Awas! Media Sosial Picu Stres hingga Gangguan Mental, Kemenkes Ingatkan Soal Ini

Riki Chandra

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 09:15 WIB
Awas! Media Sosial Picu Stres hingga Gangguan Mental, Kemenkes Ingatkan Soal Ini
Ilustrasi Kesehatan Mental (Pixabay.com)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan urgensi masyarakat dalam memiliki literasi media sosial yang baik dan menyaring informasi agar kesehatan mental tetap terjaga.

"Di era informasi saat ini, kita terlalu dibanjiri data. Kita perlu literasi untuk menyaring informasi mana yang benar-benar relevan dan bermanfaat, karena media sosial menyajikan berbagai macam informasi," kata Direktur Kesehatan Jiwa Kemenkes, Imran Pambudi, Jumat (11/10/2024).

Ia menjelaskan, media sosial dapat menjadi salah satu pemicu masalah kesehatan mental. Banyak masyarakat yang mengalami stres akibat tekanan gaya hidup mewah atau prestasi yang sering dipamerkan di platform tersebut.

Lebih lanjut, Imran mengingatkan bahwa tidak semua informasi di media sosial mencerminkan fakta atau realita. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi media sosial dan melakukan verifikasi terhadap informasi yang mereka terima.

"Kita juga harus sadar bahwa faktor finansial yang semakin menurun menjadi pemicu lain bagi masalah kesehatan mental. Masyarakat perlu diingatkan agar tidak membandingkan kondisi keuangan atau kesejahteraan mereka dengan orang lain," tambahnya.

Imran juga menekankan pentingnya memahami bahwa prestasi orang lain di media sosial dapat memicu stres.

"Hal-hal seperti ini menunjukkan bahwa literasi untuk menyaring informasi sangat penting, agar kita tidak terjebak dalam perbandingan yang tidak sehat dan dapat menjaga kesehatan mental kita," ujarnya.

Kemenkes telah melakukan serangkaian upaya yang mencakup tindakan preventif, promotif, kuratif, hingga rehabilitatif untuk mengatasi permasalahan kesehatan mental di Indonesia. Upaya ini mencakup pengasuhan positif bagi orang tua agar dapat mendukung perkembangan mental anak-anak mereka dengan baik.

"Target utama kami adalah agar calon ibu merasakan kebahagiaan dan memiliki mental yang sehat," kata Imran.

Selain itu, upaya rehabilitasi juga ditujukan untuk mengatasi luka psikologis di berbagai kelompok masyarakat, termasuk di sekolah, perguruan tinggi, dan tempat kerja.

"Kami ingin agar setiap orang yang merasa tidak baik-baik saja tahu kepada siapa mereka bisa bercerita, dan merasa nyaman saat berbagi masalah. Dengan demikian, masalah yang dihadapi tidak berkembang menjadi gangguan jiwa," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:41 WIB

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:31 WIB

Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental

Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:59 WIB

Oubaitori: Saatnya Berhenti Berlomba dan Mulai Bertumbuh Sesuai Ritme Diri

Oubaitori: Saatnya Berhenti Berlomba dan Mulai Bertumbuh Sesuai Ritme Diri

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 13:17 WIB

Paradoks Media Sosial: Semakin Terhubung, Semakin Merasa Kurang, Semakin Tertekan

Paradoks Media Sosial: Semakin Terhubung, Semakin Merasa Kurang, Semakin Tertekan

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 05:15 WIB

15 Detik yang Membahayakan: Kecanduan Video Pendek Merusak Otak?

15 Detik yang Membahayakan: Kecanduan Video Pendek Merusak Otak?

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:01 WIB

Ulasan Buku Daddy Has a Secret: Rahasia Ayah Pengidap Skizofrenia

Ulasan Buku Daddy Has a Secret: Rahasia Ayah Pengidap Skizofrenia

Your Say | Minggu, 27 Juli 2025 | 10:49 WIB

Terkini

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

×