Ratusan Warga di Karawang Kecanduan, Kenali Bahaya Obat Tramadol Bagi Tubuh

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 10:39 WIB
Ratusan Warga di Karawang Kecanduan, Kenali Bahaya Obat Tramadol Bagi Tubuh
Ilustrasi obat-obatan terlarang. [ANTARA]

Suara.com - Ratusan warga di Desa Mulyajana, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kecanduan obat-obatan terlarang. Salah satunya berjenis tramadol. Mereka yang mengonsumsi diketahui mulai dari anak-anak sekolah dasar (SD) hingga lanjut usia.

Kekinian, polisi sudah menangkap dua orang pengedar obat terlarang itu yang berinisial R dan B. Barang bukti berupa 3.500 butir obat pun telah disita. Lantas, apa bahaya Tramadol bagi kesehatan? Bagaimana bisa membuat orang-orang kecanduan?

Bahaya Tramadol

Tramadol bisa dikategorikan sebagai narkotika, karena obat ini termasuk dalam kelas obat agonis opioid. Tramadol biasanya diresepkan dokter sebagai analgesik atau pereda nyeri. Cara kerja obat ini untuk mengubah respons otak dalam merasakan sakit.

Perlu diketahui bahwa tubuh seseorang menghasilkan sejenis opioid yang dinamakan endorfin. Zat itu dibentuk oleh otak dan memiliki ikatan dengan reseptor. Bagian ini yang akan mengurangi sinyal rasa sakit yang dikirim tubuh ke otak.

Cara kerja obat tramadol terbilang mirip seperti endorfin. Meski begitu, penggunaannya tidak bisa sembarangan. Dokter sendiri biasanya akan meresepkan obat ini untuk pasien kanker, pasca operasi, patah tulang, atau pengidap nyeri saraf.

Obat ini tidak cocok dikonsumsi oleh semua orang, sehingga penggunaannya harus betul-betul di bawah pengawasan dokter. Meski dapat mengurangi rasa nyeri, jangan sembarangan meminumnya. Lebih baik pilih paracetamol atau ibuprofen.

Tramadol sendiri menjadi salah satu obat yang sering disalahgunakan. Para pemakai biasanya ingin merasakan sensasi teler seperti mabuk alkohol. Adapun tujuannya melakukan ini untuk menghilangkan rasa lelah dan nyeri di sekitar tubuh.

Tak hanya kecanduan, penggunaan tramadol juga bisa menyebabkan berbagai efek samping. Mulai dari mual, muntah, sembelit, sakit kepala, dan rasa kantuk. Buruknya lagi, ini dapat meningkatkan risiko penurunan fungsi otak bahkan hingga kematian.

baca juga

Orang yang kecanduan tramadol juga bisa berhenti. Namun, nantinya akan mengalami beberapa gejala putus obat. Mulai dari diare, berkeringat, sakit perut, mual, nyeri otot, gelisah, insomnia, dan tremor. Untuk itu, lebih baik menghindarinya sejak awal.

Apabila sudah terlanjur kecanduan, segera hubungi dokter atau mendaftar bantuan program rehabilitasi di rumah sakit. Hal ini bertujuan agar proses pemulihannya aman. Jangan pernah melakukannya seorang diri atau tanpa bantuan ahli.

Adapun selama masa pemulihan, pengidap kecanduan tramadol perlu mempersiapkan diri, jika nantinya terjadi sesuatu. Pertama, pastikan menjadikan rehabilitasi sebagai motivasi. Lalu, yakin bahwa diri siap untuk menghadapi gejala putus obat.

Menanggapi kasus itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengimbau agar masyarakat mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan. Mereka diminta untuk berkonsultasi terlebih dahulu.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap Diabetes, Panji Petualang Pilih Minum Obat Seumur Hidup Ketimbang Suntik Insulin

Idap Diabetes, Panji Petualang Pilih Minum Obat Seumur Hidup Ketimbang Suntik Insulin

Entertainment | Sabtu, 12 Agustus 2023 | 08:00 WIB

Panji Petualang Kurus Pucat dan Minum Obat Seumur Hidup, Apa Saja Sih Jenis Obat Diabetes?

Panji Petualang Kurus Pucat dan Minum Obat Seumur Hidup, Apa Saja Sih Jenis Obat Diabetes?

Lifestyle | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 17:05 WIB

Panji Petualang Sakit Diabetes Sampai Harus Minum Obat Seumur Hidup, Menurut Dokter Penyakit Dalam Gimana?

Panji Petualang Sakit Diabetes Sampai Harus Minum Obat Seumur Hidup, Menurut Dokter Penyakit Dalam Gimana?

Lifestyle | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 15:22 WIB

Kembangkan Obat Tradisional, KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Membuat Jamu

Kembangkan Obat Tradisional, KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Membuat Jamu

Your Say | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:31 WIB

Gula Darah Tinggi, Panji Petualang Kini Harus Minum Obat Seumur Hidup

Gula Darah Tinggi, Panji Petualang Kini Harus Minum Obat Seumur Hidup

Entertainment | Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:22 WIB

Viral Netizen Jadikan Obat Demam Anak Sebagai Camilan, Ahli Farmasi: Ngawur Pol!

Viral Netizen Jadikan Obat Demam Anak Sebagai Camilan, Ahli Farmasi: Ngawur Pol!

Health | Kamis, 10 Agustus 2023 | 09:05 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×