Radikal Bebas Picu Penyakit Degeneratif, Dokter Gizi Bocorkan Rahasia Agar Terhindar

Kamis, 23 Mei 2024 | 19:37 WIB
Radikal Bebas Picu Penyakit Degeneratif, Dokter Gizi Bocorkan Rahasia Agar Terhindar
Ilustrasi sakit tenggorokan (Freepik.com/jcomp)

Suara.com - Radikal bebas menjadi salah satu hal yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Pasalnya, radikal bebas sendiri dapat menjadi pemicu munculnya penyakit degeneratif yang berbahaya bagi tubuh.

Di sisi lain, radikal bebas ini tidak hanya ada dalam diri sendiri. Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Raissa E. Djuanda, menjelaskan, radikal bebas dapat bersumber dari beberapa hal baik makanan cepat saji, bahan pengawet, paparan sinar matahari, polusi udara, dan lainnya.

“Sumber radikal bebas juga bisa dari luar,seperti makanan mengandung banyak bahan pengawet, junk food, stres berlebihan, paparan sinar matahari, polusi udara, dan asap rokok,” ungkap dr. Raissa dalam Media Launching Entrasol Can Susu Steril Kalbe, Rabu (22/5/2024).

Dalam mencegah radikal bebas ini, dr. Raissa menyarankan pentingnya mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan antioksidan. Untuk itu, adanya sayur dan buah dalam piring makanan menjadi hal penting karena kaya akan antioksidan.

Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)
Ilustrasi Dokter (Freepik/Senivpetro)

“Biasanya sayur sama buah suka kelupaan tuh. Kita cuma makan nasi sama ayam. Untuk itu, dalam satu piring setengahnya itu bisa dicampur sayur sama buah. Jadi, kita harus tambah sayur sama buah dan diutamakan yang bervariasi,” sambungnya.

Tidak hanya sayur dan buah, beberapa bahan makanan dan rempah juga mengandung antioksidan yang bagus untuk tubuh melawan radikal bebas. Berbagai makanan yang kaya antioksidan ini antara lain daun katuk, daun kecombrang, kunyit, temulawak, gingseng, stroberi, jambu bici, kiwi, mangga, dan lain-lainnya.

Selain mengonsumsi itu, penting juga mengurang berbagai makanan yang mengandung radikal bebas tinggi. Dalam hal ini, makanan goreng-gorengan dan dibakar mengandung radikal tinggi yang berbahaya

Berdasarkan keterangan dr. Raissa, hasil gosong pada makanan yang dibakar itu mengandung radikal bebas yang kurang baik untuk tubuh.

“Nah, sebenarnya yang harus kita hindari itu makanan gorengan-gorengan sama makanan yang dibakar. Kadang dibakar sampai gosong ya. Nah, bagian gosong-gosongnya itu yang radikal bebasnya banyak. Ini bukan berarti nggak boleh. Boleh, tapi bagian gosongnya kita guntingin aja, buangin aja, dan gorengan sebaiknya kita batasi,” jelasnya.

Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Kamu Perlu Makan Buah Tiap Hari, Yakin Masih Gak Mau?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI