Mekkah Panas Membara? Tenang, Trik Sederhana Ini Bikin Kepala Tetap Adem Saat Tawaf!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 25 Mei 2024 | 15:18 WIB
Mekkah Panas Membara? Tenang, Trik Sederhana Ini Bikin Kepala Tetap Adem Saat Tawaf!
Ilustrasi haji, umroh, umrah, Tawaf, kakbah - Apa itu Tawaf Wada. (Unsplash/Haidan)

Suara.com - Konten kreator Resty Ibrahim alias Teh Resty ungkap cara agar kepala tetap sejuk saat ibadah haji di Mekkah. Apalagi saat musim haji pada Juni 2024 mendatang Arab Saudi sedang dilanda musim panas, bahkan diprediksi gelombang panas alias heatwave.

Melalui akun Instagram pribadinya @resty.ibrahim_ dilihat suara.com, Sabtu (25/4/2024), ia menyarankan jemaah haji untuk bawa kain kanebo atau kain lap sintetis yang mampu menyerap air dalam jumlah besar.

Menurut Resty, kain lap kanebo layak dibawa jamaah haji saat pergi ke Tanah Suci. Ini karena kain itu bisa membuat kepala lebih sejuk. Apalagi saat melakukan tawaf atau berkeliling Mekkah dan Madinah untuk ibadah haji kepala akan langsung terpapar sinar matahari.

"Kanebo ini teteh gunakan untuk menghalau panas. Ketika melaksanakan ibadah haji, karena bulan Juni nanti di sana (Arab Saudi) puncak-puncaknya musim panas, jadi ini berfungsi banget untuk menghalau panas," ujar Resty.

Adapun suhu di Mekkah selama musim ibadah haji atau pada Juni 2024 berkisar antara 35 hingga 45 derajat celcius. Sedangkan umumnya di Indonesia, suhu panas akan sangat terasa bisa sudah mencapai kisaran 37 hingga 42 derajat celcius.

Sehingga menggunakan kanebo yang sudah dibasahkan di kepala saat haji, kata Resty bisa bantu membuat kepala tetap sejuk sehingga lebih nyaman saat melakukan proses ibadah haji.

"Caranya basuh kanebo pakai air, terus sesudah dibasuh, jangan diperas ya. Dilebarkan lalu disimpan di atas kepala. Ini kerasanya nyess (sejuk banget), adem banget. Kerasanya lembap banget walaupun di luar panas," ujar Resty.

Selanjutnya, agar kain kanebo tidak jatuh bisa dilapisi topi saat beribah. Adapun jenis topi yang digunakan bisa berupa bucket hat.

"Ini selain topinya keren, menutupi dan menghalau kiri kanan panas. Di depan dan terus juga di atas kepalanya dikasih kanebo, mantap banget. ibadah khusyuk menghalau panas," pungkas Resty.

baca juga

Di sisi lain, cuaca panas ekstrem bukan hanya bisa mengganggu kenyamanan saat beribadah haji, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan. Ini karena suhu panas bisa membuat kinerja tubuh jadi tidak maksimal, karena mudah kekurangan cairan saat beraktivitas.

Melansir Hello Sehat, Gelombang panas atau heatwave adalah kenaikan suhu udara berkepanjangan hingga mencapai 5 derajat celcius dan dapat terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Umumnya di Indonesia, suhu panas akan sangat terasa bisa sudah mencapai kisaran 37 hingga 42 derajat celcius.

Adapun penyebab cuaca panas menyengat selain tingginya paparan sinar matahari, bisa juga disebabkan karena tekanan tinggi di atmosfer bergerak masuk dan mendorong udara hangat ke tanah. Udara di sekitar permukaan bumi akan bertambah panas seiring bertambahnya tekanan.

Ilustrasi Kakbah, Makkah, Mekkah, haji, tawaf, jemaah haji (Pixabay)
Ilustrasi Kakbah, Makkah, Mekkah, haji, tawaf, jemaah haji (Pixabay)

Berikut ini sederet dampak Kesehatan karena cuaca panas yang perlu diwaspadai:

1. Dehidrasi

Dehidrasi terjadi saat tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi. Suhu tinggi akibat gelombang panas bisa membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat daripada biasanya. Tanda yang dehidrasi bisa dirasakan saat tubuh merasa kelelahan, mulut kering, haus yang meningkat, hingga frekuensi buang air kecil berkurang.

2. Gangguan pernapasan

Seseorang bisa alami radang tenggorokan sehingga batuk saat cuaca panas menyengat, ini karena perubahan suhu ekstrem yang mengganggu sistem imunitas karena tubuh harus beradaptasi terhadap perubahan suhu secara drastis.

3. Heatstroke

Heat stroke atau sengatan panas dapat terjadi saat tubuh tidak mampu mendinginkan diri setelah mengalami kenaikan suhu tubuh secara drastis, di luar batas toleransi tubuh. Gejalanya meliputi demam hingga 40 derajat celcius, keringat berlebih, mual dan muntah, hingga ruam dan kemerahan.

4. Gangguan kardiovaskular

Cuaca panas dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan kardiovaskular, seperti tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung. Suhu tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan memperbesar beban kerja jantung.

5. Masalah kulit

Paparan terus-menerus pada sinar matahari dan keringat berlebih dapat menyebabkan iritasi kulit, ruam panas, dan bahkan luka bakar matahari. Bakteri dan jamur juga dapat berkembang biak lebih mudah pada kulit yang lembab, menyebabkan infeksi kulit seperti dermatitis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang I Kedatangan Haji Lancar, 85.000 Jemaah Mendarat di Madinah

Gelombang I Kedatangan Haji Lancar, 85.000 Jemaah Mendarat di Madinah

Religi | Sabtu, 25 Mei 2024 | 10:31 WIB

Calon Haji Embarkasi Surabaya Tunda Berangkat karena Hamil, PPIH: Tahun Depan Berangkat

Calon Haji Embarkasi Surabaya Tunda Berangkat karena Hamil, PPIH: Tahun Depan Berangkat

Religi | Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:40 WIB

Bos Garuda Sombong Sebut Pesawatnya Selalu Tepat Waktu, Tapi Kini Delay 5,5 Jam Saat Angkut Jemaah Haji

Bos Garuda Sombong Sebut Pesawatnya Selalu Tepat Waktu, Tapi Kini Delay 5,5 Jam Saat Angkut Jemaah Haji

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 18:16 WIB

Terkini

Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026

Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:36 WIB

PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai

PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai

Banten | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo

Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo

Surakarta | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras

Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras

Jabar | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:22 WIB

5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!

5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok

Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok

Banten | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah

Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah

Jabar | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun

Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun

Jabar | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan

Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan

Jawa Tengah | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:07 WIB

×