Ingin Punya Anak Lagi Setelah Vasektomi? Ternyata Bisa, Dokter Jelaskan Caranya

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 03 Juli 2024 | 10:48 WIB
Ingin Punya Anak Lagi Setelah Vasektomi? Ternyata Bisa, Dokter Jelaskan Caranya
Ilustrasi vasektomi. (Shutterstock)

Suara.com - Minat masyarakat Indonesia terhadap vasektomi masih sangat rendah. Ini karena ada anggapan tindakan medis itu membuat lelaki infertil alias mandul permanen.

Anggapan ini langsung dibantah Spesialis Urologi dr. Regi Septian, Sp.U yang mengatakan saluran sperma yang terkena dampak vasektomi bisa disambung kembali sehingga lelaki bisa menjalani program menambah buah hati.

"Jadi sebenarnya setelah vasektomi ada yang namanya anastomosis, jadi bisa di-repair (diperbaiki) kembali. Ada beberapa pasien menikah lagi seperti orang bule, dia ingin punya anak lagi dengan istri yang baru. Itu bisa direversal, jadi disambung ulang lagi salurannya," jelas dr. Regi saat dihubungi suara.com, Selasa (2/7/2024).

Ilustrasi penis (Freepik/natali_brill)
Ilustrasi vasektomi. (Freepik/natali_brill)

Vasektomi adalah prosedur pembedahan yang dilakukan untuk membuat pria mandul secara permanen atau tidak dapat menjadi ayah dari seorang anak. Selama prosedur, vas deferens, yaitu saluran yang membawa sperma dari testis ke penis, dipotong atau disumbat.

Sedangkan anastomosis adalah prosedur pembedahan untuk menghubungkan dua rongga atau organ yang terpisah akibat pembedahan.

Dokter yang berpraktek di RS Eka Hospital Bekasi itu juga menjelaskan, umumnya lelaki yang pilih lakukan vasektomi yaitu karena enggan menambah buah hati dengan alasan lelah serta tidak ingin khawatir kekhawatiran 'kecolongan' istri hamil.

Apalagi kata dr. Regi peluang keberhasilan mencegah kehamilan berkat vasektomi bisa mencapai 100 persen, dibanding menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom ataupun KB yang digunakan perempuan.

"Kalau saluran yang dipotong harusnya 100 persen, karena setelah tindakan itu tidak bisa langsung berhubungan karena dikhawatirkan masih ada sisa spermanya. Tapi setelah itu (periode puasa seks) berlalu, saluran sperma bersih harusnya 100 persen," paparnya.

Adapun di Indonesia meski angkanya cenderung sedikit, vasektomi cukup banyak dilakukan di Bali mengingat Pulau Dewata tersebut banyak dikunjungi turis asing dari negara Barat maupun Eropa.

baca juga

"Jadi sebenarnya kalau vasektomi sendiri kurang populer kalau dibandingkan di luar negeri atau di Barat, atau di Bali, karena di sana banyak orang dari Eropa atau Barat, tapi karena di sini tabu," pungkas dr. Regi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kualitas Udara sedang "Tidak Sehat", Dokter Paru Ungkap Risikonya Bagi Kesehatan

Kualitas Udara sedang "Tidak Sehat", Dokter Paru Ungkap Risikonya Bagi Kesehatan

Health | Rabu, 03 Juli 2024 | 09:25 WIB

Perbedaan Efek Samping Vasektomi pada Lelaki VS KB IUD Pada Perempuan

Perbedaan Efek Samping Vasektomi pada Lelaki VS KB IUD Pada Perempuan

Health | Rabu, 03 Juli 2024 | 08:49 WIB

Dokter Tegas Bantah Vasektomi Bikin Tak Bisa Berdiri: Ejakulasi Tetap Lancar Kok!

Dokter Tegas Bantah Vasektomi Bikin Tak Bisa Berdiri: Ejakulasi Tetap Lancar Kok!

Health | Selasa, 02 Juli 2024 | 17:22 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×