Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2024 | 13:34 WIB
Kenali Penyebab Serangan Jantung, IDI Banjarnegara Berikan Informasi Pengobatan
Ilustrasi serangan jantung (Freepik/chajamp)

Suara.com - Salah satu penyakit yang dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa adalah serangan jantung. Penyakit jantung dapat disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Pada tahun 2023, penderita penyakit jantung di Indonesia berkisar 0,85%. Provinsi ini meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Papua Tengah, dan Sumatera Barat.

Menurut informasi dari idikabbanjarnegara.org, penyakit jantung dapat disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang memasok darah ke jantung, biasanya akibat penumpukan plak lemak (aterosklerosis). Gejala utamanya termasuk nyeri dada (angina), sesak nafas, dan kelelahan.

IDI Kabupaten Banjarnegara adalah cabang resmi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan merupakan organisasi profesi untuk dokter di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesionalisme dokter, dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Ketua IDI Kabupaten Banjarnegara saat ini adalah dr. Bugar Wijiseno, yang juga menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Banjarnegara. Di bawah kepemimpinannya, IDI Banjarnegara aktif dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan memperkuat hubungan antara dokter dan pasien. IDI Kabupaten Banjarnegara untuk memberikan edukasi tentang bahaya penyakit jantung dan cara tepat untuk mengobati gejala bagi penderitanya.

Apa saja faktor penyebab terjadinya penyakit jantung?

Dilansir dari laman https://idikabbanjarnegara.org, penyakit jantung dapat mempengaruhi individu dari segala usia, termasuk remaja dan orang dewasa muda. Berikut adalah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang perlu diperhatikan meliputi:

1. Faktor genetik atau keturunan
Salah satu faktor risiko penyakit jantung adalah riwayat keluarga. Memiliki anggota keluarga yang memiliki penyakit jantung pada usia muda dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kondisi tersebut.

2. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung karena penebalan otot jantung dan kerusakan pembuluh darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

3. Obesitas atau berat badan berlebihan
Risiko terkena penyakit jantung lebih tinggi jika seseorang kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas seringkali dikaitkan dengan hipertensi, diabetes, dan kadar kolesterol tinggi, yang semuanya dapat berdampak pada kesehatan jantung.

4. Perokok aktif
Pada dasarnya, merokok juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Perokok aktif memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan non-perokok, terutama jika mereka memulai merokok pada usia muda.

Apa saja obat yang tepat untuk mengobati penyakit jantung?
IDI Kabupaten Banjarnegara telah melakukan penelitian tambahan tentang orang dewasa dan remaja yang menderita penyakit jantung. Beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala penyakit jantung dan membantu mengelola penyakit tersebut adalah:

1. Obat Antikoagulan
Salah satu obat paling populer bagi gejala penyakit jantung adalah obat Antikoagulan. Contohnya seperti Warfarin, Apixaban, Rivaroxaban. Obat ini berfungsi untuk mencegah pembekuan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

2. Obat Pengencer Darah
Obat pengencer darah, seperti Aspirin, berfungsi untuk mencegah agregasi trombosit dan pembentukan gumpalan darah, yang sangat penting bagi pasien dengan penyakit jantung koroner.

Setiap jenis obat memiliki indikasi, dosis, dan potensi efek samping yang berbeda, sebaiknya Anda menggunakan obat-obatan ini di bawah pengawasan dokter. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rencana pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal Karena Henti Jantung, Joshua Pandelaki Lama Idap Pneumonia

Meninggal Karena Henti Jantung, Joshua Pandelaki Lama Idap Pneumonia

Entertainment | Senin, 09 Desember 2024 | 12:39 WIB

Sempat Kolaps di Lapangan, Kondisi Jantung Bikin Karir Edoardo Bove Berakhir

Sempat Kolaps di Lapangan, Kondisi Jantung Bikin Karir Edoardo Bove Berakhir

Bola | Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:26 WIB

Konsultasi ke Psikolog Usai Kerja Bareng eks Manajer Wika Salim, Fitri Carlina Sampai Minum Obat Jantung

Konsultasi ke Psikolog Usai Kerja Bareng eks Manajer Wika Salim, Fitri Carlina Sampai Minum Obat Jantung

Entertainment | Jum'at, 06 Desember 2024 | 13:19 WIB

Kolaborasi Medis Indonesia-Italia: Kembangkan Teknologi Cetak Organ buat Pasien Kanker hingga Jantung

Kolaborasi Medis Indonesia-Italia: Kembangkan Teknologi Cetak Organ buat Pasien Kanker hingga Jantung

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 22:07 WIB

Global Health Leaders Summit Diluncurkan untuk Revolusi Pengobatan Regeneratif

Global Health Leaders Summit Diluncurkan untuk Revolusi Pengobatan Regeneratif

Health | Senin, 18 November 2024 | 16:59 WIB

AIA Luncurkan Asuransi Kesehatan Health X, Premi Mulai Rp 7 Juta per Tahun

AIA Luncurkan Asuransi Kesehatan Health X, Premi Mulai Rp 7 Juta per Tahun

Bisnis | Senin, 18 November 2024 | 07:58 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB