Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 10 Desember 2024 | 14:15 WIB
Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan
(Dok: Freepik)

Suara.com - Berbicara tentang penyakit, salah satu penyakit yang banyak diderita oleh sebagian masyarakat Indonesia saat ini adalah asam lambung. Penderita asam lambung akan merasakan rasa terbakar di dada. Di Indonesia, ada sekitar 4,9% penduduk atau 30.154 kasus menderita penyakit asam lambung.

Menurut informasi dari idikabbanyumas.org, penyakit asam lambung terjadi ketika otot di bagian bawah kerongkongan (sfingter esofagus bagian bawah) melemah, sehingga tidak dapat menutup saluran ke kerongkongan dengan baik setelah makanan masuk ke lambung. Akibatnya, asam lambung dapat naik kembali ke kerongkongan, menyebabkan iritasi dan berbagai gejala.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banyumas saat ini adalah dr. M. Zaenuri S. Hidayat, Sp.FM(K). Ia menjabat sebagai ketua IDI Banyumas dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan organisasi serta seminar kesehatan di wilayah tersebut. IDI Kabupaten Banyumas akan fokus untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesi kedokteran, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan.

IDI Kabupaten Banyumas mengadakan program untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dokter. Selain itu, IDI Kabupaten Banyumas melakukan penelitian lebih lanjut tentang penyebab utama penyakit asam lambung dan obat yang disarankan untuk pasien.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit asam lambung?

Dilansir dari https://idikabbanyumas.org, penyakit asam lambung atau GERD Berikut adalah beberapa penyebab dan faktor utama yang berkontribusi terhadap penyakit ini meliputi:

1. Kebiasaan dan pola makan

Kebiasaan dan pola makan adalah penyebab utama asam lambung. Mengonsumsi makanan pedas, asam, berlemak, atau bergas dapat menyebabkan produksi asam lambung yang berlebihan. Makan dalam porsi besar atau terlalu dekat dengan waktu tidur juga dapat menyebabkan gejala.

2. Obesitas atau kelebihan berat badan

baca juga

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada perut Anda dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Setiap hari, sebaiknya untuk rutin berolahraga ringan dan mempertahankan berat badan.

3. Kehamilan

Pada wanita, Perubahan hormonal dan tekanan yang dialami janin dapat menyebabkan LES menjadi kurang efektif dalam mencegah refluks. Agar tetap sehat, ibu hamil harus mengonsumsi buah-buahan dan multivitamin.

4. Faktor usia

Risiko refluks asam meningkat karena otot-otot yang mengendalikan LES dapat melemah seiring bertambahnya usia. Untuk mengurangi gejala penyakit asam lambung, orang dewasa dan lansia harus tetap menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.

Apa saja obat yang tepat untuk dikonsumsi saat mengalami asam lambung?

IDI Kabupaten Banyumas telah melakukan penelitian tentang pengobatan yang tepat untuk penyakit asam lambung. Beberapa obat yang disarankan untuk mengatasi gejala penyakit asam lambung seperti gastritis dan gastroesophageal reflux disease (GERD) meliputi:

1. Obat Antasida

Promag Suspensi merupakan obat sakit maag yang meringankan gejala kelebihan asam lambung, seperti perih, mual, kembung, dan nyeri ulu hati. Obat ini mengandung hydrotalcite, magnesium hydroxide, dan simethicone.

2. Obat Sukralfat

Sucralfate adalah obat yang membantu menyembuhkan tukak lambung dan mengurangi gejala asam lambung dengan melindungi dinding lambung dengan membentuk lapisan pelindung di atasnya..

Setiap obat memiliki cara kerja dan profil efek samping yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai pengobatan untuk menentukan obat yang paling sesuai dengan kondisi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 13:34 WIB

7 Obat Alami Efektif untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

7 Obat Alami Efektif untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:14 WIB

Bukan Cuma ke Penjual Es, Gus Miftah Juga Hina Dokter hingga Didesak Minta Maaf ke IDI

Bukan Cuma ke Penjual Es, Gus Miftah Juga Hina Dokter hingga Didesak Minta Maaf ke IDI

Tekno | Selasa, 10 Desember 2024 | 10:53 WIB

Seni Meronce Manik-Manik: Jalan Menuju Pemahaman Emosi dan Kesehatan Mental

Seni Meronce Manik-Manik: Jalan Menuju Pemahaman Emosi dan Kesehatan Mental

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 13:58 WIB

Dampak Beauty Standard Media Sosial terhadap Kepercayaan Diri Anak Muda

Dampak Beauty Standard Media Sosial terhadap Kepercayaan Diri Anak Muda

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 11:15 WIB

Kunci Pencegahan Bunuh Diri: Peran Penting Keluarga dan Komunitas

Kunci Pencegahan Bunuh Diri: Peran Penting Keluarga dan Komunitas

Health | Senin, 09 Desember 2024 | 10:26 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×