Dapat Picu Kematian Mendadak, Ini Tips Jaga Kesehatan Jantung Saat Olahraga

Vania Rossa

Senin, 29 Juli 2024 | 12:56 WIB
Dapat Picu Kematian Mendadak, Ini Tips Jaga Kesehatan Jantung Saat Olahraga
ilustrasi Jaga Kesehatan Jantung Saat Olahraga (Pexels.com/Ketut Subiyanto)

Suara.com - Olahraga secara umum memang dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi berbagai risiko penyakit. Namun, bagi sebagian kecil individu dengan kondisi jantung tertentu, olahraga justru dapat memicu kematian mendadak akibat gangguan jantung. Lalu, adakah cara jaga kesehatan jantung saat olahraga?

Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan, kasus kematian mendadak akibat gangguan jantung ini cukup umum terjadi pada atlet, dengan perkiraan 1 dari 40.000 hingga 80.000 atlet mengalaminya setiap tahun. Meski begitu, bukan tak mungkin hal ini juga terjadi pada masyarakat biasa non-atlet.

Seperti diketahui, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular yang saat ini semakin sering ditemui di berbagai kalangan masyarakat tanpa mengenal usia. Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia menyebutkan tren peningkatan penyakit jantung tersebar di semua kelompok umur, termasuk di usia muda kurang dari 40 tahun dengan prevalensi serangan jantung yang meningkat sebanyak 2% setiap tahunnya sejak 2000-2016. Selain itu, studi yang dipublikasikan di American Journal of Medicine menyebutkan fakta bahwa 1 dari 5 pasien serangan jantung berusia di bawah 40 tahun.

Country Chief Product Officer Allianz Indonesia Himawan Purnama menanggapi data peningkatan tersebut. Menurutnya, apabila peningkatan seperti ini terus berlanjut, maka estimasi di 2024, peningkatannya bisa mencapai hingga 50%. Dan oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mulai menjaga kesehatan jantung sejak dini, salah satunya dengan berolahraga.

Namun sayangnya, akibat kerap ditemui beberapa kejadian serangan jantung yang justru terjadi saat seseorang sedang berolahraga, muncul mitos bahwa orang yang memiliki risiko jantung harus menghindari olahraga.

Padahal faktanya, menurut dr. Bayushi Eka Putra, SpJP, FIHA, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, olahraga justru akan memperkuat otot jantung dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Hanya saja, bagi pemula yang tidak pernah aktif berolahraga sebelumnya dan menderita penyakit jantung, maka diperlukan rencana olahraga yang sesuai dan tidak melewati batas.

Supaya tak salah kaprah dengan mitos di atas, dr. Bayu bersama dengan Allianz Indonesia memberikan sesi edukasi secara menyeluruh tentang risiko penyakit jantung dan pentingnya menjalani gaya hidup sehat. Berikut tips menjaga kondisi kesehatan jantung, terutama saat berolahraga.

1. Hindari aktivitas olahraga dalam intensitas yang tinggi.

Apabila belum terbiasa dengan aktivitas olahraga, khususnya intensitas yang tinggi, risikonya sangat besar terhadap kesehatan jantung. Jikalau ingin olahraga intensitas tinggi, maka harus dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemungkinan terjadinya henti jantung.

baca juga

Pilihlah aktivitas fisik seperti aerobik atau olahraga ringan seperti berjalan santai sebagai alternatif. Hal ini tidak hanya membantu menjaga berat badan tetap ideal, tetapi juga meningkatkan fungsi jantung dan mengurangi tekanan darah.

2. Hindari overtraining

Olahraga yang terlalu tinggi hingga overtraining dapat menyebabkan kondisi tubuh menjadi sangat kelelahan dan mengalami kesulitan bernapas. Hal ini dapat diantisipasi dengan melakukan monitoring, seperti menggunakan smartwatch untuk menghitung nadi.

Untuk memantau detak jantung saat olahraga, kita dapat menentukan rata-rata maksimal heart rate dengan mengurangi 220 bpm dengan jumlah usia kita, lalu dengan memperkirakan target heart rate zone sekitar 50-85% dari maximal heart rate.

3. Rutin lakukan medical checkup

Dengan melakukan pemeriksaan rutin, kita bisa mengetahui fit atau tidaknya tubuh kita dalam beraktivitas. Selain itu dengan melakukan screening, kita dapat mengecek ada atau tidaknya penyakit jantung koroner (sumbatan pembuluh darah jantung) serta apakah ada gangguan irama jantung pada saat aktivitas.

”Dengan memerhatikan kapasitas kondisi tubuh saat berolahraga, kita memastikan bahwa olahraga yang kita lakukan dapat memberikan manfaat yang maksimal dan aman bagi tubuh. Hal selanjutnya yang tak kalah penting adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan pola makan sehat, jaga berat badan ideal, kelola stres dengan baik, dan mengurangi kebiasaan merokok,” tutur dr. Bayu.

Dalam kesempatan yang sama, Himawan mengatakan bahwa berdasarkan data jumlah klaim asuransi kesehatan di Allianz Life Indonesia, penyakit jantung memang termasuk salah satu dari tiga kasus klaim penyakit kritis tertinggi.

Oleh karena itu, Himawan mengingatkan bahwa selain tips di atas yang perlu dijalankan oleh masyarakat, khususnya kaum muda untuk menjaga kesehatan jantung saat berolahraga, penting juga untuk menyiapkan dan memilih produk asuransi kesehatan yang tepat agar bisa memberikan perlindungan ketika suatu saat risiko penyakit jantung terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Velove Vexia Jadi Duta Kesehatan Jantung, Masih Makan Gorengan Gak?

Velove Vexia Jadi Duta Kesehatan Jantung, Masih Makan Gorengan Gak?

Health | Rabu, 22 November 2023 | 07:30 WIB

Sering Konsumsi 3 Jenis Makanan Ini agar Pembuluh Darah Bebas Hambatan

Sering Konsumsi 3 Jenis Makanan Ini agar Pembuluh Darah Bebas Hambatan

Your Say | Selasa, 17 Oktober 2023 | 18:44 WIB

Deteksi Masalah Fungsi Jantung Bisa Dilakukan Hanya dengan "Menari", Gimana Caranya?

Deteksi Masalah Fungsi Jantung Bisa Dilakukan Hanya dengan "Menari", Gimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 26 September 2023 | 14:22 WIB

Terkini

PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir

PJS Soroti Kata 'Mampu' dalam RUU Ketenagakerjaan: Bisa Bikin Disabilitas Tersingkir

News | Senin, 28 September 2026 | 17:34 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Pria Tidak Lengket Cepat Meresap

3 Rekomendasi Moisturizer Pria Tidak Lengket Cepat Meresap

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 17:33 WIB

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung

Banten | Senin, 28 September 2026 | 17:31 WIB

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

BRI Tebar Promo Ramen Girl Rp35 Ribu

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:30 WIB

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

×