Penelitian Tunjukkan Ibu Rumah Tangga Paling Banyak Lakukan Skrining Kesehatan Jiwa, Kenapa Begitu Ya?

Nur Khotimah, Fajar Ramadhan

Senin, 14 Oktober 2024 | 12:47 WIB
Penelitian Tunjukkan Ibu Rumah Tangga Paling Banyak Lakukan Skrining Kesehatan Jiwa, Kenapa Begitu Ya?
Media Briefing Health Collaborative Center - Eksperimen Sosial #cektemansebelah, Minggu (13/10/2024). (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Suara.com - Menjadi ibu rumah tangga bukanlah hal mudah. Pasalnya, meski berada di rumah saja, bukan berarti ibu tersebut tidak melakukan apa-apa. Mereka justru dihadapkan dengan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan, mulai dari mengurus rumah, anak, hingga suami.

Banyaknya hal yang harus dilakukan ini yang membuat para ibu rumah tangga dapat alami masalah kesehatan mental. Hal ini terlihat dari banyaknya ibu rumah tangga yang melakukan skrining untuk kesehatan jiwa mereka.

Dalam sosial eksperimen yang dilakukan oleh tim peneliti dari Health Collaborative Center (HCC), ditemukan kalau ibu rumah tangga jadi sosok yang paling banyak lakukan skrining kesehatan jiwa, yakni dengan angka 65 persen.

Berdasarkan keterangan Peneliti Utama Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, banyaknya ibu rumah tangga yang melakukan skrining kesehatan karena mereka memiliki peran ganda. Beban peran yang dimiliki itu memberikan tekanan sehingga menjadi stres dan berbagai gangguan mental lainnya.

Ilustrasi kesehatan jiwa. (Elements Envato)
Ilustrasi kesehatan jiwa. (Elements Envato)

"Pertama karena peran ganda, ibu rumah tangga itu merupakan peran tersulit sepanjang peradaban manusia. Apalagi ibu rumah tangga modern, mereka punya dua peran, peran ibu, istri, orang tua, dan kedua peran domestic sebagai pekerja. Sehingga punya beban ganda," jelasnya dalam media briefing Health Collaborative Center - Eksperimen Sosial #cektemansebelah, Minggu (13/10/2024).

Namun, berbagai peran itu justri yang sering tidak dianggap oleh masyarakat. Hal ini karena masyarakat menilai ibu rumah tangga bukanlah sebuah pekerjaan. Padahal, beban yang dimiliki itu cukup berat.

"Tapi hal itu dianggap enggak? Tidak karena itu tidak dianggap pekerjaan. Nah itu karena tidak ada KPI ibu rumah tangga, sementara standarnya banyak yang harus dipenuhi itu yang membuat stress. Makannya ketika ada medium yang memantik untuk cek skrining kesehatan jiwa, memantik mereka untuk melakukannya," ujar dr. Ray.

Eksperimen Media Sosial Mendorong Tingkat Partisipasi Skrining Kesehatan Jiwa

Terkait sosial eksperimen yang dilakukan melalui sosial media ini rupanya juga memberi daya ungkit sebesar 3 kali lipat dan angka partisipasi dalam skrining semakin meningkat. Hal ini karena pelaku skrining seperti para ibu rumah tangga dan pekerja lainnya, akan membagikan hal tersebut kepada teman atau keluarganya untuk mengecek kondisinya juga.

baca juga

Melihat hal tersebut, dr. Ray mengatakan, ini ampuh untuk meningkatkan angka skrining kesehatan jiwa sehingga semakin meluas.

"Ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi alat yang kuat untuk meningkatkan kesadaran kesehatan publik dan mendorong tindakan nyata, seperti skrining kesehatan jiwa," tambah dr. Ray bersama tim peneliti Bunga Pelangi.

Selain itu, eksperimen sosial lewat kampanye media sosial #CekTemanSebelah ini juga berhasil menciptakan gelombang diskusi di dunia maya tentang pentingnya menjaga kesehatan jiwa dengan saling ngobrol dan terhubung atau konektivitas sosial. Sebanyak 30 persen netizen yang turut berbagi pengalaman mereka dalam menjalani skrining, dan ini memotivasi orang lain untuk ikut serta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Cara untuk Self Care Minimalis, Bikin Hidup Jadi Lebih Dinamis

8 Cara untuk Self Care Minimalis, Bikin Hidup Jadi Lebih Dinamis

Your Say | Minggu, 13 Oktober 2024 | 15:45 WIB

Gangguan Kesehatan Mental Bisa Terjadi Pada Siapa Saja, Ini Pentingnya Dukungan Psikologis Bagi Penderita

Gangguan Kesehatan Mental Bisa Terjadi Pada Siapa Saja, Ini Pentingnya Dukungan Psikologis Bagi Penderita

Health | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 19:48 WIB

Awas! Media Sosial Picu Stres hingga Gangguan Mental, Kemenkes Ingatkan Soal Ini

Awas! Media Sosial Picu Stres hingga Gangguan Mental, Kemenkes Ingatkan Soal Ini

Lifestyle | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 09:15 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×