Mengenal Apa Itu BPA dan Bagaimana Dampaknya pada Tubuh Jika Tertelan?

Fabiola Febrinastri

Rabu, 04 Oktober 2023 | 19:35 WIB
Mengenal Apa Itu BPA dan Bagaimana Dampaknya pada Tubuh Jika Tertelan?
Ilustrasi Kimia (http://adelyadesi.lecture.ub.ac.id/)

Suara.com - Belakangan ini di sosial media, beredar informasi terkait bahaya Bisphenol-A atau yang kerap disingkat sebagai BPA. Apa sih sebenarnya BPA dan sejauh mana dampaknya bagi tubuh, kalau tertelan?

Banyak banyak ahli kimia dan dokter ahli berpendapat bahwa berbagai penelitian belum dapat memastikan secara pasti kaitan BPA dengan berbagai penyakit. Jika ada BPA yang masuk ke dalam tubuh, umumnya jumlahnya sangat sedikit dan tubuh kita memiliki mekanisme super canggih untuk mengeluarkan zat-zat kimia berbahaya yang secara tidak sengaja masuk ke dalam tubuh.

BPA dan zat lain yang tidak diperlukan oleh tubuh, seperti zat pewarna, perisa, pengawet, jika dalam jumlah yang berlebihan akan dibuang oleh tubuh melalui sistem ekskresi melalui ginjal dan air keringat. Jadi tidak sampai terakumulasi dalam tubuh, sehingga tidak akan menyebabkan gangguan terhadap kesehatan.

Hal ini disampaikan dr. Laurentius Aswin Pramono, M Epid, SpDP-KEMD, dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan subspesialis di bidang endokrinologi , metabolisme, dan diabetes yang dikutip dari video viral di jagat maya.

“Kita harus hati-hati terhadap statement atau pernyataan yang tidak menyertakan bukti-bukti yang valid. Dalam berbagai studi tentang BPA, paparan bahan kimia yang tidak kita konsumsi secara sengaja kecil sekali kemungkinan untuk mencapai kadar yang mengganggu kesehatan,” ucapnya.

Menurutnya, apabila partikel BPA ini sampai terpapar atau tertelan dalam jumlah yang sangat kecil, tubuh manusia memiliki mekanisme untuk mendetoksifikasi atau mengurainya melalui liver atau hati, dan mensekresikannya melalui ginjal dan air keringat. Menurutnya, tidak sampai terakumulasi dalam tubuh, sehingga tidak akan menyebabkan gangguan terhadap kesehatan.

Dia menuturkan, batas aman BPA menurut EFSA adalah 4 mikrogram per kilogram berat badan per hari. Sedang studi menunjukkan bahwa dalam air kemasan kemungkinan paparan BPA itu 0,01 persen atau 1 per 10 ribu.

“Artinya, kita membutuhkan 10 ribu air atau galon dalam sekali waktu atau sekali telan untuk bisa mencapai kadar yang tidak aman. Itu sesuatu yang mustahil dan tidak mungkin tercapai,” katanya.

Dia juga membantah bahwa air kemasan galon guna ulang bisa menyebabkan kemandulan atau infertilitas dan gangguan metabolisme. Menurutnya, penyakit-penyakit tersebut penyebabnya sangat banyak atau multi faktor dan tidak satu efek saja.

baca juga

Sebelumnya, Dosen Biokimia dari Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor (IPB), Syaefudin, PhD mengungkapkan, hingga kini belum ada zat kimia pengganti yang lebih aman dari BPA untuk pengeras galon berbahan polikarbonat atau galon guna ulang.

Dia juga mengungkapkan, BPA yang tidak sengaja di konsumsi para konsumen dari kemasan pangan akan dikeluarkan lagi dari dalam tubuh. Menurutnya, BPA akan diubah di dalam hati menjadi senyawa lain sehingga dapat lebih mudah dikeluarkan lewat urin.

“Ada proses glukoronidase di hati, di mana ada enzim yang mengubah BPA itu menjadi senyawa lain, yang dikeluarkan tubuh lewat urin,” katanya.

Selain itu, kata Syaefudin, sebenarnya BPA ini memiliki biological half life atau waktu paruh biologisnya. Artinya, ketika BPA itu misalnya satuannya 10, masuk dalam tubuh, dia selama 5-6 jam akan cuma tersisa 5.

“Yang setengahnya lagi itu dikeluarkan dari tubuh. Artinya, yang berpotensi untuk menjadi toksik dalam tubuh itu sebenarnya sudah berkurang,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Pengabdian Masyarakat Teknik Kimia UB Optimalkan Lahan di Kelurahan Merjosari Kota Malang dengan Tanaman TOGA

Tim Pengabdian Masyarakat Teknik Kimia UB Optimalkan Lahan di Kelurahan Merjosari Kota Malang dengan Tanaman TOGA

Malang | Senin, 11 September 2023 | 09:15 WIB

5 Tips Melembutkan Kulit Tangan Kering dan Keriput, Bebas Bahan Kimia!

5 Tips Melembutkan Kulit Tangan Kering dan Keriput, Bebas Bahan Kimia!

Your Say | Jum'at, 08 September 2023 | 15:13 WIB

Kimia Farma Mengajar Serentak di 52 Sekolah se-Indonesia

Kimia Farma Mengajar Serentak di 52 Sekolah se-Indonesia

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 15:27 WIB

Pendapatan Kimia Farma Tbk (KAEF) Naik 11 Persen Selama 2023, Capai Rp4,95 Triliun

Pendapatan Kimia Farma Tbk (KAEF) Naik 11 Persen Selama 2023, Capai Rp4,95 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 16:35 WIB

Kimia Farma Catatkan Pendapatan Rp 4,95 Triliun di Semester 1/2023

Kimia Farma Catatkan Pendapatan Rp 4,95 Triliun di Semester 1/2023

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 15:18 WIB

Pupuk Kimia Sintesis dan Masa Depan Pertanian Indonesia

Pupuk Kimia Sintesis dan Masa Depan Pertanian Indonesia

Your Say | Minggu, 30 Juli 2023 | 10:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×