa menyebabkan obesitas pada anak. Dia menegaskan bahwa kegemukan disebabkan karena asupan kalori berlebih.

Ilustrasi galon. (Elements Envanto)
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Artinya, sambung dia, mengonsumsi air dalam galon guna ulang tidak berbahaya sama sekali alias aman karena sudah mendapatkan sertifikasi dari lembaga terkait, termasuk BPOM. Dia menjelaskan bahwa obesitas pada anak dan orang dewasa disebabkan makanan manis atau air berpemanis yang memang mengandung banyak kalori.

"Kalau kita bicara obesitas itu kan surplus kalori, nah air kan nggak ada kalorinya, (berpikir) secara logika saja dulu," kata Diatrie menekankan.

Dia menertawakan isu BPA yang disebut-sebut berpotensi menyebabkan berat badan berlebih. Menurutnya, isu tersebut lebih baik tidak perlu disebarkan ke masyarakat karena akan menyebabkan publik takut untuk meminum air.

"Kalau ada yang seperti itu nanti orang malah takut minum air putih, nanti malah lebih bahaya lagi," katanya.

Diatrie mengingatkan agar masyarakat dan orang tua, secara khusus, tetap menjaga asupan makanan secara seimbang. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu berolahraga guna agar tidak terjadi timbunan lemak atau kolesterol berlebih.

"Agar terhindar dari obesitas itu prinsipnya banyak (makanan) yang masuk maka harus banyak yang dikeluarkan," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Kukuh S. Achmad menegaskan keamanan AMDK guna ulang. Dia melanjutkan, galon sudah memenuhi semua persyaratan sebagai air layak minum yang bisa diperjualbelikan di masyarakat.

Dia mengatakan, logo SNI yang disematkan pada kemasan air galon ini menunjukkan bahwa air galon sudah melalui pemeriksaan (audit), baik dari sisi kesesuaian produk maupun konsistensinya, termasuk parameter yang melindungi konsumen dari bahaya akibat penggunaan produk tersebut.

"Jadi, karena sudah ber-SNI, bisa dipastikan bahwa air galon ini aman untuk dikonsumsi sebagai air minum," katanya.

Seperti diketahui, paparan senyawa BPA disebut-sebut memberikan dampak buruk bagi kesehatan, tidak hanya pada orang dewasa, tapi juga anak-anak dan remaja. Belakangan, isu terkait BPA diyakini digunakan oleh oknum tertentu untuk menjatuhkan pihak tertentu.

Pakar polimer dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin Zainal menyayangkan kampanye hitam terkait keamanan BPA dalam galon guna ulang. Dia mengatakan, padahal penggunaan BPA dalam AMDK itu sangat aman karena telah melewati beragam proses pembersihan hingga menjadi food grade alias aman dikonsumsi.

"Kenapa polikarbonat dipilih untuk botol galon? Karena memang //properties//-nya, baik itu mechanical properties, thermal properties, juga chemical properties itu unggul dibandingkan dari PET. Karena itu dia dipakai untuk galon daripada PET," katanya.

Dia menegaskan fakta bahwa galon PC sudah digunakan lebih dari 40 tahun dan tidak ada isu apakah orang meninggal, orang sakit, atau apa karena masalah tersebut. Dia menilai konyol apabila ada pihak-pihak tertentu yang mendorong pelabelan galon bebas BPA.

Dia menjelaskan, dari serangkaian tes yang dilakukan, BPA yang ada di dalam air akibat menggunakan galon PC itu rendah dari syarat penggunaan. Bahkan, ketika syarat tersebut diperketat oleh BPOM, penggunaan BPA dalam galon PC juga masih jauh dibawah ambang batas ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Pasien Obesitas dengan Berat Badan Lebih dari 200 Kilogram Meninggal di RSCM Akibat Gagal Napas

Lagi, Pasien Obesitas dengan Berat Badan Lebih dari 200 Kilogram Meninggal di RSCM Akibat Gagal Napas

Health | Jum'at, 21 Juli 2023 | 11:03 WIB

6 Penyebab Obesitas pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

6 Penyebab Obesitas pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu!

Your Say | Kamis, 13 Juli 2023 | 18:28 WIB

123 Juta Anak Indonesia Kena Obesitas, Ini Cara Orangtua Mencegahnya

123 Juta Anak Indonesia Kena Obesitas, Ini Cara Orangtua Mencegahnya

Health | Kamis, 13 Juli 2023 | 13:33 WIB

Terkini

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

×